MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Baitulmaal Muamalat (BMM) Regional Office Sumatera Utara kembali mengambil bagian dalam membantu masyarakat terdampak bencana melalui aksi berbagi makanan sehat.
Langkah tersebut dilakukan sebagai pelengkap dari berbagai bantuan yang sebelumnya telah disalurkan pemerintah maupun sejumlah pihak, mulai dari kebutuhan sembako hingga dukungan prasarana bagi warga yang terdampak.
Kali ini, BMM RO Sumatera Utara menghadirkan bantuan dalam bentuk makanan tambahan bergizi yang diberikan kepada *350 warga* di wilayah terdampak. Bantuan tersebut berupa
*bubur kacang hijau, telur rebus, jagung rebus, dan susu kambing* yang dibagikan kepada masyarakat sebagai upaya memenuhi kebutuhan pangan tambahan di tengah kondisi pascabencana.
Pimpinan Baitulmaal Muamalat RO Sumatera Utara, Budi Syahputra, mengatakan aksi tersebut sengaja dilakukan sebagai bentuk kepedulian sekaligus melengkapi bantuan yang telah diberikan berbagai pihak kepada masyarakat.
“Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian BMM kepada masyarakat yang terdampak. Sebelumnya sudah banyak pihak yang membantu dari sisi sembako maupun prasarana. Karena itu, kami mencoba melengkapi bantuan tersebut melalui makanan tambahan yang sehat dan bergizi bagi warga,” ujar Budi.
Menurut Budi, bantuan makanan dipilih karena kebutuhan pangan menjadi salah satu hal yang tetap harus diperhatikan setelah masyarakat menerima bantuan utama berupa sembako.
“Kami ingin bantuan yang diberikan tidak hanya berupa kebutuhan pokok, tetapi juga ada makanan tambahan yang bisa langsung dikonsumsi masyarakat. Kudapan yang kami berikan terdiri dari bubur kacang hijau, telur rebus, jagung rebus, dan susu kambing. Ini memang sederhana, tetapi mudah-mudahan bisa memberikan manfaat bagi warga,” katanya.
Budi menjelaskan, aksi berbagi makanan sehat tersebut direncanakan berlangsung selama *dua hari*. Pelaksanaan secara bertahap dilakukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan sekaligus memastikan distribusi berjalan dengan baik.
“Untuk aksi berbagi makanan sehat ini kami rencanakan selama dua hari, di kelurahan Sukamaju dan Titi Kuning” ujarnya.
Tak berhenti pada pemberian makanan tambahan, BMM RO Sumatera Utara juga menyiapkan aksi lanjutan berupa *layanan kesehatan*.
Budi mengatakan, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BMM untuk memberikan bantuan yang lebih menyeluruh, mengingat kondisi masyarakat pascabencana tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pangan, tetapi juga kesehatan.
“Setelah kegiatan pemberian makanan tambahan ini, kami juga merencanakan aksi kesehatan dengan menggandeng pihak terkait. Nantinya masyarakat akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, dan makanan tambahan. Jadi bantuan yang kami lakukan tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan pangan saja, tetapi juga memperhatikan kondisi kesehatan warga,” tuturnya.
Selain kudapan sehat, tim BMM juga memberikan kelambu, tikar serta selimut untuk korban yang cukup berdampak parah.
Sumarni, salah satu korban yang rumahnya terdampak parah mengatakan sangat bersyukur terhadap bantuan yang diberikan.
“Terimakasih buat sahabat BMM, Alhamdulillah karena bantuan yang diberikan saya bisa tidur dengan alas dan tidak kedinginan lagi, selain saya bisa selamat dari reruntuhan kemarin, saya juga bersyukur terhadap kepedulian teman-teman ke korban yang terdampak puting beliung tempo hari,” ujarnya.
Melalui rangkaian aksi tersebut, BMM RO Sumatera Utara berharap kolaborasi antara lembaga sosial, pemerintah, relawan, dan berbagai pihak dapat terus diperkuat. Bantuan yang diberikan secara bertahap diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, tetapi juga mendukung proses pemulihan warga terdampak hingga kembali menjalani kehidupan secara normal.



















