• Latest
  • Trending
  • All
Sarasehan Komunitas Sungai, Kembalikan Jati Diri Sungai Sebagai Sumber Peradaban Bangsa

Sarasehan Komunitas Sungai, Kembalikan Jati Diri Sungai Sebagai Sumber Peradaban Bangsa

16 Mei 2023
Indonesia Raih Perunggu Piala AFF U-19 2026, Bobby Nasution Apresiasi Semangat Juang Garuda Muda

Indonesia Raih Perunggu Piala AFF U-19 2026, Bobby Nasution Apresiasi Semangat Juang Garuda Muda

13 Juni 2026
Syah Afandin Ajak Investor Korea Selatan Bangun Pelabuhan di Langkat

Syah Afandin Ajak Investor Korea Selatan Bangun Pelabuhan di Langkat

13 Juni 2026
Pemkab Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Langkat

Pemkab Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Langkat

13 Juni 2026
Tak Terima Ditegur ‘Rayap Besi’ Tantang Polisi Duel, Kini Meringkuk di Sel!

Tak Terima Ditegur ‘Rayap Besi’ Tantang Polisi Duel, Kini Meringkuk di Sel!

13 Juni 2026
Satu Rumah Terbakar di P.Sidimpuan

Satu Rumah Terbakar di P.Sidimpuan

13 Juni 2026
Buka Pekan KHAS V 2026, Rico Waas: Ini Bukan Bazar Biasa, Harus Tonjolkan Ikon Khas Kuliner Medan

Buka Pekan KHAS V 2026, Rico Waas: Ini Bukan Bazar Biasa, Harus Tonjolkan Ikon Khas Kuliner Medan

13 Juni 2026
Dewas Perum Bulog Tinjau Kualitas dan  Penyaluran  Bantuan Pangan Sumatra Utara

Dewas Perum Bulog Tinjau Kualitas dan  Penyaluran  Bantuan Pangan Sumatra Utara

13 Juni 2026
Bobby Nasution Lepas Pelari Dunia Trail of The Kings UTMB, Danau Toba Kian Mendunia 

Bobby Nasution Lepas Pelari Dunia Trail of The Kings UTMB, Danau Toba Kian Mendunia 

13 Juni 2026
Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Selatan Gagalkan Peredaran Sabu

Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Selatan Gagalkan Peredaran Sabu

12 Juni 2026
Wujudkan Program Prioritas Rico Waas, Dispora Medan Gelar Senam PKJR

Wujudkan Program Prioritas Rico Waas, Dispora Medan Gelar Senam PKJR

12 Juni 2026
Disaksikan Bobby Nasution, Erick Thohir dan Jokowi, Timnas U-19 Gagal Tundukkan Australia

Disaksikan Bobby Nasution, Erick Thohir dan Jokowi, Timnas U-19 Gagal Tundukkan Australia

12 Juni 2026
Pemkab Karo Buka Pencanangan dan Apel Siaga Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Berastagi

Pemkab Karo Buka Pencanangan dan Apel Siaga Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Berastagi

12 Juni 2026
Minggu, Juni 14, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home PERISTIWA

Sarasehan Komunitas Sungai, Kembalikan Jati Diri Sungai Sebagai Sumber Peradaban Bangsa

by Zulham
16 Mei 2023
in PERISTIWA
Sarasehan Komunitas Sungai, Kembalikan Jati Diri Sungai Sebagai Sumber Peradaban Bangsa
FacebookWhatsappTelegram

  

Baca Juga

Motor Penonton Timnas U-19 Raib di Parkiran, Stadion Utama Sumut Tak Aman Lagi

Video Cut Salwa Viral, Adegan Syur di Atas Wastafel Bikin Merinding

2 Rumah Permanen di Batunadua Julu Terbakar

(Foto : Ist)

LAMONGAN (HARIANSTAR.COM) – Indonesia memiliki sejumlah sungai yang menjadi sumber penghidupan manusia. Untuk itu sungai harus dijaga secara konsisten sehingga kebutuhan hidup masyarakat melalui kehadiran sungai dapat terpenuhi.

Hal itu disampaikan Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari Ph.D.

Abdul Muhari menyebutkan, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkuhan Hidup dan Kehutanan (KLHK), jumlah daerah aliran sungai (DAS) yang mengalami kondisi kritis terus meningkat. Pada tahun 1984 terdapat 22 DAS, kemudian meningkat menjadi 39 pada tahun 1992. Selanjutnya pada tahun 1998 sebanyak 62 DAS mengalami kritis dan tahun 2020 mencapai 108 DAS.

Hal ini tentunya dapat memicu potensi bencana seperti banjir ketika hujan lebat, tanah longsor, erosi hingga kekeringan pada musim kemarau jika sungai tidak dikelola dengan baik.

Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pangarso Suryotomo mengatakan bahwa perhelatan Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Tahun 2023 menjadi sarana untuk mengembalikan jati diri sungai sebagai sumber peradaban bangsa.

“Sungai menjadi urat nadi peradaban selama ribuan tahun, upaya mereduksi dampak kerusakan DAS wajib menjadi tanggung jawab seluruh pihak dan keniscayaan,” ujar Pangarso dalam sambutannya pada Sarasehan Hari Kesiapsiagaan Bencana bertajuk Ketangguhan Komunitas Daerah Aliran Sungai di Pendopo Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa (16/5/2023).

Salah satu nara sumber yang hadir yaitu Usman Firdaus dari komunitas DAS Ciliwung, Jakarta. Pada konteks ini, pengelolaan sungai Ciliwung wajib dilakukan dari hulu sampai hilir secara menyeluruh, tidak boleh dikelola sebagian saja. Sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran dan budaya untuk tidak membuang sampah ke area Sungai Ciliwung terus diperkuat kepada masyarakat Jakarta.

Kemudian nara sumber lainnya adalah Kaharuddin Muji dari komunitas DAS Jeneberang, Sulawesi Selatan. Guna menjaga kelestarian Sungai Jeneberang, dibangun Sekolah Sungai untuk dapat membangun pengetahuan terkait pelestarian dan pengelolaan sungai sehingga dapat tersampaikan secara lintas generasi.

Selanjutnya I Gusti Rai Ari Temaja dari Komunitas DAS Tukad Bindu, Bali. Nilai adat dan masyarakat yang selalu berkesinambungan dapat membuat Sungai Tukad Bindu mampu menggerakan masyarakat setingkat “banjar” atau RW dalam mengelola sampahnya masing-masing dan menjaga kejernihan sungai.

Gerakan mitigasi vegetasi juga dilakukan untuk menjaga kawasan DAS Bengawan Solo di Gresik. Hal ini disampikan oleh perwakilan Komunitas DAS Bengawan Solo, Robah, yang mana sebanyak 200 hektar berisikan kurang lebih 500 ribu pohon telah ditanam dengan kolaborasi bersama dunia usaha sehingga kelangsungan dan kelestarian kawasan Sungai Bengawan Solo tidak terganggu oleh aktivitas masyarakat maupun dunia usaha.

Gerakan perempuan turut menjadi penguat dalam pemulihan peradaban sungai. Hal ini dilakukan oleh Komunitas DAS Ogan Palembang, Sumatera Selatan. Jana Marlina, perwakilan Komunitas DAS Ogan Palembang, menyampaikan bahwa para perempuan turut berpartisipasi aktif dalam pembersihan sungai hingga melahirkan suatu kesenian baru melalui “Rahim Musi” sebagai sarana edukasi pengelolaan sungai kepada masyarakat sekitar.

Kemudian Vivi Norvika Hariyantini dari Komunitas DAS Kapuas, Kalimantan Barat, menekankan kolaborasi bersama generasi muda untuk menciptakan semangat dan inovasi baru dalam menjaga kelestarian sungai tanpa melupakan kearifan lokal daerah. 

Terakhir, Kepala DMC Dompet Dhuafa Arif Rahmadi Haryono menyampaikan kolaborasi relawan dalam pemulihan dan pengelolaan DAS yang berorientasi pada penciptaan ekosistem yang tangguh dan siap siaga terhadap segala risiko bencana yang ada di sekitar area sungai.

Tidak hanya narasumber, turut hadir para penanggap pada diskusi tersebut, salah satunya Guru Besar Universitas Pertahanan Mayjen TNI (Purn.) Prof. Dr. Syamsul Maarif, M.Si yang menyampaikan bahwa gerakan masyarakat jika difasilitasi oleh pemerintah pusat maupun daerah mampu memperkuat gerakan pelestarian sungai maupun membangun ketangguhan masyarakat.

“Pemerintah pusat dan daerah harus memberi ruang koordinasi untuk mengakomodir gerakan masyarakat, khususnya pada gerakan kesiapsiagaan dan mitigasi bencana,” jelas Syamsul.

“Hal ini harus dituangkan dalam sebuah program yang didukung oleh pemerintah pusat dan daerah, melalui sarasehan ini masyarakat telah bergerak, sekarang bagaimana pemerintah dapat memfasilitasi dengan suatu langkah besar melalui program prioritas untuk bangsa ini,” terang Syamsul.

Adapun penanggap lainnya meliputi Ahli Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Dr. Lilik Kurniawan, S.T,. M.Si, Ahli Sumber Daya Air dan Dekan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada Dr. Ing. Ir. Agus Maryono IPM dan Gender Specialist SIAP SIAGA Lutri Huriyani.

Secara garis besar, guna mengembalikan dan memperkuat sungai sebagai sumber peradaban bangsa, dibutuhkan aksi kolektif yang melibatkan kolaborasi dan konektifitas antar sektor, adaptasi melalui edukasi dan pengetahuan, nilai adat yang memperkuat ekosistem sungai serta kehidupan maupun penghidupan masyarakat dapat terus berlanjut serta pelibatan disabilitas dan kesetaraan gender untuk memperkuat ketangguhan berkelanjutan. (Rel/GS)

Post Views: 126
ShareSendShare
Zulham

Zulham

Baca Juga

Motor Penonton Timnas U-19 Raib di Parkiran, Stadion Utama Sumut Tak Aman Lagi
HEADLINE

Motor Penonton Timnas U-19 Raib di Parkiran, Stadion Utama Sumut Tak Aman Lagi

9 Juni 2026
Video Cut Salwa Viral, Adegan Syur di Atas Wastafel Bikin Merinding
HEADLINE

Video Cut Salwa Viral, Adegan Syur di Atas Wastafel Bikin Merinding

9 Juni 2026
2 Rumah Permanen di Batunadua Julu Terbakar
PERISTIWA

2 Rumah Permanen di Batunadua Julu Terbakar

8 Juni 2026
Gawat! Video Syur Karyawati BUMN Disebar Mantan Suami di Telegram
HEADLINE

Gawat! Video Syur Karyawati BUMN Disebar Mantan Suami di Telegram

1 Juni 2026
Laka Tunggal di Jl.S.M.Raja Sidimpuan, Pegendara Motor Tewas
PERISTIWA

Laka Tunggal di Jl.S.M.Raja Sidimpuan, Pegendara Motor Tewas

30 Mei 2026
Viral Perempuan Diperkosa Teman Saat Tidur, Ternyata Begini Kronologinya!
HEADLINE

Viral Perempuan Diperkosa Teman Saat Tidur, Ternyata Begini Kronologinya!

29 Mei 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In