KARO (HARIANSTAR.COM) – Markas Cabang (Macab) Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Karo kembali menggelar Karo Merdeka Festival (KMF) Session 2 di Stadion Samura Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Festival marching band yang berlangsung selama tiga hari, 28–30 Agustus 2026, tersebut diikuti peserta dari tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat dari sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Karo, Kota Medan, Langkat, Tanjungbalai, Simalungun, dan Pematangsiantar.
Sebanyak 20 tim ambil bagian dalam ajang tersebut. Para peserta menampilkan kreativitas dan keterampilan dalam seni musik baris-berbaris, sekaligus berkompetisi memperebutkan gelar terbaik dalam sejumlah kategori.
Rangkaian kegiatan diawali pada Jumat (28/8/2026) dengan pembukaan dan Marching Show Prelims. Selanjutnya, Sabtu (29/8/2026), digelar Street Parade Night KMF 2026 serta Drum Battle babak penyisihan dan final.
Pada Minggu (30/8/2026), rangkaian kompetisi dilanjutkan dengan Final Drum Battle, Final Pianika Battle, Final Brass Battle, serta pengumuman para pemenang.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat dan kreativitas, sekaligus membangun semangat sportivitas di kalangan pelajar dan masyarakat pencinta marching band dan kirab.
Festival ini juga digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Kamada LMP Sumatera Utara, Rukun Sembiring, S.E. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada Ketua Macab LMP Kabupaten Karo serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Karo Merdeka Festival Session 2.
Menurutnya, kegiatan marching band merupakan kegiatan positif yang dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kreativitas, khususnya di bidang seni musik dan baris-berbaris.
“Kegiatan seperti ini sangat positif untuk menyalurkan bakat anak-anak kita di bidang seni musik dan baris-berbaris. Selain itu, kegiatan ini juga dapat memupuk jiwa kebangsaan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Pertama, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah berpartisipasi dalam lomba marching band ini, mulai dari panitia, sekolah, guru, pelatih, hingga seluruh keluarga dan masyarakat yang hadir pada kesempatan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Macab LMP Kabupaten Karo, Gembira Ginting, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi tersebut.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang telah hadir di tempat ini. Bertandinglah dengan jujur, disiplin, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Kemenangan sejati bukan hanya tentang piala, melainkan tentang bagaimana kita menghormati proses, aturan main, dan menghargai satu sama lain di dalam arena,” katanya.
Gembira juga menyampaikan terima kasih kepada dewan juri yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga untuk menilai penampilan para peserta.
“Kami menegaskan bahwa dewan juri bekerja secara profesional dan independen, tanpa intervensi, serta melakukan penilaian berdasarkan indikator objektif yang telah disepakati bersama,” ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta dan pihak terkait dapat menerima hasil kompetisi dengan lapang dada dan menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk berkembang lebih baik pada masa mendatang.
“Kompetisi ini bukan akhir, melainkan wadah belajar bersama,” katanya.
Ia pun mengucapkan terima kasih atas partisipasi, dukungan, dan kerja sama seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Kamada LMP Sumatera Utara, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo yang mewakili Bupati Karo, perwakilan Danyon 125/Simbisa, perwakilan Polres Karo, Ketua LMP Deli Serdang, Ketua LMP Langkat, Ketua LMP Dairi, Srikandi LMP Sumatera Utara, serta tamu undangan lainnya. (TK-1)




















