Api berkibar kencang menghanguskan 3 unit bangunan rumah, satu musnah dan dua rumah lagi sempat tersisa. (Foto : biets)
SERGAI (HARIANSTAR.COM) – Warga yang berdomisili di Dusun VI Rampah Kir Desa Sei Rampah, kecamatan Sei Rampah pagi tadi heboh dengan adanya kobaran api dan asap yang membumbung tinggi.
Ternyata, dari rumah milik Sugiono (54) warga Dusun VI Rampah Kiri terlihat kobaran api yang cukup besar, sementara beberapa warga yang membantu memadamkan api dengan alat seadanya, juga sibuk bekerja mencari air, Sabtu (23/9/2023) sekitar pukul 07.30 WIB.
Akibat besarnya bola api, juga menjilat ke rumah Ibu Hindun (50) dan rumah Rinto Simatupang (39) yang bersisian dengan rumah Sugiono.
Kapolsek Firdaus AKP Idham Halik beserta Kanit Reskrim Iptu Maruli Sihombing dan personel Polsek Firdaus yang tiba di lokasi kejadian, segera menghubungi mobil Pemadam Kebakaran (Damkar), Pemkab Sergai.
Setelah berjuang keras menjinakkan si Jago merah, Petugas Damkar dibantu warga sekitar, api dapat dipadamkan dan barulah Polisi dan tim Inafis dari Polres Serdang Bedagai (Sergai) bisa melaku kan olah TKP.
Api memusnahkan rumah merangkap bengkel milik Sugiono, dengan kondisi musnah ditelan si jago merah.
Selain itu, ruko Toko sepatu milik Rinto Simatupang terbakar dibagian depan atau kanopinya saja.
Kios pangkas rambut atau Kios potong rambut, juga ikut terbakar karena belum ada aktifitas, baik di bengkel dan rumah pangkas tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Menurut Kapolsek Firdaus, AKP Idham Halik kerugian ditaksir Rp150 juta, korban jiwa nihil, dan satu set pompa air (DAP) yang hangus terbakar dibawa sebagai barang bukti.
“Tim Inafis masih melakukan penyelidi kn asal api,” tutup Kapolsek.
Kepala Desa Sei Rampah, Cipto yang akrab disapa Cicik ketika dikonfirmasi melalui selular, Sabtu (23/9/2023) sore mengatakan, berdasarkan keterangan warga yang masih simpang siur, kita belum dapat menyimpulkan asal api. “Tetapi pihak Kepolisian Polsek Firdaus, sudah membawa barang bukti satu unit Pompa Air, diduga kemungkinan hubungan arus pendek yang korsleting,” kata Kades Sei Rampah. (biets)



























