Truk Isuzu pait B 9383 KXV disopiri warga Kampung, tabrak pengemudi dia ABG pengemudi Vario didepan Warung Bebek-Desa Firdaus. (Foto : biets)
SERGAI (HARIANSTAR.COM) – Jalan umum lintas Sumatera (Jalinsum) sepanjang Simpang Matapao (kecamatan Teluk Mengkudu), hingga depan Polres Serdang Bedagai (Kecamatan Sei Rampah) kerap memakan korban jiwa akibat kecelakaan lalu-lintas.
Umumnya, Truk yang berbadan besar (kecil) yang tak mau masuk ke jalan Tol dengan dalih uang jalan tak cukup, sering beradu cepat jika menuju dari Medan – Tebingtinggi. Kalau kenderaan kecil, bila berpapasan dengan truk truk yang ngebut ini, tidak dianggapnya ada hingga banyak yang jatuh ke beram jalan.
Bahkan, akibat kebrutalan sopir truk “pembalap” Ini, tak jarang ada warga yang usil dengan melempar kaca truk dengan baru. Padahal, dasarnya akibat ulahnya sendiri, apalagi jalanan tersebut jarang di patroli personel lalulintas disebahkan jarangnya rumah warga.
Kembali akibat ulah sopir truk yang ngebut, dua warga Desa Matapao kecamatan Teluk Mengkudu – Sergai meninggal dunia, akibat diseruduk truk yang sopirnya warga Lampung. Lokasi kejadian di KM 54 – 55 Dusun I Warung Bebek Desa Firdaus, kecamatan Sei Rampah, Sabtu (2/9/2023) pukul 14.30 WIB.
Kasat Lantas Polres Sergai, AKP Andita Sitepu ketika dikonfirmasi melalui whatsApp, Minggu (3/9/2023) membenarkan kejadian ini.
“Pengemudi roda dua Honda Vario BK 2033 XBB, Muhammad Rangga Maulana (16) status pelajar warga Dusun IV Bogak Matapao,Desa Matapao kecamatan Teluk Mengkudu – Sergai. Berboncengan dengan teman sekampungnya/tetangganya, Raditia Ramadani (15) status pelajar warga yang sama, saat itu datang dari arah Kota Sei Rampah menuju Matapao. Setibanya di lokasi kejadian, dari arah Medan – Tebing tinggi muncul Truk barang Isuzu Model Light Truck Box Warna Putih plat B-9383-KXV yg dikemudikan oleh Hengki Pratama Putra (30) warga Dusun VII Desa Kertosari RT / RW, 004 / 00,Kecamatan Tanjung Sari Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung dengan kencang. Saat itu Truk Isuzu mencoba mendahului kenderaan didepannya, tapi karena ruang tak cukup akhirnya menabrak pengemudi Honda Vario dengan suara benturan keras. Muhammad Rangga Maulana menderita luka robek pada kepala dan lembam pada wajah,berobat di RSUD Sultan Sulaiman, saat ini kondisinya masih kritis. Sedangkan temannya dibonceng, Raditia Ramadani,menderita lebam pada wajah, kening dan Dada dan tulang leher patah dan tewas di TKP”, jelas Kasat Lantas.
Sopir truk Isuzu warga Kampung beserta truknya, serta Honda Vario yang ringsek berat, kini diamankan di Sat Lantas Polres Sergai guna pemeriksaan.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, kalau pengendara Honda Vario Rangga masih saudara sepupu dengan Raditia, yang dikenal dikampung merupakan juragan Tempe. (biets)



























