• Latest
  • Trending
  • All
SATSPAM Indosat Diangkat Jadi Studi Kasus London Business School

SATSPAM Indosat Diangkat Jadi Studi Kasus London Business School

10 Juni 2026
ADVERTISEMENT
Perjuangan Ibu 2 Anak Mencari Keadilan, Dari Polda Sampai Pengadilan Tinggi

Perjuangan Ibu 2 Anak Mencari Keadilan, Dari Polda Sampai Pengadilan Tinggi

15 September 2026
Rutan Kabanjahe dan Kejari Karo Perkuat Sinergitas Antar-APH

Rutan Kabanjahe dan Kejari Karo Perkuat Sinergitas Antar-APH

15 September 2026
Pemko Medan Percepat Sertifikasi 200 Aset, Sinkronisasi Data Pertanahan dengan BPN

Pemko Medan Percepat Sertifikasi 200 Aset, Sinkronisasi Data Pertanahan dengan BPN

15 September 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Borong 40 Penghargaan ENSIA 2026

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Borong 40 Penghargaan ENSIA 2026

15 September 2026
Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

15 September 2026
KUR Fiktif BRI Unit Imam Bonjol Kisaran: Saksi Sebut Dana Digunakan Terdakwa Bambang

KUR Fiktif BRI Unit Imam Bonjol Kisaran: Saksi Sebut Dana Digunakan Terdakwa Bambang

14 September 2026
Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

14 September 2026
Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi

14 September 2026
Polresta Deli Serdang Amankan Agen TPPO Tujuan Myanmar di Bandara Kualanamu

Polresta Deli Serdang Amankan Agen TPPO Tujuan Myanmar di Bandara Kualanamu

14 September 2026
Dugaan Setoran Bandar Sabu, Polres Langkat Lakukan Penelusuran

Dugaan Setoran Bandar Sabu, Polres Langkat Lakukan Penelusuran

14 September 2026
Kasus Dhody Thahir Disorot PERADI Medan: Ingatkan Bahaya Pidanakan Surat Advokat

Kasus Dhody Thahir Disorot PERADI Medan: Ingatkan Bahaya Pidanakan Surat Advokat

14 September 2026
Bersama Mendikdasmen, Rico Waas Tinjau SMPN 16, Mebelair Rusak Diganti Tahun Ini

Bersama Mendikdasmen, Rico Waas Tinjau SMPN 16, Mebelair Rusak Diganti Tahun Ini

14 September 2026
Selasa, September 15, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home TEKNOLOGI

SATSPAM Indosat Diangkat Jadi Studi Kasus London Business School

by Admin
10 Juni 2026
in TEKNOLOGI
SATSPAM Indosat Diangkat Jadi Studi Kasus London Business School
FacebookWhatsappTelegram

JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – SATSPAM, inisiatif perlindungan masyarakat dari scam dan spam berbasis kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) yang dikembangkan Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) bersama Tanla Platforms, mendapat pengakuan internasional setelah diangkat sebagai studi kasus oleh London Business School (LBS), salah satu sekolah bisnis terkemuka di dunia.

Dalam kajiannya, London Business School menyoroti SATSPAM sebagai contoh pemanfaatan teknologi AI untuk membantu melindungi masyarakat dari ancaman penipuan digital yang terus berkembang. Studi tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi antara industri, pemerintah, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem perlindungan digital yang lebih kuat, aman, dan terpercaya.

Baca Juga

YouTube Down, Pengguna Kompak Mengeluh dan Banjiri Media Sosial X

Apple Rilis iOS 27, Simak Jadwal dan Daftar iPhone yang Kebagian!

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Berlayar Lebar

Pengakuan tersebut sekaligus mencerminkan sinergi antara dunia usaha dan pemerintah, termasuk dukungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), dalam menciptakan ekosistem transformasi digital yang kondusif sehingga inovasi seperti SATSPAM dapat berkembang dan memperoleh pengakuan di tingkat global.

Director and Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison sekaligus Chair Global Anti-Scam Alliance (GASA) Indonesia Chapter, Reski Damayanti, mengatakan pengakuan dari London Business School menunjukkan bahwa Indonesia mampu menghadirkan inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus berkontribusi dalam diskusi global mengenai keamanan digital.

“Pengakuan dari London Business School ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya mampu menghadapi tantangan epidemi penipuan digital global, tetapi juga mampu menghadirkan inisiatif yang memberikan dampak nyata. Dari perspektif GASA, SATSPAM merupakan contoh konkret bagaimana kolaborasi antara operator telekomunikasi dan regulator dapat menghasilkan perlindungan yang berdampak sistemik bagi masyarakat,” ujar Reski.

Menurutnya, model kolaborasi tersebut perlu terus diperluas dengan melibatkan penyedia jasa keuangan, platform digital, aparat penegak hukum, dan berbagai pihak terkait lainnya. Pasalnya, penipuan digital merupakan persoalan lintas sektor yang membutuhkan pendekatan kolaboratif untuk penanganannya.

“Kami juga mengapresiasi dukungan penuh dari Komdigi dan OJK yang memungkinkan kolaborasi ini dapat terwujud,” katanya.

Sejak diluncurkan pada Agustus 2025, SATSPAM telah membantu mendeteksi lebih dari dua miliar indikasi scam dan spam di jaringan Indosat. Sistem ini memanfaatkan AI untuk menganalisis berbagai sinyal komunikasi secara real time guna mengenali pola ancaman yang terus berkembang.

Dengan tingkat akurasi deteksi di atas 90 persen, SATSPAM memberikan perlindungan terhadap SMS maupun panggilan suara. Teknologi ini menjadi salah satu implementasi AI berbasis jaringan dalam skala besar untuk perlindungan pelanggan di sektor telekomunikasi.

Berbeda dengan pendekatan konvensional yang mengandalkan daftar blokir statis, SATSPAM dirancang untuk terus mempelajari pola ancaman baru sehingga mampu beradaptasi terhadap berbagai modus penipuan digital yang semakin dinamis.

Keberhasilan SATSPAM juga tidak terlepas dari dukungan regulator dan kolaborasi lintas sektor. Komdigi memberikan landasan yang memungkinkan pengembangan kapabilitas perlindungan berbasis AI dengan tetap mengedepankan kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan data pribadi, dan kepentingan konsumen.

Sinergi tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif, termasuk Indonesia Anti-Scam Center (IASC), forum koordinasi lintas lembaga jasa keuangan yang dikoordinasikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI). Forum ini bertujuan mempercepat penanganan penipuan transaksi keuangan, termasuk pemblokiran rekening dan upaya pemulihan dana korban.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Nezar Patria, menilai pendekatan berbasis AI semakin penting untuk memperkuat perlindungan masyarakat di ruang digital.

“Transformasi digital harus dibangun di atas rasa aman dan kepercayaan publik. Pemanfaatan AI untuk memperkuat perlindungan masyarakat dari scam dan spam merupakan langkah penting dalam menjaga ruang digital Indonesia tetap aman dan terpercaya,” ujarnya.

Menurut Nezar, perkembangan modus penipuan digital yang semakin cepat membuat pendekatan konvensional tidak lagi memadai. Karena itu, pemanfaatan teknologi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari.

“Inisiatif yang telah mulai dikembangkan oleh pelaku industri menunjukkan bahwa perlindungan terhadap masyarakat dari scam digital dapat diperkuat langsung di level jaringan telekomunikasi. Hal ini menjadi dasar bagi kami untuk mendorong seluruh industri telekomunikasi memperkuat sistem keamanannya, termasuk dengan membangun sistem anti-scam untuk melindungi pelanggan dari berbagai percobaan penipuan digital,” katanya.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK sekaligus Dewan Pembina Satgas PASTI, Dicky Kartikoyono, menyambut baik inisiatif yang dilakukan Indosat melalui SATSPAM.

“OJK memandang penguatan perlindungan konsumen keuangan digital perlu dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan operator telekomunikasi, lembaga jasa keuangan, platform digital, regulator, dan aparat penegak hukum. Penipuan digital tidak dapat ditangani oleh satu sektor saja karena modusnya kerap berawal dari kanal komunikasi dan bermuara pada kerugian finansial masyarakat,” ujarnya.

Di tengah meningkatnya kompleksitas ancaman digital, perlindungan masyarakat tidak lagi dapat bergantung pada satu institusi atau sektor saja. Pengalaman SATSPAM menunjukkan bahwa pemanfaatan AI yang didukung kolaborasi lintas sektor dapat menjadi salah satu pendekatan penting untuk memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menciptakan ekosistem digital yang lebih aman, terpercaya, dan berkelanjutan.

Pengakuan dari London Business School semakin menegaskan relevansi pendekatan tersebut, sekaligus menunjukkan bahwa inovasi yang lahir dari Indonesia mampu memberikan kontribusi dalam diskusi global mengenai masa depan keamanan digital. (RED)

Post Views: 390
Tags: IndosatLondon Business SchoolSATSPAMStudi Kasus
ShareSendShare
Admin

Admin

Baca Juga

YouTube Down, Pengguna Kompak Mengeluh dan Banjiri Media Sosial X
HEADLINE

YouTube Down, Pengguna Kompak Mengeluh dan Banjiri Media Sosial X

12 September 2026
Apple Rilis iOS 27, Simak Jadwal dan Daftar iPhone yang Kebagian!
HEADLINE

Apple Rilis iOS 27, Simak Jadwal dan Daftar iPhone yang Kebagian!

12 September 2026
Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Berlayar Lebar
HEADLINE

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Berlayar Lebar

11 September 2026
Awas Diretas, Pengguna Chrome Wajib Restart Browser Sekarang Juga!
HEADLINE

Awas Diretas, Pengguna Chrome Wajib Restart Browser Sekarang Juga!

11 September 2026
Pengguna HP Android Lawas Tak Bisa Pakai WhatsApp Lagi, Segera Cek HP Anda!
HEADLINE

Pengguna HP Android Lawas Tak Bisa Pakai WhatsApp Lagi, Segera Cek HP Anda!

10 September 2026
Terbaru! WhatsApp Sedang Uji Fitur Telepon Tanpa Akun
HEADLINE

Terbaru! WhatsApp Sedang Uji Fitur Telepon Tanpa Akun

8 September 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In