SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas HKBP Nommensen bekerjasama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir melalui Dinas Ketapang dan Pertanian menggelar pelatihan inseminasi buatan (kawin suntik) ternak Babi (B2) dan pembuatan kompos dari kotoran ternak di Dusun III Pangumpatan, Desa Tanjungan, Simanindo, Samosir Senin (25/9/2023).
Kegiatan ini merupakan bagian tindaklanjut dari MoA antara LPPM UHN bersama Dinas Ketapang dan Pertanian yang menetapkan Desa Tanjungan sebagai Desa Binaan Peternakan.
Pelatihan ini diikuti oleh pengurus dan anggota Kelompok Ternak Jarar, dan para peternak B2 yang ada di Desa Tanjungan serta PPL Desa Tanjungan.
Mewakili Kadis Ketapang dan Pertanian, Kabid Perkebunan dan Peternakan Freddy Marbun menyampaikan terimakasih kepada LPPM UHN atas perhatian dan kepedulian kepada masyarakat Samosir, khususnya para peternak B2 di Desa Tanjungan.
Lanjut Freddy, dengan pelatihan ini para peternak juga diharapkan memberi masukan terkait apa saja yang dibutuhkan sehingga dapat difasilitasi oleh LPPM UHN.
“Kami juga berharap, kepada para peserta nantinya dapat membagi ilmu yang didapat kepada para peternak diluar Desa Tanjungan,” katanya.
Ketua LPPM Universitas HKBP Nommensen Dr. Ir. Sindak Hutauruk, MSEE, menyampaikan, kegiatan ini adalah sebagai aksi setelah ditetapkannya Desa Tanjungan salah satu Desa Binanan Peternakan B2. Jadi untuk mendukung keberhasilan Tanjungan sebagai desa binaan, Rektor UHN juga menginstruksikan agar semua fakultas yang ada di UHN melakukan kegiatan pengabdian di Desa.
Terkait dengan pemasaran ternak B2 yang nantinya, Sindak juga meminta para peternak memberikan masukan-masukan juga kendala yang dihadapi saat ini, sebagai bahan kajian akademis oleh LPPM UHN, saat ini telah dikaji oleh tim ahli UHN, hasilnya akan dipaparkan kepada peternak.
Adapun narasumber yang dihadirkan pada pelatihan ini adalah Dr. Parsaoran Silalahi, S.Pt, M.Si, dengan paparan terkait Prosedur Inseminasi Buatan pada Ternak, dan Ir. Partogi Hutapea, menyampaikan paparan Pembuatan Kompos dari Ternak Babi. (JB Rumapea)



























