• Latest
  • Trending
  • All
Wujudkan Desa Mandiri dan Maju, LPPM USU dan IPB Kolaborasi Wujudkan Data Desa Presisi

Wujudkan Desa Mandiri dan Maju, LPPM USU dan IPB Kolaborasi Wujudkan Data Desa Presisi

15 Oktober 2024
ADVERTISEMENT
Polsek Tigabinanga Siagakan Personel dan Peralatan Antisipasi Bencana Musim Hujan

Polsek Tigabinanga Siagakan Personel dan Peralatan Antisipasi Bencana Musim Hujan

16 September 2026
Pria di Deli Serdang Ditangkap Bawa 4,32 Gram Sabu, Ada Timbangan Elektrik

Pria di Deli Serdang Ditangkap Bawa 4,32 Gram Sabu, Ada Timbangan Elektrik

15 September 2026
Pojok PBB Hadir di Brastagi Supermarket: Bayar PBB Sambil Belanja

Pojok PBB Hadir di Brastagi Supermarket: Bayar PBB Sambil Belanja

15 September 2026
Residivis Narkoba Bongkar Ruko Warga

Residivis Narkoba Bongkar Ruko Warga

15 September 2026
Pangdam I/BB Terima Audiensi PLN UID Sumut di Makodam I/BB

Pangdam I/BB Terima Audiensi PLN UID Sumut di Makodam I/BB

15 September 2026
Satreskrim Polres Binjai Tangkap Pelaku Curat

Satreskrim Polres Binjai Tangkap Pelaku Curat

15 September 2026
Tiorita Laporkan Hasil Verifikasi 509 Sumur Minyak Langkat ke Menteri ESDM

Tiorita Laporkan Hasil Verifikasi 509 Sumur Minyak Langkat ke Menteri ESDM

15 September 2026
Bapenda dan Kantah Kota Medan Teken PKS Integrasi Data: Kota Pertama di Sumatra

Bapenda dan Kantah Kota Medan Teken PKS Integrasi Data: Kota Pertama di Sumatra

15 September 2026
Perjuangan Ibu 2 Anak Mencari Keadilan, Dari Polda Sampai Pengadilan Tinggi

Perjuangan Ibu 2 Anak Mencari Keadilan, Dari Polda Sampai Pengadilan Tinggi

15 September 2026
Rutan Kabanjahe dan Kejari Karo Perkuat Sinergitas Antar-APH

Rutan Kabanjahe dan Kejari Karo Perkuat Sinergitas Antar-APH

15 September 2026
Pemko Medan Percepat Sertifikasi 200 Aset, Sinkronisasi Data Pertanahan dengan BPN

Pemko Medan Percepat Sertifikasi 200 Aset, Sinkronisasi Data Pertanahan dengan BPN

15 September 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Borong 40 Penghargaan ENSIA 2026

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Borong 40 Penghargaan ENSIA 2026

15 September 2026
Rabu, September 16, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home PENDIDIKAN

Wujudkan Desa Mandiri dan Maju, LPPM USU dan IPB Kolaborasi Wujudkan Data Desa Presisi

by redaksi3
15 Oktober 2024
in PENDIDIKAN
Wujudkan Desa Mandiri dan Maju, LPPM USU dan IPB Kolaborasi Wujudkan Data Desa Presisi

Peserta pelatihan, panitia dan peserta foto bersama. Foto:Puput Julianti Damanik/IMAJI

FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Universitas Sumatera Utara (USU) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) berkolaborasi dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) melaksanakan pelatihan selama 3 hari dalam rangka program Data Desa Presisi.

Program ini melibatkan 30 peserta yang terdiri dari pemuda desa dari tiga desa binaan USU, yaitu Desa Saran Padang di Kabupaten Simalungun, Desa Denai Sarang Burung di Kabupaten Deli Serdang dan Desa Lubuk Kasih di Kabupaten Langkat. Ada juga mahasiswa dan dosen pendamping.

Baca Juga

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

Meski Menerima Anggaran Dana Bos, Uang Sekolah SMK YPT Pangkalan Brandan Dinilai Terlalu Besar

Acara pembukaan program Data Desa Presisi ini diresmikan oleh Sekretaris LPPM USU, Dr. Meutia Nauly, S.Psi., M.Psi dan dihadiri Prof. Ritha Dalimunthe sebagai Koordinator Desa Sarang Burung, Kabupaten Deli Serdang; Dr. Tulus Ikhsan sebagai Koordinator Desa Lubuk Kasih, Kabupaten Langkat; dan Dr. Achmad Sidik Thoha yang bertindak sebagai Koordinator Spasial.

Dalam kegiatan ini, Dr. Sofyan Sjaf dari IPB menjelaskan salah satu tantangan yang dihadapi saat ini adalah perbedaan metodologi dalam pengumpulan data di berbagai tingkatan pemerintahan.

Menurutnya, pengumpulan data yang akurat dan presisi di tingkat desa sangat penting untuk mendukung pengambilan kebijakan yang lebih efektif. “Data Desa Presisi adalah inovasi metodologi yang dibangun secara kolaboratif dari bawah ke atas, melibatkan masyarakat desa dalam proses pengumpulan data,” ujar Dr. Sofyan.

Ia juga menekankan bahwa program ini memberikan pelatihan kepada pemuda desa dalam memahami dan menerapkan metodologi pengumpulan data yang lebih efisien. “Jika pemuda desa dilibatkan langsung dalam proses ini, biaya pengumpulan data bisa lebih hemat, dan hasilnya lebih akurat,” tambahnya.

Selain teori, peserta juga diajarkan cara menggunakan aplikasi untuk sensus, peta spasial, dan sistem web-based GIS (Geographic Information System). “Pemuda desa dilatih tidak hanya untuk memahami teori, tetapi juga untuk mempraktikkan pengumpulan dan pengelolaan data secara langsung di lapangan,” jelas Dr. Sofyan.

Dalam program ini, dosen USU berperan sebagai fasilitator yang mendampingi para pemuda desa dalam proses pengumpulan data. “Para pemuda desa dilatih untuk memahami konteks filosofi di balik Data Desa Presisi serta cara mengaplikasikan teknologi untuk monitoring dan evaluasi data,” tambahnya.

Program Data Desa Presisi di Sumatera Utara telah diterapkan di beberapa lokasi, termasuk di Desa Saran Padang, Desa Denai Sarang Burung, dan Desa Lubuk Kasih. Meski demikian, Dr. Sofyan menyoroti bahwa regulasi yang mendukung penerapan Data Desa Presisi masih dalam proses perumusan di tingkat pemerintahan pusat dan daerah. “Kami berharap program ini dapat menjadi landasan untuk regulasi yang lebih jelas di masa depan,” ujarnya.

Sebagai penutup, Dr. Sofyan menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya menguntungkan dari sisi akademis, tetapi juga berperan dalam meningkatkan kapasitas masyarakat desa. “Dengan Data Desa Presisi, diharapkan masyarakat desa dapat mengambil peran lebih aktif dalam pengelolaan data dan pembangunan desa,” pungkasnya.

Program ini diharapkan dapat menjadi model untuk replikasi di desa-desa lain di seluruh Indonesia, sebagai upaya menciptakan desa-desa yang lebih maju dan mandiri.

Destanul Aulia, Koordinator Data Desa Presisi dari LPPM USU, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk menyediakan data yang akurat dan presisi bagi setiap desa, yang nantinya diharapkan menjadi standar atau benchmark di Sumatera Utara. “Kami berharap seluruh desa di Sumatera Utara memiliki 100% data yang akurat. Bayangkan jika kita memiliki data lengkap, pengambilan keputusan di setiap tingkatan akan lebih presisi, dan desa pun tidak akan repot dengan pengumpulan data yang berulang,” ungkapnya.

Yang menarik dari program ini, menurut Destanul, adalah bahwa data dikumpulkan langsung oleh pemuda desa yang paham betul tentang kondisi desanya. “Para pengumpul data adalah orang-orang yang dibesarkan di desa, sehingga mereka lebih memahami konteks dan realitas setempat. Ini berbeda dengan data yang sering kali dipaksakan dari atas,” tambahnya.

Program ini melibatkan 30 peserta yang terdiri dari pemuda desa, mahasiswa, dan dosen pendamping. Para pemuda desa dilatih untuk mengumpulkan data menggunakan teknologi GPS yang memungkinkan pengumpulan data secara akurat. Setiap rumah dan bangunan diberi nomor unik yang terhubung langsung dengan sistem, sehingga data yang dikumpulkan benar-benar presisi.

Destanul juga menjelaskan bahwa program ini melibatkan metode “Training of Trainers” (ToT), di mana pemuda desa yang telah dilatih akan melatih pemuda lainnya untuk melakukan sensus desa. “Dengan demikian, mereka bisa melakukan sensus sendiri, dan setiap data yang dikumpulkan bukan hanya asal-asalan, tetapi sudah berbasis pada teknologi yang tepat,” jelasnya.

Proses pengumpulan data sendiri memakan waktu sekitar dua jam untuk setiap sensus, dengan berbagai variabel yang dimanfaatkan untuk memastikan ketepatan informasi. “Dalam sensus ini, setiap data, mulai dari alamat hingga kondisi rumah, bisa terlihat jelas. Jika ada program bantuan pemerintah, misalnya, kita bisa memastikan bahwa bantuan tepat sasaran, karena kita dapat melihat langsung kondisi rumah orang yang bersangkutan,” kata Destanul.

 

Post Views: 283
Tags: DesaDesa PresisiIPBLPPMUSU
ShareSendShare
redaksi3

redaksi3

Baca Juga

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi
PENDIDIKAN

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi

14 September 2026
Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada
PENDIDIKAN

Aktivitas Erupsi Anak Krakatau Mulai Menurun, Pakar UPER Imbau Masyarakat Tetap Waspada

10 September 2026
Meski Menerima Anggaran Dana Bos, Uang Sekolah SMK YPT Pangkalan Brandan Dinilai Terlalu Besar
PENDIDIKAN

Meski Menerima Anggaran Dana Bos, Uang Sekolah SMK YPT Pangkalan Brandan Dinilai Terlalu Besar

9 September 2026
Polsek Munte Hadiri Festival Desa Munte, Dorong Anak-anak Kembangkan Bakat
PENDIDIKAN

Polsek Munte Hadiri Festival Desa Munte, Dorong Anak-anak Kembangkan Bakat

24 Agustus 2026
Perkuat Industri Berkelanjutan, UPER Gandeng Multipihak Terapkan Kimia Hijau
PENDIDIKAN

Perkuat Industri Berkelanjutan, UPER Gandeng Multipihak Terapkan Kimia Hijau

22 Agustus 2026
Dosen UPER Kenalkan Transisi Energi Lewat Pembelajaran Berbasis Proyek
PENDIDIKAN

Dosen UPER Kenalkan Transisi Energi Lewat Pembelajaran Berbasis Proyek

22 Agustus 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In