SERGAI (HARIANSTAR.COM) –
Menjelang shalat Jum’at dan teriknya matahari siang, terjadi kecelakaan yang diduga diakibatkan kelalaian Sopir Truk tangki pengangkut CPO (crumb palm oil) atau minyak sawit,di jalinsum Medan – Tebingtinggi KM 40-41persis di Dusun I Desa Bengkel,kecamatan Perbaungan – Serdang Bedagai (Sergai), Jum’at (2/2/2024) pukul 11.00 WIB.
Saat itu satu unit Truk tangki merk Fuso BK 8458 CV muatan minyak sawit, lepas dari tikungan Bengabing (arah dari Tebingtinggi) menuju Medan, dikemudikan Fernanda Riza (42) warga Komplek PDK Lingkungan 18 Kecamatan Rengas Pulau – Kota Medan, terlihat berjalan oleng kekanan dan ke kiri dengan posisi kecepatan sedang.
Saat itu dari arah berlawanan (Perbaungan menuju Tebingtinggi), ada angkot merk Rajawali BK 1773 MA yang disupiri Harianto (42) warga Dusun IV Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan Sergai membawa muatan 9 orang penumpang anak sekolah.
Saat itu, Sopir Rajawali lagi berhenti di bahu jalan karena menurunkan pelajar yang baru pulang sekolah.
Braakkk..!!! tiba – tiba Truk tangki yang semula datang dari arah depan, menghantam bagian samping kanan angkot dengan kerasnya.
Akibat benturan itu, mobil angkot merk Suzuki Carry 10 terdorong dengan keras, bahkan roda as bagian kanan patah dan body ringsek.
Para pelajar tingkat SMP dan SMA yang berada didalam angkot, juga terpelanting bahkan ada yang tercampak keluar mobil dihantam bumper depan truk Fuso muatan berat.
Warga yang berada disekitar lokasi langsung berhamburan, ada yang mengevakuasi para pelajar yang menderita luka- luka ke Rumkit Trianda, yang tidak begitu jauh dari TKP.
Sopir Truk tangki nyaris diamuk warga, dan untungnya segera dilarikan ke Pos Lantas Sei Sijenggi untuk diamankan, sembari memberitahukan kejadian ini kepada personel Lantas Pos Sijenggi.
Adapun pelajar yang mengalami luka – luka yakni Anggi Febriansyah Daulay 14) warga Sei Buluh – Perbaungan luka patah pada bahu kanan, Ibram Duhar (14) warga Dusun IV Desa Sei Buluh – Perbaungan luka memar pada bahu kanan. Cut Dwi Antri (13) warga Dusun I Desa Sei Sijenggi – Perbaungan, luka robek pada pipi kanan, gigi bagian bawah patah. Kasih Alfira Finanda (15) warga Dusun IV Desa Sei Buluh – Perbaungan, memar pada bahu kanan dan lecet pada pipi kiri. Siti Aisyah (16) warga jalan Pematang Alai Desa Melayu Besar, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan, Kabupaten Rokan Hilir – Provinsi Riau luka lecet pada tangan kanan dan kaki kiri. Rio Erlangga Putra (16) warga Dusun II Desa Tanjung Buluh – Perbaungan, luka lecet pada tangan kanan. Ayuqi Sabda Kirana (14) warga Dusun I Desa Sei Buluh – Perbaungan, luka kecat pada leher dan lecet tangan kanan. Nova Dwi Yanti Lubis (14) warga Dusun III Kampung Tempel Desa Sei Buluh – Perbaungan, luka lecet pada tangan kiri dan lecet pada pipi kiri. Khildan Azwan (15) warga Dusun II Tanjung Buluh – Perbaungan lecet tangan kiri dan kaki kiri. Kesembilan korban semuanya berstatus pelajar/siswa dan berobat di RS Trianda Pasar Bengkel.
Sedangkan Sopir Herianto mengalami luka memar pada tangan kanan (tidak berobat), dan kondisinya shock (trauma).
Kasat Lantas Polres Sergai AKP Andita Sitepu melalui Kanit Gakkum Ipda S. Sinaga didampingi Kapos Lantas Sei Sijenggi,Aiptu S. Munthe ketika dikonfirmasi atas kejadian ini, membenarkan.
“Sopir Truk tangki dan kedua kendaraan saat ini masih diperiksa,” kata S. Sinaga.
Saat ditanya awak media ini di Pos Lantas Sijenggi, Fernanda Reza Sopir Truk tangki hanya menjawab ringan dan kondisinya macam orang ” sengok”.
“Nggak tau lagi aku pak, ngantuk aku”, katanya ringan.
Sedangkan teman disebelahnya menimbrung,”itu motor Musim Mas, pak” katanya membanggakan pemiliknya, kalau Polisi dikira keder dengan nama Musim Mas..
“Mau Musim Mas atau siapapun, kalau salah tetap harus ikut aturan dan Polres Sergai tak kenal dengan adanya beking,” jawab awak media ini yang setiap hari mangkal di Polres Sergai. (biets)


























