PALAS (HARIANSTAR.COM) – Mewakili Kapolres Palas selaku Mabincab Kabupaten Palas Wakapolres Kompol Sugianto membuka secara resmi Perkemahan Bhakti Saka Bhayangkara Kwartir Cabang Padang Lawas (Kwarcab Palas) tahun 2023, Jumat (3/11/2023) sore.
Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Palas, para pimpinan OPD, para PJU Polres Palas, Personil Polres Palas, dan Camat se Kabupaten Palas. Juga Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Provinsi Sumatera Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama Palas, para pengurus Kwarcab Palas, para pelatih, KaKwarran, KaMabigus, Pembina Gugus depan serta pimpinan Saka tingkat cabang Palas, para hadirin dan undangan, serta peserta Pramuka Saka Bhayangkara.
Perkemahaan Bhakti Pramuka saka Bhayangkara Kwarcab Palas dilaksanakan di Bumi Perkemahan (Buper) Tordipiramanuk, Desa Suro Dingin, Kecamatan Lubuk Barumun, Kabupaten Palas, dimulai tanggal 3-5 Nopember 2023.
Ketua Saka Bhayangkara Kwarcab Kabupaten Palas, AKP Rahmad Saleh Nainggolan menyampaikan, adapun kegiatan perkemahan Bhakti Saka Bhayangkara ini sebagai peserta anggota Pramuka penegak putra dan putri yang berasal dari Saka Pramuka Bhayangkara Ranting pelajar tingkat SLTA se Kabupaten Palas. Dengan rincian peserta putra sebanyak 168 orang, putri sebanyak 200 orang. Sedangkan untuk pembina putra sebanyak 17 orang, dan pembina putri sebanyak 21 orang. Dengan jumlah keseluruhan 406 orang.
Kegiatan perlombaan yang akan dilaksanakan antara lain, pengetahuan Krida Tibmas., pengetahuan Krida Lantas., pengetahuan Krida penanggulangan bencana., pengetahuan umum Pramuka, dan pelatihan kedisiplinan.
“Perkemahan Saka Bhayangkara sebagai wadah kegiatan kebhayangkaraan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam bidang keamanan,” kata Ketua Saka Bhayangkara Kwarcab Kabupaten Palas.
Wakapolres menyampaikan, kaum muda dewasa ini dihadapkan pada dua masalah besar yaitu yang berkaitan dengan masalah sosial mencakup maraknya pengguna narkoba dan obat terlarang, pergaulan bebas, kekerasan dan kriminalitas melibatkan kaum muda.
Sedangkan masalah kebangsaan, rendahnya semangat bingkai NKRI, solidaritas berkebangsaan semangat persatuan dan mencakup sosial, kesatuan rendah yang akhirnya berdampak pada rendahnya semangat bela negara, dan ancaman disintegrasi bangsa. Ancaman tanggungjawab bangsa ini tentu tanggung jawab semua termasuk gerakan menjadi komponen pramuka. Gerakan pramuka merupakan penyatuan dari 60 organisasi kepanduan pada tahun 1961 oleh bung karno, ditujukan untuk dapat menjadi perekat dan pemersatu bangsa.
Selain itu, lanjutnya, saat ini negara Republik Indonesia sudah memasuki kategori darurat narkoba, dimana begitu banyak peredaran dan penggunaan narkoba.
“Oleh karenanya, saya mengimbau kepada kita semua, mari sama-sama kita waspadai peredaran narkoba disekitar kita, kita bentengi diri kita dengan iman dan taqwa. selain itu gerakan pramuka juga harus mampu menjadi filter dalam mencegah peredaran narkoba khususnya di Kabupaten Padang Lawas,” harap Wakapolres.
Selanjutnya Wakapolres mengingatkan, dalam mengikuti perkemahan Bakti Saka Bhayangkara yang harus diperhatikan yakni jaga kekompakan dan solidaritas antar peserta.Dalam mengikuti latihan ikuti perintah dan petunjuk pelatih atau instruktur. Jangan membuat pelanggaran sekecil apapun. Dalam setiap kegiatan faktor keselamatan utamakan. (HS-1)


























