SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Bupati Samosir Vandiko Gultom diwakili Plh. Sekdakab Waston Simbolon membuka secara resmi Sosialisasi Budidaya Perikanan Berkelanjutan karena adanya Penataan KJA (Keramba Jaring Apung) di Samosir.
Hadir perwakilan unsur Forkopimda diantaranya Pabung Kodim 0210/TU Kapten G. Sebayang, Kasat Intel Polres Samosir AKP. Liber Marpaung, Kasi Pengelolaan Barang Bukti Barang Rampasan Kejari Samosir dan Asisten II Hotraja Sitanggang, Selasa (5/9/2023) di Pangururan.
Kegiatan sosialisasi ini dimulai 5-6 September 2023, dengan peserta para pemilik KJA berjumlah 60 orang.
Plt. Kadis Ketapang dan Pertanian Dr. Tumiur Gultom mengatakan, sosialisasi bertujuan untuk memberikan informasi kepada pemilik KJA mengenai kebijakan pemerintah daerah terkait penataan keramba jaring apung, informasi tingkat konsumsi ikan di Samosir, peranan Kepolisian, TNI dan Kejaksaan, dan adanya perspektif wakil rakyat (legislatif).
Waston Simbolon menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pemilik KJA pada sosialisasi ini. “Kami sangat menghormati profesi yang bapak/ibu geluti saat ini, dan kami apresiasi pemilik KJA benar-benar sudah taat akan aturan yang berlaku,” ujarnya.
Dikatakan, saat ini, Danau Toba ditetapkan pemerintah pusat sebagai destinasi super prioritas yang merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), maka sangat diperlukan kembali penataan KJA di Danau Toba.
“Maka saya harapkan dalam perdiskusian kita nanti, ada saran dan masukan kepada pemerintah dalam memberi solusi penataan KJA di daerah kita,” harap Waston.
Dimana Pemkab Samosir telah melakukan penertiban KJA/KJT sebanyak 491 petak (2021), 917 petak (2022), 357 petak (2023) dan telah dikompensasi sebanyak 468 petak (2021), 933 petak (2022) dan 115 petak (2023). Penertiban ini dilakukan tentunya setelah sebelumnya dilakukan sosialisasi kepada petani KJA oleh unsur Forkopimda, Pemerintah Kecamatan hingga Desa.
Bupati diwakili Plh. Sekdakab yang juga sebagai narasumber menyampaikan paparan terkait kebijakan Pemerintah Daerah dalam Budidaya Perikanan berkelanjutan di Samosir. Dandim 0210/TU yang diwakili oleh Pabung Kapten G. Sebayang menyampaikan paparan terkait Peranan TNI dalam Penataan KJA di Samosir. Sedangkan Ketua DPRD Samosir Sorta E. Siahaan menyampaikan paparan Perspektif Wakil Rakyat Dalam Budidaya Perikanan Berkelanjutan di Samosir. (JB Rumapea)



























