• Latest
  • Trending
  • All
Sejak Maret 2026, Israel Tewaskan 200 Anak di Lebanon

Sejak Maret 2026, Israel Tewaskan 200 Anak di Lebanon

15 Mei 2026
Aksi Unjuk Rasa di PT Medan, Massa Tuntut Pemeriksaan Ulang Kasus David Chandra

Aksi Unjuk Rasa di PT Medan, Massa Tuntut Pemeriksaan Ulang Kasus David Chandra

9 Juli 2026
Plt. Bupati Langkat Dorong UMKM Tembus Ritel Modern Hingga Pasar Internasional

Plt. Bupati Langkat Dorong UMKM Tembus Ritel Modern Hingga Pasar Internasional

8 Juli 2026
Plt. Bupati Langkat Perjuangkan Percepatan Bantuan Korban Banjir

Plt. Bupati Langkat Perjuangkan Percepatan Bantuan Korban Banjir

8 Juli 2026
PWI Pusat Berduka, Wartawan Senior H.Diapari Sibatangkayu Wafat

PWI Pusat Berduka, Wartawan Senior H.Diapari Sibatangkayu Wafat

8 Juli 2026
Buka Jambore Daerah XI Sumut 2026, Wagub Surya Ajak Pramuka Jadi Teladan dan Generasi Pembawa Solusi

Buka Jambore Daerah XI Sumut 2026, Wagub Surya Ajak Pramuka Jadi Teladan dan Generasi Pembawa Solusi

8 Juli 2026
Koperasi Jasa Keluarga Pers Indonesia Menyatukan Asa, Menguatkan Solidaritas, Membangun Kesejahteraan

Koperasi Jasa Keluarga Pers Indonesia Menyatukan Asa, Menguatkan Solidaritas, Membangun Kesejahteraan

8 Juli 2026
Festival Sastra Museum Dorong Gen Z Jadikan Museum Ruang Kreatif dan Inspirasi Masa Depan

Festival Sastra Museum Dorong Gen Z Jadikan Museum Ruang Kreatif dan Inspirasi Masa Depan

8 Juli 2026
Polsek Tigabinanga Edukasi Warga Desa Perbesi, Perkuat Pencegahan Bahaya Narkoba dari Lingkungan Keluarga

Polsek Tigabinanga Edukasi Warga Desa Perbesi, Perkuat Pencegahan Bahaya Narkoba dari Lingkungan Keluarga

8 Juli 2026
Polres Karo Selidiki Isu Viral Dugaan Keterlibatan Personel dengan Bandar Narkoba, Sipropam Lakukan Pemeriksaan

Polres Karo Selidiki Isu Viral Dugaan Keterlibatan Personel dengan Bandar Narkoba, Sipropam Lakukan Pemeriksaan

8 Juli 2026
Pastikan Pelayanan Optimal, Pangdam I/BB Kunjungi RS Putri Hijau

Pastikan Pelayanan Optimal, Pangdam I/BB Kunjungi RS Putri Hijau

8 Juli 2026
Ditahan Sejak 2024 dan Kondisi Kritis, Badan HAM PBB Desak Israel Bebaskan Dokter Hussam Abu Safia

Ditahan Sejak 2024 dan Kondisi Kritis, Badan HAM PBB Desak Israel Bebaskan Dokter Hussam Abu Safia

8 Juli 2026
Jeda Sehari, Intip Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2026!

Jeda Sehari, Intip Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2026!

8 Juli 2026
Kamis, Juli 9, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Sejak Maret 2026, Israel Tewaskan 200 Anak di Lebanon

by Yunsigar
15 Mei 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Sejak Maret 2026, Israel Tewaskan 200 Anak di Lebanon

Duka keluarga korban serangan brutal Israel kepada warga sipil di Lebanon, selain orang dewasa anak-anak banyak menjadi korban kebiadaban Israel. (Foto: Anadolu/via gaza media)

FacebookWhatsappTelegram

BEIRUT (HARIANSTAR.COM) – Badan Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) mengungkapkan sedikitnya 200 anak tewas di Lebanon akibat serangan Israel yang terus berlangsung sejak 2 Maret 2026.

Selain korban jiwa, ratusan anak lainnya mengalami luka-luka dan trauma psikologis akibat eskalasi konflik yang belum mereda meski gencatan senjata telah diumumkan.

Baca Juga

Ditahan Sejak 2024 dan Kondisi Kritis, Badan HAM PBB Desak Israel Bebaskan Dokter Hussam Abu Safia

Jeda Sehari, Intip Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2026!

Comeback Dramatis Argentina Singkirkan Mesir dari Perhelatan Piala Dunia 2026

Dalam pernyataannya, UNICEF menyebut anak-anak di Lebanon masih berada di garis depan kekerasan, pengungsian, dan paparan peristiwa traumatis setiap hari. Organisasi tersebut menilai situasi kemanusiaan bagi anak-anak semakin memburuk di tengah serangan yang terus terjadi di berbagai wilayah Lebanon.

“Anak-anak di Lebanon terus menjadi pihak yang paling terdampak oleh kekerasan yang berlangsung, pengungsian, dan pengalaman traumatis,” demikian pernyataan UNICEF dikutip dari middleeastmonitor.com, Jumat (15/5/2026).

UNICEF melaporkan bahwa dalam sepekan terakhir saja, sedikitnya 59 anak tewas atau terluka meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak 17 April 2026. Data Kementerian Kesehatan Lebanon menunjukkan sebanyak 23 anak meninggal dunia dan 93 lainnya terluka sejak kesepakatan gencatan senjata diberlakukan.

Secara keseluruhan, jumlah korban anak sejak konflik kembali memanas pada awal Maret mencapai 200 anak meninggal dan 806 lainnya terluka. UNICEF menyebut angka tersebut setara dengan hampir 14 anak menjadi korban setiap hari.

Direktur Regional UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, Edouard Beigbeder, mengatakan anak-anak seharusnya dapat kembali bersekolah dan menjalani kehidupan normal, bukan hidup dalam ancaman serangan bersenjata.

“Anak-anak terbunuh dan terluka ketika seharusnya mereka kembali ke ruang kelas, bermain bersama teman-teman, dan pulih dari berbulan-bulan ketakutan,” ujar Beigbeder dikutip dari gaza media.

UNICEF juga memperingatkan dampak psikologis yang dialami anak-anak Lebanon semakin mengkhawatirkan. Lebih dari 770 ribu anak dilaporkan mengalami tekanan mental serius akibat paparan kekerasan berulang, pengungsian, serta kehilangan anggota keluarga dan tempat tinggal. Gejala yang muncul meliputi rasa takut berkepanjangan, kecemasan, mimpi buruk, insomnia, hingga keputusasaan.

Sementara itu, serangan udara Israel dilaporkan terus berlangsung di sejumlah wilayah Lebanon selatan dan tengah menjelang pembicaraan yang dimediasi Amerika Serikat antara Lebanon dan Israel di Washington. Menurut laporan Reuters, lebih dari 2.800 orang telah tewas di Lebanon sejak konflik kembali meningkat pada Maret lalu dan lebih dari 1,2 juta warga terpaksa mengungsi.

Komunitas internasional dan lembaga kemanusiaan kini terus mendesak penghentian kekerasan serta perlindungan terhadap warga sipil, terutama anak-anak, yang menjadi kelompok paling rentan dalam konflik berkepanjangan di kawasan tersebut.

 

Post Views: 539
Tags: 200 AnakIsraelLebanonSejak Maret 2026Tewaskan
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Ditahan Sejak 2024 dan Kondisi Kritis, Badan HAM PBB Desak Israel Bebaskan Dokter Hussam Abu Safia
HEADLINE

Ditahan Sejak 2024 dan Kondisi Kritis, Badan HAM PBB Desak Israel Bebaskan Dokter Hussam Abu Safia

8 Juli 2026
Jeda Sehari, Intip Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2026!
HEADLINE

Jeda Sehari, Intip Jadwal 8 Besar Piala Dunia 2026!

8 Juli 2026
Comeback Dramatis Argentina Singkirkan Mesir dari Perhelatan Piala Dunia 2026
HEADLINE

Comeback Dramatis Argentina Singkirkan Mesir dari Perhelatan Piala Dunia 2026

8 Juli 2026
55 Lempengan Besi Putih yang Diamankan Saat OTT KPK Mulai Menemukan Titik Terang
HEADLINE

55 Lempengan Besi Putih yang Diamankan Saat OTT KPK Mulai Menemukan Titik Terang

7 Juli 2026
Wajah Terduga Maling Motor Wanita Pengemudi Ojol Terekam CCTV
HEADLINE

Wajah Terduga Maling Motor Wanita Pengemudi Ojol Terekam CCTV

7 Juli 2026
Wanita Driver Ojol Disabilitas Ditabrak Angkot, Motornya Dicuri
HEADLINE

Wanita Driver Ojol Disabilitas Ditabrak Angkot, Motornya Dicuri

7 Juli 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In