SERGAI (HARIANSTAR.COM) – Kecil menjadi kawan tapi sesudah besar menjadi lawan, pameo ini begitu melekat dan nyatanya Api yang disebutkan dalam istilah ini mempunyai kebenaran mutlak.
Satu unit bangunan rumah permanen di Gang Kuburan Dusun I Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), ludes terbakar hingga menghanguskan isi dalam rumah beserta bagian atas rumah milik Alm. Lo Suparman, Rabu (13/9/2023) sekitar pukul 04.45 WIB.
Saat kejadian, rumah tersebut dihuni 3 orang dewasa dan 1 anak bayi. Warga yang melihat situasi kebakaran ini, secepatnya menghubungi petugas mobil Pemadam Kebakaran (Damkar), yang posisinya tak jauh dari lokasi kejadian.
Api dapat dijinakkan sekitar satu jam, dibantu 2 unit mobil Damkar dan dibantu warga sekitar yang aktif menolong korban, agar api tidak merembet kerumah warga lain.
Selain menghanguskan isi rumah tanpa tersisa, turut terbakar didalam rumah 5 unit sepeda motor dan 21 buah tabung Gas ikut terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Lo Ayu (32) salah satu penghuni rumah kepada awak media dilokasi mengatakan, bahwa api awalnya berasal dari kamar belakang yang secara tiba tiba api membesar, dan dengan cepat dan merembet keruangan lain.
“Saat itu kami ada berempat didalam rumah, ketika dari arah belakang ada api yang dengan cepat membesar dan merambat keruangan lain, kami panik lalu sembari berteriak “api,api” Kami berhamburan keluar rumah menyelamatkan diri dan anakku yang masih bayi,” kata Lo Ayu.
Salah seorang rekan media yang rumahnya dekat dengan lokasi kejadian, saat menanyai Lo Ayu, juga mengatakan nggak tau penyebab asal api. “Taunya cuma dari arah ruang belakang, bang”, kata Ayu kepada rekan tersebut.
Personel Polsek Firdaus yang turun ke lokasi kejadian, segera mengamankan TKP dan tak lama tim Inafis Polres Sergai juga turun ke lokasi. Polisi segera memasang garis Police line. Menurut Kapolsek Firdaus AKP Idham Halik saat di konfirmasi mengatakan, masih dalam penyelidikan sebab asal api dan kerugian ditaksir sekitar Rp300 juta.
Selesai kebakaran, hujan lebat meneroa wilayah Sei Rampah dan Sei Bamban, hingga api benar-benar padam. (biets)



























