• Latest
  • Trending
  • All
Eks Kepala Intelijen Militer Israel: Palestina Harus Rasakan Nakba dari Waktu ke Waktu

Eks Kepala Intelijen Militer Israel: Palestina Harus Rasakan Nakba dari Waktu ke Waktu

17 Agustus 2025
Polsek Kutalimbaru Lakukan Pengamanan Ibadah Perayaan Kenaikan Yesus Kristus

Polsek Kutalimbaru Lakukan Pengamanan Ibadah Perayaan Kenaikan Yesus Kristus

14 Mei 2026
Polsek Medan Kota Tangkap Dua Pelaku Pembobolan Mess Polda Aceh, Kerugian Capai Rp200 Juta

Polsek Medan Kota Tangkap Dua Pelaku Pembobolan Mess Polda Aceh, Kerugian Capai Rp200 Juta

14 Mei 2026
Polsek Salapian Bongkar Peredaran Sabu di Pancur Ido

Polsek Salapian Bongkar Peredaran Sabu di Pancur Ido

14 Mei 2026
Iran Blokir Pengiriman Senjata AS di Selat Hormuz

Iran Blokir Pengiriman Senjata AS di Selat Hormuz

14 Mei 2026
Timbulkan Polemik di Masyarakat, MPR Jadwal Ulang LCC Tingkat Kalimantan Barat

Timbulkan Polemik di Masyarakat, MPR Jadwal Ulang LCC Tingkat Kalimantan Barat

14 Mei 2026
Bupati Karo Hadiri Launching SPPG Yonif 125/Si’mbisa, Perkuat Sinergi Cegah Stunting

Bupati Karo Hadiri Launching SPPG Yonif 125/Si’mbisa, Perkuat Sinergi Cegah Stunting

14 Mei 2026
Tujuh WNI Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia

Tujuh WNI Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia

14 Mei 2026
WHO: Lebih dari 43 Ribu Warga Gaza Mengalami Cedera Permanen Sejak Oktober 2023

WHO: Lebih dari 43 Ribu Warga Gaza Mengalami Cedera Permanen Sejak Oktober 2023

14 Mei 2026
Polsek Kutalimbaru Gerak Cepat Cek Judi Dadu Putar di Desa Suka Dame

Polsek Kutalimbaru Gerak Cepat Cek Judi Dadu Putar di Desa Suka Dame

14 Mei 2026
Polsek Gebang Ungkap Peredaran Ganja Dalam Operasi Antik Toba 2026, Satu Pelaku Diamankan

Polsek Gebang Ungkap Peredaran Ganja Dalam Operasi Antik Toba 2026, Satu Pelaku Diamankan

14 Mei 2026
Polsek Kutalimbaru Cek Lokasi Dugaan Judi Dadu Putar di Desa Suka Dame, Hasil Nihil

Polsek Kutalimbaru Cek Lokasi Dugaan Judi Dadu Putar di Desa Suka Dame, Hasil Nihil

14 Mei 2026
Rico Waas Atasi Polemik Tunggakan SPP, Orang Tua Siswa: Sudah Clear, Biaya Ditanggung Pemko Medan

Rico Waas Atasi Polemik Tunggakan SPP, Orang Tua Siswa: Sudah Clear, Biaya Ditanggung Pemko Medan

14 Mei 2026
Kamis, Mei 14, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Eks Kepala Intelijen Militer Israel: Palestina Harus Rasakan Nakba dari Waktu ke Waktu

by Yunsigar
17 Agustus 2025
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Eks Kepala Intelijen Militer Israel: Palestina Harus Rasakan Nakba dari Waktu ke Waktu

Mantan Jenderal Israel Aharon Haliva mengatakan jumlah korban tewas yang terus meningkat di Gaza akan menjadi 'pesan bagi generasi mendatang'. (situs web militer Israel/via gazamedia)

FacebookWhatsappTelegram

JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – Mantan Kepala Intelijen Militer Israel, Aharon Haliva, yang mengundurkan diri tahun lalu setelah gagal mencegah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023, menyatakan bahwa jumlah korban tewas di Gaza yang terus meningkat adalah “diperlukan”, dan bahwa warga Palestina perlu “mengalami Nakba dari waktu ke waktu”.

Pernyataan itu terekam dalam sebuah rekaman audio yang disiarkan oleh program televisi Ulpan Shishi di saluran Channel 12 Israel, Jumat (15/8/2025) dilansir dari laman gazamedia.

Baca Juga

Iran Blokir Pengiriman Senjata AS di Selat Hormuz

Timbulkan Polemik di Masyarakat, MPR Jadwal Ulang LCC Tingkat Kalimantan Barat

Tujuh WNI Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia

Tanggal pasti rekaman tidak diungkap, namun disebut bahwa saat korban tewas di Gaza mencapai 50.000 pada Maret lalu, Haliva menyebut jumlah tersebut sebagai sesuatu yang “diperlukan untuk generasi mendatang.”

“Fakta bahwa sudah ada 50.000 orang yang tewas di Gaza adalah sesuatu yang diperlukan dan dibutuhkan demi masa depan,” ujar Haliva dalam rekaman tersebut.

Merujuk pada serangan Hamas ke wilayah selatan Israel pada 7 Oktober 2023, Haliva mengatakan: “Untuk setiap korban pada 7 Oktober, 50 warga Palestina harus mati.”

Lebih lanjut, ia menyatakan, “Mereka (Palestina) perlu mengalami Nakba dari waktu ke waktu agar merasakan akibatnya,” mengacu pada peristiwa pengusiran massal warga Palestina oleh milisi Zionis pada 1948, yang dikenal sebagai Nakba (bencana besar) dalam sejarah Palestina.

Hingga kini, lebih dari 61.890 warga Palestina tewas dalam serangan militer Israel di Gaza sejak Oktober 2023, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Dalam rekaman tersebut, Haliva juga mengungkap bahwa Israel secara sengaja menciptakan lingkungan politik yang tidak stabil di Tepi Barat untuk mendorong kelompok seperti Hamas mengambil alih kekuasaan. Tujuannya, agar komunitas internasional enggan terlibat dan konsep solusi dua negara menjadi tidak relevan.

“Setelah perang tahun 2014, sudah ada rencana untuk membongkar Hamas, tapi Israel tidak pernah berniat untuk menjalankannya,” ujar Haliva. Ia menambahkan, “Hamas itu baik untuk Israel. Itu argumennya Bezalel Smotrich,” merujuk pada Menteri Keuangan Israel dari kubu sayap kanan.

Menurut Haliva, dengan membuat situasi Palestina tidak stabil dan “gila”, Israel ingin menunjukkan bahwa tidak mungkin ada mitra negosiasi, sehingga tidak akan pernah ada kesepakatan soal negara Palestina.

“PA (Otoritas Palestina) punya status internasional. Hamas tidak. Itu organisasi yang bisa dilawan dengan senjata,” katanya.

Serangan Israel ke Gaza meningkat tajam setelah gagalnya perjanjian gencatan senjata tiga tahap yang disepakati pada Januari lalu. Setelah berhasil membebaskan beberapa sandera, Israel melanjutkan pemboman pada Maret dan mundur dari kesepakatan sebelum pembicaraan damai permanen dengan Hamas dimulai.

Sejak saat itu, pemerintahan Presiden AS Donald Trump memberikan dukungan penuh terhadap operasi militer Israel di Gaza.

Serangan tanpa henti telah menyebabkan seluruh 2,3 juta penduduk Gaza mengungsi berulang kali, sementara infrastruktur wilayah tersebut mengalami kehancuran parah. Risiko kelaparan semakin tinggi di tengah blokade dan minimnya akses bantuan kemanusiaan. (YS)

 

Post Views: 303
Tags: Eks Kepala IntelijenHarus Rasakan NakbaMiliter IsraelPalestina
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Iran Blokir Pengiriman Senjata AS di Selat Hormuz
HEADLINE

Iran Blokir Pengiriman Senjata AS di Selat Hormuz

14 Mei 2026
Timbulkan Polemik di Masyarakat, MPR Jadwal Ulang LCC Tingkat Kalimantan Barat
HEADLINE

Timbulkan Polemik di Masyarakat, MPR Jadwal Ulang LCC Tingkat Kalimantan Barat

14 Mei 2026
Tujuh WNI Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia
HEADLINE

Tujuh WNI Tewas dalam Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia

14 Mei 2026
WHO: Lebih dari 43 Ribu Warga Gaza Mengalami Cedera Permanen Sejak Oktober 2023
HEADLINE

WHO: Lebih dari 43 Ribu Warga Gaza Mengalami Cedera Permanen Sejak Oktober 2023

14 Mei 2026
Geger, Pria Bertato Ditemukan Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura
HEADLINE

Geger, Pria Bertato Ditemukan Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura

13 Mei 2026
Hubungan dengan AS-Israel Memanas, Iran Siap Merespons Adanya Tindakan Agresi Negaranya
HEADLINE

Hubungan dengan AS-Israel Memanas, Iran Siap Merespons Adanya Tindakan Agresi Negaranya

12 Mei 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In