• Latest
  • Trending
  • All
RSCM Pastikan Kondisi Dua Korban Keracunan MBG Asal Karo Membaik

RSCM Pastikan Kondisi Dua Korban Keracunan MBG Asal Karo Membaik

17 September 2026
Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Dr Pirngadi Medan Mulai Layani Pemasangan Ring Jantung

Tingkatkan Layanan Kesehatan, RSUD Dr Pirngadi Medan Mulai Layani Pemasangan Ring Jantung

7 November 2026
Wujudkan Lingkungan Bersih dan Asri, Polsek Tigabinanga Laksanakan Green Policing

Wujudkan Lingkungan Bersih dan Asri, Polsek Tigabinanga Laksanakan Green Policing

7 November 2026
Safari Jumat di Medan Marelan, Rico Waas Respons Keluhan Warga

Safari Jumat di Medan Marelan, Rico Waas Respons Keluhan Warga

6 November 2026
RSUD Dr Pirngadi Medan Mulai Layani Kateterisasi Jantung

RSUD Dr Pirngadi Medan Mulai Layani Kateterisasi Jantung

6 November 2026
Ops Patuh Toba 2026, Sat Lantas Polres Padangsidimpuan Edukasi Pelajar SMA Negeri 4

Ops Patuh Toba 2026, Sat Lantas Polres Padangsidimpuan Edukasi Pelajar SMA Negeri 4

6 November 2026
Implementasikan Program 100 H Kinerja Kapolri, Polres Karo Lanjutkan Green Policing di Bukit Gundaling

Implementasikan Program 100 H Kinerja Kapolri, Polres Karo Lanjutkan Green Policing di Bukit Gundaling

6 November 2026
Pemko Medan Dukung Forprovsu I 2026, Siapkan Fasilitas dan Layanan Pendukung

Pemko Medan Dukung Forprovsu I 2026, Siapkan Fasilitas dan Layanan Pendukung

6 November 2026
1,5 Tahun Kasus Penganiayaan Tak Ada Kemajuan, Korban Minta Poldasu Evaluasi Kinerja Satreskrim Polres Madina

1,5 Tahun Kasus Penganiayaan Tak Ada Kemajuan, Korban Minta Poldasu Evaluasi Kinerja Satreskrim Polres Madina

6 November 2026
Tim Libas Polres Binjai Gagalkan Aksi Pencurian Besi Tower, Dua Pria Diamankan

Tim Libas Polres Binjai Gagalkan Aksi Pencurian Besi Tower, Dua Pria Diamankan

6 November 2026
PLN UID Sumut Dorong Transisi Energi Bersih Lewat Seminar di UMSU

PLN UID Sumut Dorong Transisi Energi Bersih Lewat Seminar di UMSU

6 November 2026
PSMS vs Persiraja: Tren Kebangkitan Persiraja di Balik Bayang Keangkeran Stadion Sumatera Utara 

PSMS vs Persiraja: Tren Kebangkitan Persiraja di Balik Bayang Keangkeran Stadion Sumatera Utara 

6 November 2026
TP PKK Kabupaten Karo Ikuti Jambore Kader PKK Sumut

TP PKK Kabupaten Karo Ikuti Jambore Kader PKK Sumut

6 November 2026
Sabtu, November 7, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

RSCM Pastikan Kondisi Dua Korban Keracunan MBG Asal Karo Membaik

by Admin
17 September 2026
in HEADLINE, PERISTIWA
RSCM Pastikan Kondisi Dua Korban Keracunan MBG Asal Karo Membaik
FacebookWhatsappTelegram

JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – Tim dokter spesialis Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengungkap kondisi medis terkini Febiona Purba, siswi asal Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang menjadi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Agustus 2026.

Febiona dirujuk ke RSCM sejak Sabtu (12/9/2026) bersama satu korban keracunan lainnya, yaitu Agnesia Paruliana Silitonga yang diduga mengalami gejala gagal ginjal usai mengonsumsi MBG.

Baca Juga

PSMS vs Persiraja: Tren Kebangkitan Persiraja di Balik Bayang Keangkeran Stadion Sumatera Utara 

Tiga Warga Meninggal Dunia Tersambar Petir di Persawahan Martellu

Kasus Penyadapan Listyo Dkk Mengarah ke Makar

Namun, Direktur Medik dan Keperawatan RSCM Dr. Renan Sukmawan mengatakan, sejak awal kedatangan, kondisi kedua pasien dalam keadaan yang tidak membutuhkan perawatan intensif.

“Jadi perawatannya di ruang rawat biasa, kira-kira gitu ya. Pasien dapat berkomunikasi dan kemudian kontak baik. Kedua adik kita ini sudah kita rawat dan alhamdulillah saya ingin menyampaikan bahwa hari ini kondisi sudah saya rasa sih sudah baik dan jauh lebih baik,” kata Renan dalam konferensi pers di RSCM, Rabu (16/9/2026).

Renan pun menyebut tim dokter saat ini tengah berfokus melakukan pemulihan terhadap keduanya. Febiona dan Agnesia pun diharapkan bisa kembali ke rumahnya dan mulai bersekolah sambil melakukan pengobatan rawat jalan.

“Insya Allah segera kami rencanakan rawat jalan, ya. Supaya adik-adik kita, anak-anak kita ini cepat sekolah kembali. Dan saya kira ini tugas kita di RSCM ini untuk menangani sebaik-baiknya perawatan dan segala hal yang diperlukan sampai nanti persiapan untuk rawat jalannya,” ucap Renan.

Tak hilang ingatan Sementara itu, di tengah mulai pulihnya kondisi fisiknya, tim dokter RSCM juga membantah adanya dugaan dan gejala hilang ingatan sebanyak 70 persen pada Febiona.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Neurologi Anak RSCM, Prof. Dr. dr. Setyo Handryastuti menyebut hal itu dipastikan setelah melakukan wawancara klinis dan pemeriksaan penunjang berupa rekam gelombang otak atau elektroensefalografi (EEG).

“Yang jelas pada saat saya periksa saat ini, ananda (Febiona) ingatannya sangat baik, ya. Memori jangka pendek maupun jangka panjangnya. Dan juga pemeriksaan elektroensefalografi juga tidak menunjukkan gangguan apa pun,” ujar Handry.

Terkait diagnosis masuk yang mencurigai adanya gangguan fungsi saraf pusat, Handry menegaskan hasil evaluasi menunjukkan tak ada masalah yang terdeteksi pada otak Febiona. Menurutnya, diagnosis neurologis Febiona lebih mengarah pada kejadian yang menyerupai kejang, tetapi dipastikan bukan epilepsi.

“Diagnosis dari neurologi anak adalah paroksismal non-epileptiform event, ya. Jadi bahasa awamnya adalah suatu serangan tiba-tiba yang bukan merupakan suatu kejang sebetulnya, dan juga bukan problem organ dari otak itu sendiri,” jelasnya.

Tak ada gangguan psikotik Selain pemeriksaan saraf, Febiona juga ditangani secara intensif oleh tim Departemen Psikiatri RSCM. Sebelumnya, rujukan medis awal menduga Febiona mengalami kondisi psikotik yang membuatnya kesulitan membedakan realita dan fantasi pasca-insiden keracunan massal tersebut.

Konsultan Psikiatri Anak dan Remaja RSCM, Prof. Dr. dr. Tjhin Wiguna, menyatakan setelah ditelusuri secara klinis, dugaan kondisi psikotik tersebut tidak terbukti. Kondisi emosional Febiona disebut hanya mengalami gejala serangan panik akibat tekanan yang besar usai peristiwa keracunan.

“Ketika kami telusuri di sini, kelihatannya kondisi itu (gangguan psikotik) kurang mendukung. Yang pasti mendukung adalah adanya beberapa serangan panik dalam waktu satu bulan ini. Sehingga ketika dia mengalami tekanan yang besar, lalu kepanikan itu muncul, lalu diduga sebagai sesuatu yang seperti psikotik,” papar Tjhin.

Ia juga menegaskan bahwa saat ini, orientasi kognitif Febiona sangat baik dan stabil. Kini, Febiona disebut sudah mampu menceritakan kronologi dan bagaimana kondisi tubuh yang dirasakannya secara runut dan jelas.

“Dia tahu dia di mana, dia tanggal berapa, hari apa, siapa, dia semuanya tahu. Jadi saya tidak melihat adanya disorientasi atau ada masalah pada memori kerjanya,” ucapnya.

Adapun, saat ini, kondisi Febiona maupun Agnesia disebut sudah berangsur pulih dan sangat baik. Keduanya kini ditempatkan di ruang perawatan VIP standar Kencana RSCM untuk memastikan kenyamanan psikologis mereka.

Keduanya pun diproyeksikan bisa kembali pulang ke rumahnya pada akhir pekan ini dan tim RSCM akan memantau kondisinya melalui koordinasi dengan dokter-dokter di Sumatera Utara.

Renan juga menyoroti pentingnya dukungan lingkungan sosial dan mengimbau semua pihak untuk memberikan ruang privasi kepada kedua pasien setelah keluar dari rumah sakit nanti.

“Kita mengajak semua pihak ya untuk memberi kesempatan anak-anak, adik-adik kita ini untuk tenang kembali. Tidak diwawancara atau apa di media dan sebagainya sehingga bisa kembali (beraktivitas). Karena dengan usia remaja seperti ini, menjadi pusat perhatian juga bisa menjadi hal yang tidak nyaman dari segi psikiatris,” tutup Renan.

Usai pemulangan yang diperkirakan akhir pekan ini, tim RSCM akan terus memantau kesehatan Febiona dan Agnesia melalui koordinasi dengan dokter sejawat di Sumatera Utara.(TK-1)

Post Views: 384
Tags: KaroKeracunan MBGKorbanMBGRSCM
ShareSendShare
Admin

Admin

Baca Juga

PSMS vs Persiraja: Tren Kebangkitan Persiraja di Balik Bayang Keangkeran Stadion Sumatera Utara 
HEADLINE

PSMS vs Persiraja: Tren Kebangkitan Persiraja di Balik Bayang Keangkeran Stadion Sumatera Utara 

6 November 2026
Tiga Warga Meninggal Dunia Tersambar Petir di Persawahan Martellu
PERISTIWA

Tiga Warga Meninggal Dunia Tersambar Petir di Persawahan Martellu

6 November 2026
Presiden Berhentikan Listyo Sigit Prabowo dari Kepala Staf Kepresidenan
HEADLINE

Kasus Penyadapan Listyo Dkk Mengarah ke Makar

4 November 2026
Presiden Berhentikan Listyo Sigit Prabowo dari Kepala Staf Kepresidenan
HEADLINE

Presiden Berhentikan Listyo Sigit Prabowo dari Kepala Staf Kepresidenan

4 November 2026
Diduga Hendak Curi Kabel, Pria Ditemukan Tewas di Gorong-gorong
PERISTIWA

Diduga Hendak Curi Kabel, Pria Ditemukan Tewas di Gorong-gorong

4 November 2026
Beda Kasta, PSMS Berhasil Imbangi Persija di Ajang I.League Cup 2026
HEADLINE

Beda Kasta, PSMS Berhasil Imbangi Persija di Ajang I.League Cup 2026

4 November 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In