DELI SERDANG (HARIANSTAR.COM) – Ada dua hal dalam memaknai dalam Idhul Adha 2023.
Hal itu dikatakan Wakil Ketua PD Muhammadiyah Kota Medan Rafdinal S.Sos, M.AP, saat menjadi Khatib Shalat Idul Adha 1444H, di Lapangan Masjid Taqwa PCM Lubuk Pakam, Rabu (28/6/2023).
Pertama, katanya khutbah Idul Adha 2023 yang mengurai makna Ibadah Haji, kemudian yang kedua mengupas kisah pengorbanan dan ketaqwaan Nabi Ibrahim AS.
“Idul adha yang didalamnya dilaksanakan pelaksanaan Ibadah Haji dan Qurban memiliki hikmah dan nilai yang besar bukan hanya bagi ummat Islam atau pribadi yang melaksanakannya tapi juga bagi masyarakat, bahkan bagi bangsa dan negara, khususnya kita bangsa Indonesia,” ujar calon DPD RI ini.
Ibadah haji, jelas Rafdinal yang juga Ketua Bidang Ziswa Dewan Masjid Indonesia Sumut ini, akan menjadikan diri pribadi menjadi pribadi yang memiliki jiwa tauhid yang tinggi, mampu membentuk karakter mulia dan akhlaqul karimah. Ibadah haji akan menjadikan kita sebagai pribadi yang sholeh dalam membentuk masyarkat berakhlak mulia dan taqwa dimata Allah. Sedangkan ibadah qurban dapat membentuk nilai kedermawanan, kepedulian terhadap sesama bahkan mampu membuang nilai dan sifat hewaniah dalam diri kita. Karena itu Pelaksanaan Idul Adha 1444 H ini menjadi strategis sebagai momentum untuk perbaikan kehidupan kemasyarakatan dan kebangsaan kita di masa akan datang.
Dalam rangkaian ibadah haji dan qurban secara Tauhid yang merupakan peningkatan kwalitas iman menjadikan diri sebagai insaniah qalbiyah yaitu ibadah zikir dengan membersihkan hati dari zuhud terhadap dunia yang fana.
“Berakhlaqul karimah dapat dilihat bersihnya hati dan tidak merasa paling baik ibadahnya tapi beribadah dengan zikir dan hati berharap diridhoi Allah SWT,” katanya. (red)



























