NAMORAMBE (HARIANSTAR.COM) -Puluhan warga geruduk kantor Desa Gunung Kelawas, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara di kantor desa setempat, Jumat (10/9/2023).pagi.
Demo ini untuk menuntut Kepala Desa Reno Ginting untuk tidak maju menjadi calon legislatif tahun depan.
Dimana warga pendemo mengetahui rencana terkait adannya dugaan ikut pencalegkan ditahun depan. Adapun aksi ini diadakan karena warga baik itu yang berkaitan dengan kecintaan warga terhadap Kepala Desa Reno Ginting yang dimana masih diinginkan warganya untuk tetap menjadi kepala desa sampai habis masa jabatannya di tahun 2028 nanti.
Demo warga ini mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian yang dipimpin Kapolsek Namorambe Iptu Ringgas Lubis dan beberapa Kanit serta personil Polsek Namorambe.
Jalannya aksi berlangsung tegang. Bahkan warga sampai mengeluarkan kata agak keras karena cintanya terhadap kepemimpinan Reno Ginting yang dimana sudah bisa menang di 2 periode ini dan warga meminta kejelasan darinya untuk menjawabnya.
Dalam aksi itu, warga juga menuntut Reno Ginting agar terus menjabat menjadi kepala desa dan jangan meninggalkan mereka. “Karena selama ini kami percaya dan sangat senang di kepemimpinan bapak Reno Ginting selama menjabat menjadi kepala desa kami di dua periode ini, yang dimana permasalahan desa kami semua cepat teratasi dan semua urusan administrasi warga semua dipermudah dan tidak pernah dipersulit dalam bidang apapun,” tegas warga dalam aksinya.
Kepala Desa Reno Ginting menjawab pertanyaan daripada warganya dengan rasa haru dan meneteskan air mata meminta maaf kepada seluruh warga desa Gunung Kelawas yang dicintainya. Saya tidak akan pernah meninggalkan warga dan saya akan selalu ada untuk warga desa Gunung Kelawas.
“Dimana saya ada keinginan maju untuk caleg dari partai PKB ditahun depan adalah karena panggilan hati yang dalam dan saya ingin mengabdikan diri saya untuk rakyat Deli Serdang khususnya warga desa Gunung Kelawas nantinya dengan mengucurkan anggaran anggaran yang ada di provinsi nantinya yang dimana kita ketahui selama ini tidak pernah kita rasakan khususnya desa kita yang kita sayangi ini,” ungkap Reno.
Reno juga menegaskan, belum bisa memutuskan pertanyaan warga untuk kepastian dan meminta waktu beberapa hari kedepan memikirkan permintaan warga untuk tidak berhenti menjadi kepala desa. (Edi)



























