• Latest
  • Trending
  • All
Energi Bersih Menjadi Cahaya Pendidikan di SLBN Pembina Aceh Tamiang

Energi Bersih Menjadi Cahaya Pendidikan di SLBN Pembina Aceh Tamiang

16 April 2026
Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

4 September 2026
Mantan Analis Kredit Bank Sumut KCP Krakatau Divonis 1 Tahun Penjara

Mantan Analis Kredit Bank Sumut KCP Krakatau Divonis 1 Tahun Penjara

4 September 2026
Identitas Teridentifikasi, Pemkab Karo Pulangkan Anak Asal Serdang Bedagai

Identitas Teridentifikasi, Pemkab Karo Pulangkan Anak Asal Serdang Bedagai

4 September 2026
Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

3 September 2026
Rico Waas Dorong KPRI Pemko Medan Jadi Koperasi yang Profesional, Modern dan Berkelanjutan

Rico Waas Dorong KPRI Pemko Medan Jadi Koperasi yang Profesional, Modern dan Berkelanjutan

3 September 2026
Sidang Penggelapan Rp6,3 Milyar, Saksi Ragukan Terdakwa Sejak Pertama Bertemu

Sidang Penggelapan Rp6,3 Milyar, Saksi Ragukan Terdakwa Sejak Pertama Bertemu

3 September 2026
Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

3 September 2026
Wagub Surya Dorong Garuda Buka Kembali Rute Kualanamu–Nias

Wagub Surya Dorong Garuda Buka Kembali Rute Kualanamu–Nias

3 September 2026
Polwan dan Bhayangkari Beri Trauma Healing, Ceria Anak Pengungsi Sinabung

Polwan dan Bhayangkari Beri Trauma Healing, Ceria Anak Pengungsi Sinabung

3 September 2026
Bupati Karo Terima Kunjungan DPD Gerindra Sumut, Bantuan Disalurkan untuk Pengungsi Sinabung di Sukatepu

Bupati Karo Terima Kunjungan DPD Gerindra Sumut, Bantuan Disalurkan untuk Pengungsi Sinabung di Sukatepu

3 September 2026
Evaluasi Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah, Realisasi Hingga Agustus Capai Rp2 M 

Evaluasi Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah, Realisasi Hingga Agustus Capai Rp2 M 

3 September 2026
Mantan Perawat Nekat Culik Bayi Baru Lahir dari Rumah Sakit Sundari 

Mantan Perawat Nekat Culik Bayi Baru Lahir dari Rumah Sakit Sundari 

3 September 2026
Jumat, September 4, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home GALERI FOTO

Energi Bersih Menjadi Cahaya Pendidikan di SLBN Pembina Aceh Tamiang

Oleh: Puput Julianti Damanik

by Admin
16 April 2026
in GALERI FOTO
Energi Bersih Menjadi Cahaya Pendidikan di SLBN Pembina Aceh Tamiang

Pegawai PT Pertamina saat memantau produksi energi, konsumsi daya dan kinerja sistem PLTS di SLBN Pembina Tamiang. Foto: Puput Julianti Damanik

FacebookWhatsappTelegram

ACEH TAMIANG (HARIANSTAR.COM) – Sebelum banjir melanda Aceh Tamiang pada akhir November 2025, musala di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Aceh Tamiang nyaris tak pernah gelap. Bangunan sederhana itu selalu diterangi listrik, menjadi sumber cahaya sekaligus pusat kehidupan bagi para siswa, terutama mereka yang tinggal di asrama.

Tampak belakang musala saat siang hari sebelum waktu shalat zuhur.

Setiap pagi, teras musala dipenuhi suara anak-anak yang menghafal Alquran. Saat malam tiba, ruang yang sama berubah menjadi tempat berkumpul, belajar, dan bermain. Ketika waktu salat datang, suasana menjadi semakin khusyuk dengan lantunan azan yang menggema dari pengeras suara.

Baca Juga

No Content Available

Suara itu berasal dari Imam, siswa tunanetra kelas X kelahiran 2007 asal Sei Tualang, Kabupaten Langkat. Di sekolah, ia dipercaya mengemban amanah sebagai muazin.

Bagi para siswa, musala bukan sekadar tempat ibadah. Di sanalah mereka menghabiskan banyak waktu, dari belajar hingga bercengkerama bersama kawan-kawan. Bahkan ketika listrik di lingkungan sekolah padam, musala tetap menjadi tempat berkumpul karena bangunan itu masih terang. Air untuk mandi pun tetap tersedia berkat pompa yang terus bekerja.

“Kami banyak aktivitas di musala, dari belajar sampai main sama kawan-kawan. Apalagi kalau listrik padam, semua kumpulnya di sini. Kawan-kawan mandinya juga di musala karena listrinya tetap hidup berkat tenaga surya,” ujar Imam.

Imam, Sang Muazin Sekolah

Tak jauh dari musala, di area parkir sekolah, terpasang deretan panel surya berkapasitas 3,3 kWp yang setiap hari menangkap sinar matahari. Energi tersebut disimpan dalam baterai berkapasitas 5 kWh, lalu digunakan untuk menyalakan lampu, pendingin ruangan, hingga pompa air di musala.

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) itu dipantau oleh PT Pertamina melalui EP Rantau Field sebagai bagian dari Program Sekolah Energi Berdikari (SEB) di bawah naungan PT Pertamina Hulu Rokan Zona 1.

Kehadiran PLTS membawa manfaat besar. Bukan hanya menopang fasilitas sekolah, tetapi juga membuka ruang belajar baru bagi anak-anak berkebutuhan khusus agar memiliki kesempatan yang sama untuk mengenal teknologi dan dunia kerja. Pihak sekolah menyebut penghematan biaya listrik yang diperoleh mencapai sekitar Rp500 ribu per bulan.

Pegawai PT Pertamina saat memantau produksi energi, konsumsi daya dan kinerja sistem PLTS di SLBN Pembina Tamiang. Foto: Puput Julianti Damanik

Lebih dari itu, keberadaan panel surya membantu sekolah menekan emisi karbon hingga 1.565 kilogram CO2 ekuivalen per tahun. Inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pendidikan berkualitas dan energi bersih yang terjangkau, sekaligus target Net Zero Emission 2060.

Di belakang sekolah, Program SEB juga menghadirkan aquaponik, sistem terpadu antara budidaya ikan dan tanaman sayur. Kolam ikan berjajar rapi di antara rak-rak sayuran hijau, menghadirkan ruang belajar baru tentang pangan berkelanjutan.

Aquaponik

Di tempat itu, siswa dikenalkan pada konsep sains seperti siklus air, ekosistem, nutrisi tanaman, hingga pertumbuhan makhluk hidup. Pembelajaran tidak lagi berhenti di ruang kelas, melainkan hadir langsung melalui pengalaman nyata.

Para siswa telah beberapa kali memanen hasil tanaman dari lahan aquaponik tersebut. Bahkan unit kegiatan siswa tata boga mengolah hasil panen menjadi berbagai produk makanan yang kemudian dijual kepada warga sekitar. Dari musala yang terang hingga kebun yang produktif, sekolah ini membuktikan bahwa energi bersih mampu menyalakan harapan.

Beberapa siswa tingkat SMA jurusan tata boga saat membawa hasil makanan olahannya untuk ditawarkan ke orang-orang di lingkungan sekolah.
Post Views: 244
Tags: EP Rantau FieldPertamina Hulu RokanPHR Zona 1PLTSSLBN Pembina Tamiang
ShareSendShare
Admin

Admin

Baca Juga

No Content Available
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In