Dua orang diduga pelaku yang membawa sajam berhasil diamankan, dan diserahkan ke Polsek Perbaungan. (Foto : biets)
SERGAI (HARIANSTAR.COM) – Wilayah kecamatan Perbaungan kembali mencekam, hal ini akibat ulah para Genk Motor Gopla yang menyerang lawan-lawannya dengan membawa Samurai dan Clurit.
Padahal, para kawanan Genk motor Gopla ini sudah beberapa kali diamankan di kantor Polisi.
Mungkin, akibat kurang tegasnya sanksi yang diberikan atau disinyalir berperannya orang tua mereka, agar anaknya tak diberi sanksi, akhirnya membuat si anak kembali Berulah.
Kawasan Replika Sultan Serdang yang berada di Desa Melati Kebun/Kelurahan Tualang, Kecamatan Perbaungan kerap menjadi lokasi ajang berkumpulnya para Genk motor, dari berbagai desa di Perbaungan. Sayangnya, pantauan media mobil Patroli Polres Sergai hanya melintas di Jalinsum saja, tapi tidak masuk kedalam areal lapangan dimana para remaja itu berkumpul.
Saat itu pelapor Panji Alan Ramadhan (17) warga Dusun II Desa Jambur Pulau, kecamatan Perbaungan sedang menemani Pamannya Fajar Efi Saputra (48) warga Lingkungan X Tualang dan temannya Anwar Haikal Wan Asmawi (18) warga Lingkungan X Kelurahan Tualang sedang jaga malam di kantor KONi Sergai di komplek area Replika Sultan Serdang Lingkungan II Gang Bersama Kelurahan Tualang, Minggu (10/9/2023) pukul 02.30 WIB dinihari.
Tiba -tiba muncul sekelompok anak Genk motor naik sepeda motor dengan suara knalpot bring, diperkirakan jumlahnya lebih dua puluh orang. Sembari berteriak “serang, serang” konvoi Genk motor itu melemparkan Bom Molotov dan menembakkan Mercon kearah pelapor dan temannya.
Bahkan di antara kawanan pelaku Genk motor tersebut, ada yang mengacungkan Samurai dan Clurit sembari berteriak teriak, sehingga suasana macam perang.
Warga sekitar yang mendengar adanya suara bising dan teriakan para awak Genk motor, segera membantu penjaga malam Kantor KONI Sergai. Berkat bantuan warga akhirnya pelapor dan penjaga malam lainnya, berhasil mengamankan diduga 2 orang Genk motor.
Kedua pelaku yang diketahui bernama MA (17) warga Dusun IV Desa Jernih, dan MFA (18) warga Kampung Tempel Kecamatan Perbaungan, diserahkan ke Polsek Perbaungan dengan barang bukti 1 Sepeda Motor Honda Supra X 125 warna biru dengan nopol BK 5575 XAQ, 1 bilah Celurit dan 3 batang mercon pecahan botol dan Samurai.
Pelapor dan masyarakat Kelurahan Tualang berharap, agar Kapolres Sergai AKBP Oxy Yudha Pratesta untuk lebih memperhatikan situasi Kamtibmas di areal Replika Sultan Serdang ini.
“Kita berharap bukan saja kepada Polsek Perbaungan dan Koramil Perbuangan, tetapi agar lebih tegasnya aparat dari Polres Sergai, hendaknya turun ke lokasi. Karena, mungkin kalau personel aparat hukum dari Perbaungan, para anggota Genk motor ini banyak yang kenal bahkan mungkin ada familinya, jadi tindakan yang diberikan kurang optimal,” ucap seorang warga Lingkungan X Kelurahan Tualang, berusia 67 tahun kepada awak media ini di lokasi, Minggu (10/9/2023) malam.
Kapolsek Perbaungan, AKP Manto Pandangan ketika di konfirmasi melalui saluran selular, tidak menjawab. Bahkan ditunggu tiga jam lebih, juga tak memberi respon.
Alhasil, Kanit Reskrim Polsek Perbaungan, Ipda R. K. Halobo membenarkan kalau tadi malam ada dua remaja yang diamankan di Polsek.
“Sedang dalam penyelidikan dan benar kedua pelaku serta barang bukti di kantor Polsek Perbaungan,” ucapnya. (biets)



























