LANGKAT ( HARIANSTAR.COM ) – Aksi Asosiasi Mahasiswa Filantropi Kabupaten Langkat lakukan aksi unjuk rasa terkait lampu penerangan jalan di depan kantor Perhubungan Langkat Provinsi Sumatera Utara,
Dan mereka menuntut agar lampu penerangan Jalan di Kabupaten langkat, yang selama ini kurang maksimal dan bisa membahayakan masyarakat dalam beraktivitas di malam hari.
Rombongan aksi asosiasi mahasiswa filantropi yang berada di depan pagar kantor Dinas Perhubungan Langkat langsung diterma oleh Kadis Perhungan Langkat Arie Ramadhani di ruang Kantor Perhubungan Langkat Kamis (14/9/2023) sekitar pukul 11.55 Wib.
Hasil pantaun awak media dalam aksi adik -adik mahasiswa tersebut dikawal oleh petugas dari Personil Polres Langkat dan beberapa anggota Dinas Perhubungan Langkat.
Jali Fokir sebagai Ketua Kordinator aksi Asosiasi Mahasiswa Filantropi menyampaikan tuntutan soal penerangan jalan diseluruh Kecamatan terlihat belum maksimal dan masih banyak juga di Desa -desa di Kecamatan yang masih gelap sehingga bisa menimbulkan Kantibmas ditempat termpat rawan kejahatan.
” Kami atas nama Asosiali Mahasiswa Filantropi minta kepada Kadis Perhubungan Langkat agar akses Jalan yang gelap di beberapa titik di kota Stabat bahkan di Jalan Lintas Kecamatan Hinai yang rawan adannya kejahatan atau sering terjadi kecelakaan di malam hari agar di setiap jalan yang gelap gulita itu di kasi lampu peneranga jalan. ,”ucapnya dalam tuntutan mereka.
Sementara ,Kadis Perhubungan Langkat, Arie Ramadhani menyampaikan dirinya baru menjabat lebih kurang empat puluh hari dan menurutnya perhubungan Langkat baru mulai berbenah diri
Dan beliau akan melaksanakan keinginan masyarakat Langkat, soal lampu penerangan jalan yang selama ini masih belum maksimal dan saat ini kami pihak perhubungan Langkat tengah berupaya memberi penerangan pada daerah wisata Bukit Lawang dan Kecamatan Kutambaru ,selanjutnya akan terus berbenah untuk penerangan jalan ” jelasnya.
” Untuk kedepannya di bulan Oktober dan bulan November kami akan berupaya membenahi keluhan masyarakat tentang minimnya lampu penerangan jalan yang ada di tempat lainnya.
Sementara anggaran Dinas Perhubungan Kabupaten Langka, masih minim tapi Alhamdulilah kami janji akan berusaha semaksimal mungkin ,”tutupnya.
Sementara di lain sisi,mengenai hal perparkiran yang ada di seluruh Kabupaten Langkat tidak memakai karcis Parkir beliau juga akan menindak lanjuti hal permasalahan tersebut.
” Saya sudah menyurati ,bahwa kedepannya nanti kita akan tindak apa bila ada parkir -parkir liar dan kami berupaya siapa saja tukang Parkir yang resmi akan di lengkapi dengan karcis perpakiran,
Jadi masyarakat langkat yang membayar parkir dengan adanya karcis parkir tersebut berarti itu sah anggarannya untuk pemasukan kas ke PAD Langkat ” tutupnya (LKT-1)





























