MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Menyambut bulan kemerdekaan Indonesia, The Reiz Suites ARTOTEL Curated Medan menghadirkan Threads of Heritage, sebuah kegiatan yang mengajak masyarakat mengenal lebih dekat kekayaan budaya Sumatera Utara melalui seni tenun.
Kegiatan tersebut digelar pada 14 Agustus 2026, pukul 11.00–17.00 WIB, di lobi The Reiz Suites Medan. Acara ini menghadirkan demonstrasi menenun ulos secara langsung oleh penenun yang mengerjakan karya-karya desainer tenun Sumatera Utara, Torang Sitorus, yang juga dikenal dengan nama Bagas Nitorang.
Melalui kegiatan tersebut, pengunjung tidak hanya dapat melihat hasil akhir sebuah karya tenun, tetapi juga menyaksikan secara langsung proses panjang di balik terciptanya sebuah karya.
Tidak hanya menghadirkan demonstrasi menenun, Threads of Heritage juga menampilkan berbagai koleksi songket karya Torang Sitorus. Setiap motif memiliki cerita dan makna yang berbeda.
Koleksi tersebut juga dipamerkan selama satu minggu di lobi The Reiz Suites Medan. Dengan demikian, tamu hotel maupun masyarakat yang berkunjung tetap memiliki kesempatan untuk melihat lebih dekat karya tenun yang merepresentasikan kekayaan budaya Sumatera Utara.
Pemilihan tenun sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan bukan tanpa alasan. Bagi The Reiz Suites, kemerdekaan bukan hanya tentang mengenang sejarah, tetapi juga bagaimana generasi saat ini dapat merayakan, menjaga, dan memperkenalkan warisan budaya Indonesia kepada lebih banyak orang.
Melalui Threads of Heritage, budaya Sumatera Utara diangkat sebagai bagian dari semangat tersebut sekaligus memberikan ruang bagi karya anak bangsa untuk mendapatkan apresiasi yang lebih luas.
General Manager The Reiz Suites ARTOTEL Curated Medan, Ahmad Andi, mengatakan kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai sebuah perayaan, tetapi juga sebagai momentum untuk menghargai identitas dan warisan budaya.
“Kemerdekaan bagi kami bukan hanya tentang sebuah perayaan, tetapi juga tentang bagaimana kita menghargai apa yang menjadi identitas kita. Melalui Threads of Heritage, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih dekat dan autentik bagi para tamu untuk mengenal proses, cerita, dan makna di balik tenun Sumatera Utara,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pengingat bahwa warisan budaya akan terus hidup apabila masyarakat mau mengenal, mengapresiasi, dan meneruskannya kepada generasi berikutnya.
“Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi pengingat bahwa warisan budaya akan terus hidup ketika kita mau mengenalnya, mengapresiasinya, dan meneruskannya kepada generasi berikutnya,” tambahnya.
Melalui Threads of Heritage, The Reiz Suites ARTOTEL Curated Medan berharap dapat terus menjadi ruang yang mempertemukan sektor perhotelan dengan kreativitas dan budaya lokal.
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan koleksi Threads of Heritage dapat diperoleh melalui kanal komunikasi resmi The Reiz Suites ARTOTEL Curated Medan.




















