SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Bupati Samosir Vandiko T. Gultom menerima audiensi Plt. Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena, S diruang kerjanya, Rabu (30/8/2023) di Pangururan.
Audiensi merupakan tindak lanjut dari Sekolah lapang iklim (SLI) yang digelar Stasiun Klimatologi Sumut baru-baru ini di Samosir. SLI sebagai bentuk pendekatan yang memberdayakan petani dan penyuluh untuk memahami serta memanfaatkan informasi iklim secara efektif guna mendukung sektor pertanian.
Turut hadir, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Sumut, Wahyudin, Rektor Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI), Haris, KTU Staklim Sumut, Viktor E.H. Hasibuan dan Perwakilan dari Kementerian BUMN, Asisten I Tunggul Sinaga, Kepala BPBD, Kadis Ketapang dan Pertanian, Kabid IKP Diskominfo, Togarma Naibaho.
Plt. Deputi Bidang Klimatologi BMKG menjelaskan, untuk peningkatan pertanian di Samosir sangat diperlukan keseragaman kalender tanam yang menyesuaikan dengan cuaca dan iklim. Diseminasi iklim BMKG menjadi strategi yang baik untuk penyebaran informasi musim tanam kepada petani.
Lanjutnya lagi, BMKG mempunyai platform yang dapat diakses dan nantinya akan dibuat sesuai dengan kondisi cuaca dan iklim di Samosir melalui alat pemantau.
Sementara itu, Rektor ITSI, Aries Sukariawan menyebutkan, jika terjadi musim tanam serentak, Pemkab bersama dengan petani dapat mengajukan kebutuhan pupuk secara langsung kepada pihak perusahaan pupuk, melalui program makmur yang dicanangkan Kementerian BUMN.
Hal senada disampaikan perwakilan Kementerian BUMN, dengan musim serentak akan dapat diketahui jumlah pupuk yang dibutuhkan, dapat mengajukan permohonan pemenuhan pupuk non subsidi (Pupuk Sriwijaya dan pupuk Iskandar Muda), syaratnya dengan pembentukan kelompok. Melalui program ini akan dapat mengeksplor potensi Samosir seperti Kopi dan Jagung yang sangat cocok di Kabupaten Samosir.
Bupati menyambut baik dan berterima kasih atas kunjungan, saran dan perhatian BMKG ke Kab. Samosir. Selain untuk pertanian, Kabupaten Samosir sebagai KSPN perlu didukung BMKG untuk informasi cuaca dan iklim sehingga dapat diketahui wisatawan.
Terutama dalam pertanian, Vandiko meminta agar BMKG dapat membantu Samosir mewujudkan musim tanam serentak melalui analisis cuaca dan iklim.
Bupati berharap untuk tahun depan petani di Samosir dapat melaksanakan program tanam serentak berbagai komoditas. “Dengan tanam serentak tentu akan mempermudah mendapatkan Off taker, dalam mendapatkan pupuk akan menjalin komunikasi dengan BUMN,” sebutnya mengakhiri. (JB Rumapea)



























