MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Sebuah video menampilkan seorang perempuan mengenakan kebaya hitam viral di TikTok.
Aksi sensual di depan kamera bikin ngiler dan menarik rasa penasaran warganet untuk berburu link aslinya.
Istilah pencarian “kebaya hitam viral tiktok” langsung meningkat di mesin pencari Google.
Video tersebut menampilkan seorang perempuan dengan busana yang cukup mencolok.
Ia mengenakan kebaya berwarna hitam yang dipadukan dengan hijab hitam.
Bagian bawahnya menggunakan kain ikat bermotif batik dengan warna dominan merah maroon dan cokelat earth tone.
Penampilannya semakin stylish dengan sebuah kacamata cat eye bening yang memperlihatkan bentuk matanya dengan jelas.
Namun, identitasnya masih terselubung karena ia terlihat mengenakan masker putih .
Pada bagian awal video, perempuan tersebut terlihat bergaya sambil berdiri, berlenggak-lenggok bak model yang sedang memperagakan busana.
Gerakannya pun semakin variatif, menunjukkan gestur-gestur yang agak dewasa. Dalam sebuah adegan, ia menyandarkan tangannya ke tembok dan melakukan gerakan yang terkesan sensual.
Ia kemudian bergerak mundur sambil menarik kamera untuk mendekat, lalu duduk di sebuah bangku putih di belakangnya.
Momen yang memicu tanda tanya besar terjadi setelah ia duduk. Tiba-tiba, sebuah stiker video muncul menyensor bagian tubuhnya dari leher ke bawah.
Publik pun berspekulasi bahwa pada momen tersebut, si perempuan diduga melakukan sesuatu dengan pakaiannya yang tidak pantas dilihat publik, sehingga ada pihak yang sengaja menyensor bagian itu.
Viralnya video tersebut langsung memicu reaksi. Tak lama setelah unggahan pertama ramai, bermunculan video-video TikTok lain yang mengunggah ulang cuplikan tersebut. Yang menjadi perhatian adalah, akun-akun ini justru menawarkan tautan yang mengarah pada “video kebaya hitam full no sensor”.
Mereka memanfaatkan rasa penasaran warganet yang ingin melihat apa yang ada di balik sensor tersebut.
Fenomena perburuan video full ini bukanlah hal baru. Warganet diburu rasa penasaran hingga mencari versi panjang di luar TikTok.
Namun, di balik iming-iming konten eksklusif tersebut, tersembunyi bahaya besar.
Netizen bijak harus waspada dan tidak tergiur oleh tawaran-tawaran itu karena bisa diarahkan pada situs-situ berbahaya sarat malware dan konten phishing. (*)



























