• Latest
  • Trending
  • All
Diduga Lakukan Malapraktek, RS di Medan Dilaporkan ke Polda Sumut

Diduga Lakukan Malapraktek, RS di Medan Dilaporkan ke Polda Sumut

2 Juli 2024
SATSPAM Indosat Diangkat Jadi Studi Kasus London Business School

SATSPAM Indosat Diangkat Jadi Studi Kasus London Business School

10 Juni 2026
SheHacks 2026 Dorong Perempuan UMKM Naik Kelas Lewat Pemanfaatan AI

SheHacks 2026 Dorong Perempuan UMKM Naik Kelas Lewat Pemanfaatan AI

10 Juni 2026
Pengunjung Mengeluh, Pengutipan Retribusi Wisata Air Panas Doulu Tetap Bebas Beroperasi

Pengunjung Mengeluh, Pengutipan Retribusi Wisata Air Panas Doulu Tetap Bebas Beroperasi

10 Juni 2026
Sinergi Pemkab Karo dan BPS: Pelatihan SE2026 Resmi Dimulai di Berastagi

FJPI Sumut Jajaki Kolaborasi Strategis dengan Konsulat Jenderal Jepang di Medan

10 Juni 2026
Sinergi Pemkab Karo dan BPS: Pelatihan SE2026 Resmi Dimulai di Berastagi

Sinergi Pemkab Karo dan BPS: Pelatihan SE2026 Resmi Dimulai di Berastagi

10 Juni 2026
Ancam Sopir Truk di Tol Belmera Dua Pelaku Curas Dibekuk Polres Pelabuhan Belawan

Ancam Sopir Truk di Tol Belmera Dua Pelaku Curas Dibekuk Polres Pelabuhan Belawan

10 Juni 2026
Polda Sumut Tangkap 8 Begal Marelan, Ini Modus dan Peran Tersangka

Polda Sumut Tangkap 8 Begal Marelan, Ini Modus dan Peran Tersangka

10 Juni 2026
BNN Sumut Ringkus Pasutri Pengedar Sabu

BNN Sumut Ringkus Pasutri Pengedar Sabu

10 Juni 2026
Kepala Desa Bersertifikat Basarnas Bakal Dapat Insentif, Bobby Nasution Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Sumut

Kepala Desa Bersertifikat Basarnas Bakal Dapat Insentif, Bobby Nasution Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Sumut

9 Juni 2026
Di Hadapan Pasis Sesko TNI, Gubernur Bobby Tekankan Pentingnya Mitigasi Ancaman Megathrust

Di Hadapan Pasis Sesko TNI, Gubernur Bobby Tekankan Pentingnya Mitigasi Ancaman Megathrust

9 Juni 2026
Bapenda Kota Medan Studi Tiru ke Denpasar, Pelajari Strategi Optimalisasi PAD Berbasis Digital

Bapenda Kota Medan Studi Tiru ke Denpasar, Pelajari Strategi Optimalisasi PAD Berbasis Digital

9 Juni 2026
Penabrak Istri Hanya Dituntut 1 Tahun Penjara, Korban Sebut Tuntut JPU Kejari Madina Tidak Berprikemanusiaan

Penabrak Istri Hanya Dituntut 1 Tahun Penjara, Korban Sebut Tuntut JPU Kejari Madina Tidak Berprikemanusiaan

9 Juni 2026
Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HUKRIM

Diduga Lakukan Malapraktek, RS di Medan Dilaporkan ke Polda Sumut

by Yunsigar
2 Juli 2024
in HUKRIM
Diduga Lakukan Malapraktek, RS di Medan Dilaporkan ke Polda Sumut

Tim kuasa hukum korban memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolda Sumut, Selasa (2/7/2024).

FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Pihak rumah sakit MS Medan dilaporkan ke Mapolda Sumut, Selasa (2/7/2024).

Masalahnya, diduga melakukan malapraktek terhadap seorang anak yang masih berusia 2 tahun.

Baca Juga

Polsek Medan Tembung: Penyidikan Kasus Pengerusakan Tanaman Pisang Sesuai Prosedur!

URC Jatanras Polda Sumut Gerebek Markas Begal di Marelan, 3 Ditembak 

Operasi Antik Toba 2026, Polresta Deli Serdang Ungkap 65 Kasus Narkotika 

Korban mendadak sakit dan meninggal dunia setelah menjalani operasi bibir sumbing di RS tersebut beberapa waktu lalu.

Tim kuasa hukum keluarga korban, Adamsyah mengaku, kedatangannya ke Mapolda Sumut bersama ibu korban, Rika Lidiawati untuk membuat laporan ke Polda Sumut.

“Kita hadir ke Polda Sumut hari ini meminta pertanggungjawaban Rumah Sakit MS, maupun dokter dalam penanganan anak klien kita yang meninggal dunia akibat suntikan anastesi,” kata Adamsyah di Mapolda Sumut, Selasa (2/7/2024) sore.

Ditegaskan Adamsyah, hingga saat ini pihaknya keluarga dari korban belum ada menerima ringkasan kegiatan pelayanan medis yang diberikan oleh dokter terhadap korban.

“Jadi, sejauh ini dari tanggal 28 sampai sekarang resume belum dikeluarkan,” tegasnya.

Diungkapkannya, bidang Humas RS sempat bertemu dengan tim kuasa hukum dan keluarga korban. Namun tidak ada kapastian yang jelas untuk memberikan resume dari pihak rumah sakit ke keluarga korban.

“Humas ini merangkap sebagai pengacara rumah sakit (MS-red). Terakhir komunikasi juga tidak ada lagi. Kita melaporkan Rumah Sakit MS dan juga tenaga medisnya,” ungkap Adamsyah.

Diceritakan Adamsyah, kejadian pilu yang menimpa keluarga kliennya itu terjadi pada 27 Juni 2024 lalu.

Kala itu, korban menjalani operasi sumbing yang kedua kali, karena sebelumnya melakukan operasi bedah di sumbing berhasil. Anehnya untuk bedah yang kedua, itu belum terjadi, namun tiba-tiba korban mendadak alami sakit dan meninggal dunia

“Tanggal 27 Juni sore, mereka masuk dan menginap. Dokter menyarankan di pagi hari sampai menjelang jam 13.00 WIB disarankan untuk berpuasa. Saran dokter, di pukul 1 sudah ada tindakan yang mereka lakukan,” cerita Adamsyah menggambarkan peristiwa itu.

“Namun, sebelum ada tindakan, dokter tersebut secara lisan menyatakan bahwa anak kita (korban-red) ada kelainan di tubuhnya yang katanya penyakit jantung,” sesalnya.

Sementara, lanjutnya, anak kliennya menderita bibir sumbing. Kemudian menjelang masuk ke ruang ICU, pernyataan dokter berubah lagi dan menyatakan ada kelainan paru-paru.

“Jadi setelah adanya pernyataan, maka masuk ke dalam ruangan disuntik di ruangan penyuntikan bius. Di situ terjadi kejanggalannya, anak ini mengalami kulitnya membiru dan langsung dibawa ke ruang ICU. Dokter menyatakan ada alergi bius. Itu yang menjadi kejanggalan bagi kita,” paparnya.

Selanjutnya, pada pukul 18.00 WIB korban dinyatakan meninggal dunia. Adamsyah menduga adanya malapraktek di sana. Dia juga mempertanyakan kenapa, proses keterangan dari dokter dari tanggal 27 ada tiga perbedaan pendapat yang dijelaskan.

“Dari mulai penyakit jantung, paru-paru dan alergi. Sementara dari operasi pertama dia itu bibir sumbing kenapa bisa terjadi seperti itu kita tanya. Kedua, kita sudah ketemu dengan pihak manajemen rumah sakit agar dokter ini dipertemukan dengan kita namun kesannya humasnya mengelak pertemuan ini dan selalu mengulur waktu,” imbuhnya lagi. (Red)

Post Views: 216
Tags: DidugaDilaporkanLakukan MalapraktekPolda SumutRS Medan
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Polsek Medan Tembung: Penyidikan Kasus Pengerusakan Tanaman Pisang Sesuai Prosedur!
HUKRIM

Polsek Medan Tembung: Penyidikan Kasus Pengerusakan Tanaman Pisang Sesuai Prosedur!

9 Juni 2026
URC Jatanras Polda Sumut Gerebek Markas Begal di Marelan, 3 Ditembak 
HUKRIM

URC Jatanras Polda Sumut Gerebek Markas Begal di Marelan, 3 Ditembak 

8 Juni 2026
Operasi Antik Toba 2026, Polresta Deli Serdang Ungkap 65 Kasus Narkotika 
HUKRIM

Operasi Antik Toba 2026, Polresta Deli Serdang Ungkap 65 Kasus Narkotika 

4 Juni 2026
Langgar Aturan Pajak dan Diduga Tempat Edarkan Narkoba, Pemko Medan Segel Phantom KTV!
HEADLINE

Langgar Aturan Pajak dan Diduga Tempat Edarkan Narkoba, Pemko Medan Segel Phantom KTV!

4 Juni 2026
URC MIT Jatanras Polda Sumut Tangkap 5 Sindikat Curanmor 
HUKRIM

URC MIT Jatanras Polda Sumut Tangkap 5 Sindikat Curanmor 

29 Mei 2026
Polda Sumut Razia THM High Pass Medan, 4 Pengunjung Positif Narkotika
HUKRIM

Polda Sumut Razia THM High Pass Medan, 4 Pengunjung Positif Narkotika

25 Mei 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In