• Latest
  • Trending
  • All
Eks Kepala Intelijen Militer Israel: Palestina Harus Rasakan Nakba dari Waktu ke Waktu

Eks Kepala Intelijen Militer Israel: Palestina Harus Rasakan Nakba dari Waktu ke Waktu

17 Agustus 2025
Gubsu Bobby Luncurkan BRT Mebidang, Siapkan Transportasi Terintegrasi dan Sekali Bayar

Gubsu Bobby Luncurkan BRT Mebidang, Siapkan Transportasi Terintegrasi dan Sekali Bayar

19 Agustus 2026
57 Group Marching Band Siap Berlaga, Dalam Perebutan Tropi Ketua PKK Padang Lawas CUP Season 2

57 Group Marching Band Siap Berlaga, Dalam Perebutan Tropi Ketua PKK Padang Lawas CUP Season 2

19 Agustus 2026
Iran Tolak Klaim Trump Unggah Peta Baru Selat Hormuz

Iran Tolak Klaim Trump Unggah Peta Baru Selat Hormuz

19 Agustus 2026
Netanyahu Tolak Tarik Pasukan dari Gaza

Netanyahu Tolak Tarik Pasukan dari Gaza

19 Agustus 2026
MAN 1 Langkat Sukses Iringi Upacara HUT RI ke-81 Kabupaten Langkat

MAN 1 Langkat Sukses Iringi Upacara HUT RI ke-81 Kabupaten Langkat

19 Agustus 2026
Seleksi Guru PPPK Jadi PNS Segera Dibuka, Intip Jadwal Pendaftarannya!

Seleksi Guru PPPK Jadi PNS Segera Dibuka, Intip Jadwal Pendaftarannya!

19 Agustus 2026
20 Tema Maulid Nabi Muhammad SAW 2026: Untuk Acara dan Banner 

20 Tema Maulid Nabi Muhammad SAW 2026: Untuk Acara dan Banner 

19 Agustus 2026
KUA-PPAS Disepakati, APBD Perubahan Medan 2026 Capai Rp7,7 Triliun

KUA-PPAS Disepakati, APBD Perubahan Medan 2026 Capai Rp7,7 Triliun

19 Agustus 2026
Viral Wanita Dianiaya Kekasih di Jalanan Pelaku Ditangkap Positif Narkoba

Viral Wanita Dianiaya Kekasih di Jalanan Pelaku Ditangkap Positif Narkoba

19 Agustus 2026
Dua Personel Polsek Sunggal Diamuk Massa saat Amankan Terduga Pencuri

Dua Personel Polsek Sunggal Diamuk Massa saat Amankan Terduga Pencuri

19 Agustus 2026
Semangat 81 Tahun Kemerdekaan, PLN Indonesia Power Terus Hadirkan Energi untuk Indonesia

Semangat 81 Tahun Kemerdekaan, PLN Indonesia Power Terus Hadirkan Energi untuk Indonesia

18 Agustus 2026
Korupsi PTI Disdik Kota Tebing Tinggi 2024: Sidang Replik Berlangsung Singkat

Korupsi PTI Disdik Kota Tebing Tinggi 2024: Sidang Replik Berlangsung Singkat

18 Agustus 2026
Rabu, Agustus 19, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Eks Kepala Intelijen Militer Israel: Palestina Harus Rasakan Nakba dari Waktu ke Waktu

by Yunsigar
17 Agustus 2025
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Eks Kepala Intelijen Militer Israel: Palestina Harus Rasakan Nakba dari Waktu ke Waktu

Mantan Jenderal Israel Aharon Haliva mengatakan jumlah korban tewas yang terus meningkat di Gaza akan menjadi 'pesan bagi generasi mendatang'. (situs web militer Israel/via gazamedia)

FacebookWhatsappTelegram

JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – Mantan Kepala Intelijen Militer Israel, Aharon Haliva, yang mengundurkan diri tahun lalu setelah gagal mencegah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, menyatakan bahwa jumlah korban tewas di Gaza yang terus meningkat adalah “diperlukan”, dan bahwa warga Palestina perlu “mengalami Nakba dari waktu ke waktu”.

Pernyataan itu terekam dalam sebuah rekaman audio yang disiarkan oleh program televisi Ulpan Shishi di saluran Channel 12 Israel, Jumat (15/8/2025) dilansir dari laman gazamedia.

Baca Juga

Iran Tolak Klaim Trump Unggah Peta Baru Selat Hormuz

Netanyahu Tolak Tarik Pasukan dari Gaza

Seleksi Guru PPPK Jadi PNS Segera Dibuka, Intip Jadwal Pendaftarannya!

Tanggal pasti rekaman tidak diungkap, namun disebut bahwa saat korban tewas di Gaza mencapai 50.000 pada Maret lalu, Haliva menyebut jumlah tersebut sebagai sesuatu yang “diperlukan untuk generasi mendatang.”

“Fakta bahwa sudah ada 50.000 orang yang tewas di Gaza adalah sesuatu yang diperlukan dan dibutuhkan demi masa depan,” ujar Haliva dalam rekaman tersebut.

Merujuk pada serangan Hamas ke wilayah selatan Israel pada 7 Oktober 2023, Haliva mengatakan: “Untuk setiap korban pada 7 Oktober, 50 warga Palestina harus mati.”

Lebih lanjut, ia menyatakan, “Mereka (Palestina) perlu mengalami Nakba dari waktu ke waktu agar merasakan akibatnya,” mengacu pada peristiwa pengusiran massal warga Palestina oleh milisi Zionis pada 1948, yang dikenal sebagai Nakba (bencana besar) dalam sejarah Palestina.

Hingga kini, lebih dari 61.890 warga Palestina tewas dalam serangan militer Israel di Gaza sejak Oktober 2023, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Dalam rekaman tersebut, Haliva juga mengungkap bahwa Israel secara sengaja menciptakan lingkungan politik yang tidak stabil di Tepi Barat untuk mendorong kelompok seperti Hamas mengambil alih kekuasaan. Tujuannya, agar komunitas internasional enggan terlibat dan konsep solusi dua negara menjadi tidak relevan.

“Setelah perang tahun 2014, sudah ada rencana untuk membongkar Hamas, tapi Israel tidak pernah berniat untuk menjalankannya,” ujar Haliva. Ia menambahkan, “Hamas itu baik untuk Israel. Itu argumennya Bezalel Smotrich,” merujuk pada Menteri Keuangan Israel dari kubu sayap kanan.

Menurut Haliva, dengan membuat situasi Palestina tidak stabil dan “gila”, Israel ingin menunjukkan bahwa tidak mungkin ada mitra negosiasi, sehingga tidak akan pernah ada kesepakatan soal negara Palestina.

“PA (Otoritas Palestina) punya status internasional. Hamas tidak. Itu organisasi yang bisa dilawan dengan senjata,” katanya.

Serangan Israel ke Gaza meningkat tajam setelah gagalnya perjanjian gencatan senjata tiga tahap yang disepakati pada Januari lalu. Setelah berhasil membebaskan beberapa sandera, Israel melanjutkan pemboman pada Maret dan mundur dari kesepakatan sebelum pembicaraan damai permanen dengan Hamas dimulai.

Sejak saat itu, pemerintahan Presiden AS Donald Trump memberikan dukungan penuh terhadap operasi militer Israel di Gaza.

Serangan tanpa henti telah menyebabkan seluruh 2,3 juta penduduk Gaza mengungsi berulang kali, sementara infrastruktur wilayah tersebut mengalami kehancuran parah. Risiko kelaparan semakin tinggi di tengah blokade dan minimnya akses bantuan kemanusiaan. (YS)

 

Post Views: 365
Tags: Eks Kepala IntelijenHarus Rasakan NakbaMiliter IsraelPalestina
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Iran Tolak Klaim Trump Unggah Peta Baru Selat Hormuz
HEADLINE

Iran Tolak Klaim Trump Unggah Peta Baru Selat Hormuz

19 Agustus 2026
Netanyahu Tolak Tarik Pasukan dari Gaza
HEADLINE

Netanyahu Tolak Tarik Pasukan dari Gaza

19 Agustus 2026
Seleksi Guru PPPK Jadi PNS Segera Dibuka, Intip Jadwal Pendaftarannya!
HEADLINE

Seleksi Guru PPPK Jadi PNS Segera Dibuka, Intip Jadwal Pendaftarannya!

19 Agustus 2026
20 Tema Maulid Nabi Muhammad SAW 2026: Untuk Acara dan Banner 
HEADLINE

20 Tema Maulid Nabi Muhammad SAW 2026: Untuk Acara dan Banner 

19 Agustus 2026
1.725 Paket Bantuan Logistik Presiden Tiba di Maumere untuk Masyarakat Terdampak Bencana
HEADLINE

1.725 Paket Bantuan Logistik Presiden Tiba di Maumere untuk Masyarakat Terdampak Bencana

16 Agustus 2026
Tangani Gempa M 7,7 Flores, Kepala BNPB Instruksikan Delapan Langkah Strategis Penanganan Darurat
HEADLINE

Tangani Gempa M 7,7 Flores, Kepala BNPB Instruksikan Delapan Langkah Strategis Penanganan Darurat

16 Agustus 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In