• Latest
  • Trending
  • All
Menag RI dan Ephorus HKBP Sepakat Jaga Lingkungan, Serukan Pelestarian Danau Toba

Menag RI dan Ephorus HKBP Sepakat Jaga Lingkungan, Serukan Pelestarian Danau Toba

29 Mei 2025
Polsek Pancur Batu Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Judi Ikan ke Kejaksaan

Polsek Pancur Batu Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Judi Ikan ke Kejaksaan

26 Maret 2026
Polsek Juhar Bersihkan dan Rawat Jembatan Pusung-Pusung, Wujud Kepedulian Infrastruktur Desa

Polsek Juhar Bersihkan dan Rawat Jembatan Pusung-Pusung, Wujud Kepedulian Infrastruktur Desa

26 Maret 2026
Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri, Ajak ASN “Tancap Gas” Tingkatan Pelayanan

Rico Waas Pimpin Apel Pasca Idul Fitri, Ajak ASN “Tancap Gas” Tingkatan Pelayanan

26 Maret 2026
Rico Waas Tekankan Peran Apoteker dalam Perawatan dan Edukasi Obat kepada Masyarakat

Rico Waas Tekankan Peran Apoteker dalam Perawatan dan Edukasi Obat kepada Masyarakat

26 Maret 2026
PHR Zona 1 Jaga Operasi Produksi Tetap Aman dan Andal di Momen Lebaran

PHR Zona 1 Jaga Operasi Produksi Tetap Aman dan Andal di Momen Lebaran

26 Maret 2026
Pertandingkan 4 Cabor, Pendaftaran PORWASU 2026 Resmi Dibuka! 

Pertandingkan 4 Cabor, Pendaftaran PORWASU 2026 Resmi Dibuka! 

26 Maret 2026
Sholat Ied 1447H, Bupati Langkat, Wabup dan Sekda Menyapa Tiga Wilayah

Sholat Ied 1447H, Bupati Langkat, Wabup dan Sekda Menyapa Tiga Wilayah

26 Maret 2026
OJK dan Bareskrim Polri Amankan Tersangka Kasus BPR DCN Malang

OJK dan Bareskrim Polri Amankan Tersangka Kasus BPR DCN Malang

26 Maret 2026
Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Dilantik, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan

Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Dilantik, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan

26 Maret 2026
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan

Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di Perairan Asahan

26 Maret 2026
BOP Tegaskan Semangat Non-Blok, Tidak Memihak, Namun Aktif Jaga Perdamaian Dunia

BOP Tegaskan Semangat Non-Blok, Tidak Memihak, Namun Aktif Jaga Perdamaian Dunia

26 Maret 2026
BEI Tekankan Konsistensi dan Disiplin sebagai Kunci Investasi Jangka Panjang

BEI Tekankan Konsistensi dan Disiplin sebagai Kunci Investasi Jangka Panjang

26 Maret 2026
Jumat, Maret 27, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Menag RI dan Ephorus HKBP Sepakat Jaga Lingkungan, Serukan Pelestarian Danau Toba

by redaksi3
29 Mei 2025
in HEADLINE, NASIONAL
Menag RI dan Ephorus HKBP Sepakat Jaga Lingkungan, Serukan Pelestarian Danau Toba

Menag Nasaruddin Umar saat menerima kunjungan Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan beserta Effendi MS Simbolon di ruangan VVIP, Masjid Istiqlal, Jalan Taman Wijaya Kusuma, Jakarta Pusat, Rabu (28/5/2025). Istimewa

FacebookWhatsappTelegram

JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – Menteri Agama (Menag) RI Nasaruddin Umar dan Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), Pdt. Dr. Victor Tinambunan, menyepakati pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup, khususnya di wilayah Danau Toba, Sumatera Utara.

Kesepakatan ini disampaikan saat kunjungan Ephorus HKBP bersama Tokoh Nasional Dr. Effendi MS Simbolon ke Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (28/5/2025), dan diterima langsung oleh Menag di ruang VVIP.

Baca Juga

Pertandingkan 4 Cabor, Pendaftaran PORWASU 2026 Resmi Dibuka! 

Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Dilantik, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan

Pemerintah Resmi Blokir Wikimedia Commons, Terungkap Alasannya!   

“Saya sangat bersyukur mendapat kunjungan dari Pimpinan HKBP dan tokoh nasional. Kami sevisi: menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah. Kesehatan lingkungan memengaruhi kesehatan fisik, rohani, dan pikiran manusia,” ujar Menag dalam pertemuan tersebut.

Menurutnya, kerusakan lingkungan berdampak lebih besar daripada perang. Ia mencontohkan, meski konflik di Timur Tengah dan Rusia menelan 60 ribu korban jiwa, perubahan iklim menyebabkan kematian lebih dari 1 juta orang per tahun di seluruh dunia.

“Jadi, kematian akibat kerusakan lingkungan jauh lebih besar. Maka kita harus hindari dua hal: perang dan perusakan lingkungan,” tegasnya.

HKBP Serukan Penutupan PT Toba Pulp Lestari dan Aquafarm

 

Dalam kesempatan yang sama, Ephorus HKBP, Pdt. Victor Tinambunan, menyampaikan keprihatinan atas krisis ekologis yang melanda kawasan Danau Toba. Ia menyerukan agar pemerintah segera menutup operasional PT Toba Pulp Lestari (TPL) dan Aquafarm di Kabupaten Toba.

“Seruan ini bukan tanpa dasar. Keberadaan perusahaan-perusahaan ini telah memicu bencana ekologis dan sosial, termasuk banjir bandang di Parapat yang sebelumnya tidak pernah terjadi,” ungkap Victor.

Menurutnya, Sumatera Utara, khususnya Tapanuli Raya, berada dalam kondisi lingkungan yang memprihatinkan. Ia menekankan bahwa pelestarian lingkungan adalah tanggung jawab iman dan moral.

“Seperti dikatakan Menag, menjaga lingkungan adalah kewajiban agama. Maka kami mendorong seluruh jemaat HKBP dan gereja-gereja lainnya untuk merawat ciptaan Tuhan,” ujarnya.

Victor juga menyebut bahwa perubahan iklim kini menempati peringkat pertama dari 10 ancaman global terbesar. “Jika tidak ada tindakan nyata, maka kita bisa menghadapi ‘kiamat prematur’, bukan karena kehendak Tuhan, tapi karena kerakusan manusia,” tambahnya.

Arah Gerakan Lingkungan HKBP

HKBP telah menggelar doa bersama ribuan warga sebanyak empat kali untuk memperjuangkan kelestarian alam. Doa terakhir digelar pada 7 Mei 2025, sekaligus menjadi momen penegasan seruan penutupan PT TPL.

“Kami tidak menginginkan konflik antara masyarakat dan perusahaan. Kami mendoakan agar 13 ribu pekerja TPL mendapatkan solusi terbaik. Namun kita juga harus memikirkan dampaknya bagi 3,4 juta penduduk sekitar Danau Toba,” jelasnya.

Victor menegaskan, kerusakan lingkungan di Tanah Batak dapat berdampak global. “Kerusakan ini bukan hanya merugikan masyarakat lokal, tapi bisa memengaruhi keseimbangan ekosistem dunia. Karena itu, mari kita pikirkan generasi yang akan datang,” pungkasnya. (RED)

Post Views: 100
Tags: AquafarmDr Effendi MS SimbolonEphorus HKBPJaga LingkunganMenagNasaruddin UmarPdt Dr Victor TinambunanTokoh NasionalTPL
ShareSendShare
redaksi3

redaksi3

Baca Juga

Pertandingkan 4 Cabor, Pendaftaran PORWASU 2026 Resmi Dibuka! 
HEADLINE

Pertandingkan 4 Cabor, Pendaftaran PORWASU 2026 Resmi Dibuka! 

26 Maret 2026
Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Dilantik, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan
NASIONAL

Tujuh Anggota Dewan Komisioner OJK Resmi Dilantik, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan

26 Maret 2026
Pemerintah Resmi Blokir Wikimedia Commons, Terungkap Alasannya!    
HEADLINE

Pemerintah Resmi Blokir Wikimedia Commons, Terungkap Alasannya!   

26 Maret 2026
Terjual 1 Juta Unit, Lagu Jennie BLACKPINK ‘Like JENNIE’ Raih Platinum 
HEADLINE

Terjual 1 Juta Unit, Lagu Jennie BLACKPINK ‘Like JENNIE’ Raih Platinum 

26 Maret 2026
Trump Akhirnya Tawarkan Gencatan Senjata, Begini Reaksi Tegas Iran!
HEADLINE

Trump Akhirnya Tawarkan Gencatan Senjata, Begini Reaksi Tegas Iran!

26 Maret 2026
OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan Tetap Solid
EKONOMI

OJK Pastikan Fundamental Industri Perbankan Tetap Solid

25 Maret 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In