• Latest
  • Trending
  • All
Mehendi hingga Tortor: Perpaduan Adat India dan Batak di Pesta Pernikahan

Mehendi hingga Tortor: Perpaduan Adat India dan Batak di Pesta Pernikahan

4 September 2025
KPPU: Amandemen UU Persaingan Usaha Perlu Menjawab Tantangan Ekonomi Digital

KPPU: Amandemen UU Persaingan Usaha Perlu Menjawab Tantangan Ekonomi Digital

14 Juni 2026
Indonesia Raih Perunggu Piala AFF U-19 2026, Bobby Nasution Apresiasi Semangat Juang Garuda Muda

Indonesia Raih Perunggu Piala AFF U-19 2026, Bobby Nasution Apresiasi Semangat Juang Garuda Muda

13 Juni 2026
Syah Afandin Ajak Investor Korea Selatan Bangun Pelabuhan di Langkat

Syah Afandin Ajak Investor Korea Selatan Bangun Pelabuhan di Langkat

13 Juni 2026
Pemkab Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Langkat

Pemkab Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Langkat

13 Juni 2026
Tak Terima Ditegur ‘Rayap Besi’ Tantang Polisi Duel, Kini Meringkuk di Sel!

Tak Terima Ditegur ‘Rayap Besi’ Tantang Polisi Duel, Kini Meringkuk di Sel!

13 Juni 2026
Satu Rumah Terbakar di P.Sidimpuan

Satu Rumah Terbakar di P.Sidimpuan

13 Juni 2026
Buka Pekan KHAS V 2026, Rico Waas: Ini Bukan Bazar Biasa, Harus Tonjolkan Ikon Khas Kuliner Medan

Buka Pekan KHAS V 2026, Rico Waas: Ini Bukan Bazar Biasa, Harus Tonjolkan Ikon Khas Kuliner Medan

13 Juni 2026
Dewas Perum Bulog Tinjau Kualitas dan  Penyaluran  Bantuan Pangan Sumatra Utara

Dewas Perum Bulog Tinjau Kualitas dan  Penyaluran  Bantuan Pangan Sumatra Utara

13 Juni 2026
Bobby Nasution Lepas Pelari Dunia Trail of The Kings UTMB, Danau Toba Kian Mendunia 

Bobby Nasution Lepas Pelari Dunia Trail of The Kings UTMB, Danau Toba Kian Mendunia 

13 Juni 2026
Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Selatan Gagalkan Peredaran Sabu

Satuan Reserse Narkoba Polres Tapanuli Selatan Gagalkan Peredaran Sabu

12 Juni 2026
Wujudkan Program Prioritas Rico Waas, Dispora Medan Gelar Senam PKJR

Wujudkan Program Prioritas Rico Waas, Dispora Medan Gelar Senam PKJR

12 Juni 2026
Disaksikan Bobby Nasution, Erick Thohir dan Jokowi, Timnas U-19 Gagal Tundukkan Australia

Disaksikan Bobby Nasution, Erick Thohir dan Jokowi, Timnas U-19 Gagal Tundukkan Australia

12 Juni 2026
Minggu, Juni 14, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home NUSANTARA

Mehendi hingga Tortor: Perpaduan Adat India dan Batak di Pesta Pernikahan

Bukti Ragam Warisan Budaya Bisa Hidup Berdampingan di Indonesia

by Admin
4 September 2025
in NUSANTARA
Mehendi hingga Tortor: Perpaduan Adat India dan Batak di Pesta Pernikahan

Ilustrasi Mehndi dan Tortor Simalungun. (Ist)

FacebookWhatsappTelegram

SIMALUNGUN (HARIANSTAR.COM) – India dan Indonesia memiliki hubungan sejarah dan budaya yang mendalam. kedua negara memiliki banyak kesamaan. Perdagangan antara India dan Indonesia sudah terjadi sebelum abad ke-13 mulai dari hasil pertanian berupa rempah-rempah hingga pakaian dan perhiasan.

Dari interaksi ini lahir akulturasi budaya yang masih terasa hingga kini, salah satunya pada komunitas keturunan India yang hidup berdampingan di Sumatera Utara.

Baca Juga

Syah Afandin Ajak Investor Korea Selatan Bangun Pelabuhan di Langkat

Pemkab Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Langkat

Pemkab Karo Buka Pencanangan dan Apel Siaga Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Berastagi

Salah satu yang merasakan langsung warisan tersebut adalah Depiqa Sheila Damanik, wanita kelahiran 1992 berdarah Batak–India. Putri dari almarhum Giman Damanik dan Bibi Aisyah Khan ini memilih untuk menjadikan hari pernikahannya sebagai panggung perpaduan dua identitas besar yang melekat dalam dirinya.

Ibu dan adik Depiqa saat mengenakan pakaian khas India.

Sheila sapaan akrabnya mengisahkan kembali suasana penuh warna dan kehangatan budaya  dalam pesta pernikahannya.

Meski bersanding dengan pria keturunan Jawa, Sheila tidak meninggalkan akar budaya keluarganya. Ia justru menjadikan momen sakral pernikahannya sebagai ruang pertemuan antara adat Batak yang agung dengan tradisi India yang sarat makna.

Pesta pernikahan yang digelar meriah itu menghadirkan rangkaian prosesi adat Batak seperti menortor, disusul beragam tradisi khas India. Di antaranya, Mehndi atau menghias tangan dan kaki pengantin perempuan dengan lukisan indah menggunakan pasta daun pacar.

“Mehndi ini di kampung saya dikenal hena, hampir semua pengantin perempuan di sini berhena, tapi uniknya kalau kami malam berhena ini lebih khusus. Jadi seluruh keluarga perempuan ikut serta dalam prosesi, bahkan ada juga malam luluran pakai kunyit atau dibilang haldi, tapi waktu itu saya gak pakai karena waktu,”  ujar Sheila.

Kemeriahan tidak berhenti di situ. Ada pula permainan tradisi India seperti mencari koin dalam ember berisi air, sebuah simbol untuk keberuntungan pasangan baru.

“Walau nggak semua tradisi bisa dilakukan, karena sudah banyak yang hilang, tapi setidaknya saya ingin ada sentuhan kecil yang mengingatkan pada darah India di keluarga kami,” tambahnya.

Sheila juga tampil menawan dalam balutan lehenga, busana khas pengantin perempuan India yang gemerlap. Sementara sang suami mengenakan sherwani. Namun, ketika prosesi adat Batak dimulai, keduanya berganti dengan busana Simalungun lengkap dengan ulos. Perpaduan pakaian ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para tamu undangan.

“Banyak yang terkesan karena jarang ada pesta pernikahan yang pakai baju India di sini. Mama dan adik juga ikut memakai. Jadi suasananya makin berwarna. Hiburan pun kami buat seimbang, ada musik Batak dengan gondang, tapi juga ada lagu India biar suasananya lebih berkesan,” ujar Sheila.

Pernikahan itu tak hanya menjadi pesta keluarga, melainkan juga perayaan identitas dan kebhinekaan. Tradisi India dan Batak yang menyatu dalam satu peristiwa sakral menunjukkan bahwa warisan budaya bisa hidup berdampingan di Indonesia dengan indah.

“Buat saya, ini cara sederhana untuk menjaga agar anak-anak nanti tetap tahu kalau mereka punya darah India sekaligus Batak. Tradisi ini jangan sampai hilang,” tutup Sheila. (RED)

Post Views: 203
Tags: BatakBudayaIndiaIndonesiaMehndiSimalungun
ShareSendShare
Admin

Admin

Baca Juga

Syah Afandin Ajak Investor Korea Selatan Bangun Pelabuhan di Langkat
NUSANTARA

Syah Afandin Ajak Investor Korea Selatan Bangun Pelabuhan di Langkat

13 Juni 2026
Pemkab Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Langkat
NUSANTARA

Pemkab Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Langkat

13 Juni 2026
Pemkab Karo Buka Pencanangan dan Apel Siaga Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Berastagi
NUSANTARA

Pemkab Karo Buka Pencanangan dan Apel Siaga Pelaksanaan Sensus Ekonomi di Berastagi

12 Juni 2026
Pewarta Polrestabes Medan Sapa Warga Lewat Jumat Barokah
NUSANTARA

Pewarta Polrestabes Medan Sapa Warga Lewat Jumat Barokah

12 Juni 2026
Bupati Karo Audiensi ke Kemenko Pangan, Ajukan Akselerasi Ketahanan Pangan hingga Revitalisasi Pariwisata
NUSANTARA

Bupati Karo Audiensi ke Kemenko Pangan, Ajukan Akselerasi Ketahanan Pangan hingga Revitalisasi Pariwisata

11 Juni 2026
Misteri Saranjana Kota Gaib Modern di Kalimantan, Pernah Terdaftar di Peta Hindia Belanda
NUSANTARA

Misteri Saranjana Kota Gaib Modern di Kalimantan, Pernah Terdaftar di Peta Hindia Belanda

11 Juni 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In