• Latest
  • Trending
  • All
Ini Sanksi Potensial PSPS Pasca Mogok Main Melawan PSMS

Ini Sanksi Potensial PSPS Pasca Mogok Main Melawan PSMS

12 Desember 2023
ADVERTISEMENT
Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

Pemko Medan Proyeksikan APBD 2027 Sebesar Rp 7,16 T, Rico Waas Fokus Optimalkan 17 Program Prioritas

15 September 2026
KUR Fiktif BRI Unit Imam Bonjol Kisaran: Saksi Sebut Dana Digunakan Terdakwa Bambang

KUR Fiktif BRI Unit Imam Bonjol Kisaran: Saksi Sebut Dana Digunakan Terdakwa Bambang

14 September 2026
Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

Lantik Lebih dari 1.700 Mahasiswa Baru, UPER Siapkan Talenta Strategis Masa Depan

14 September 2026
Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi

Ramai Isu Megathrust, Pakar UPER Ajak Masyarakat Kritis Menyikapi Informasi

14 September 2026
Polresta Deli Serdang Amankan Agen TPPO Tujuan Myanmar di Bandara Kualanamu

Polresta Deli Serdang Amankan Agen TPPO Tujuan Myanmar di Bandara Kualanamu

14 September 2026
Dugaan Setoran Bandar Sabu, Polres Langkat Lakukan Penelusuran

Dugaan Setoran Bandar Sabu, Polres Langkat Lakukan Penelusuran

14 September 2026
Kasus Dhody Thahir Disorot PERADI Medan: Ingatkan Bahaya Pidanakan Surat Advokat

Kasus Dhody Thahir Disorot PERADI Medan: Ingatkan Bahaya Pidanakan Surat Advokat

14 September 2026
Bersama Mendikdasmen, Rico Waas Tinjau SMPN 16, Mebelair Rusak Diganti Tahun Ini

Bersama Mendikdasmen, Rico Waas Tinjau SMPN 16, Mebelair Rusak Diganti Tahun Ini

14 September 2026
Kolaborasi DPPA-KB Sumut dengan DP3AP2KB Karo Gelar “Curhat, Healing, and Let’s Grow Goes to School”

Kolaborasi DPPA-KB Sumut dengan DP3AP2KB Karo Gelar “Curhat, Healing, and Let’s Grow Goes to School”

14 September 2026
Sidang OTT Keponakan Walikota Tebing Tinggi: Saksi Ahli Tegaskan Suap Berkaitan Dengan Jabatan

Sidang OTT Keponakan Walikota Tebing Tinggi: Saksi Ahli Tegaskan Suap Berkaitan Dengan Jabatan

14 September 2026
Luhut Panjaitan Didakwa Korupsi Pembuatan Patung Yesus Tahun 2013: Eksepsi Tidak Dibacakan

Luhut Panjaitan Didakwa Korupsi Pembuatan Patung Yesus Tahun 2013: Eksepsi Tidak Dibacakan

14 September 2026
Plt. Bupati Langkat Apresiasi Hutama Karya Bayar PBB-P2 Rp15,91 Miliar

Pemkab Langkat Apresiasi Pertamina Taat Bayar PBB-P2

14 September 2026
Selasa, September 15, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home OLAHRAGA

Ini Sanksi Potensial PSPS Pasca Mogok Main Melawan PSMS

by Zulham
12 Desember 2023
in OLAHRAGA
Ini Sanksi Potensial PSPS Pasca Mogok Main Melawan PSMS

CEO PSPS Efendi Saputra, tengah membelakangi Manajer PSPS Edward Riansysh, kanan, Match Commisioner Bambang, dan Manajer PSMS Mulyadi Simatupang. (Istimewa)

FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM).  – Laga pekan ke-13 Liga 2 musim 2023/2024 antara PSMS Medan vs PSPS Riau di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam Deli Serdang, Sabtu (9/12/2023) sore lalu, menyisakan  pertanyaan.

Seperti diketahui, pertandingan yang berakhir imbang 0-0 tersebut sempat mengalami penundaan sekitar 32 menit lantaran tim tamu, PSPS menolak untuk bertanding.

Baca Juga

PSMS Medan Bawa Pulang 1 Poin dari Jakabaring: Sia-siakan Keunggulan 2 Gol

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Cetak Sejarah Baru 

Berikut Ini Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026!

Alasannya, salah seorang perangkat pertandingan, wasit Ridwan Pahala disebut masih menjalani sanksi. Hal itu membuat Chief Executive Officer (CEO) PSPS, Efendi Saputra dan Manajer Edward Riansyah mengungkapkan protes dan menolak bertanding.

Namun, PSMS yang tak mau terjebak dengan situasi tersebut tetap menjalani rundown dengan masuk ke dalam lapangan untuk bertanding pada sekitar pukul 15.30 WIB sesuai jadwal.

Match Commissioner, Bambang, yang sempat tak bisa memutuskan kondisi tersebut akhirnya memanggil tim PSPS segera masuk ke lapangan untuk memulai pertandingan yang akhirnya dilakukan kick-off pukul 16.02 WIB.

Sementara, tim PSMS Medan sudah melakukan pemanasan di lapangan stadion sejak waktu awal kick-off pertandingan.

Aksi PSPS tersebut berpeluang mendapatkan sanksi. Seperti tertuang dalam regulasi, Pasal 16 tentang Pertandingan Terhenti Karena Klub Menolak Bertanding yang berbunyi ‘Apabila Pertandingan dihentikan oleh wasit sebelum berakhirnya durasi normal Pertandingan karena Klub menolak untuk melanjutkan Pertandingan atau meninggalkan lapangan permainan sebelum Pertandingan selesai, maka
Pertandingan dinyatakan selesai. LIB kemudian akan menyatakan dan memutuskan Klub lawan menang 3-0 atau apabila pada saat Pertandingan dihentikan Klub bersangkutan kalah dengan selisih gol yang lebih besar, hasil ini yang berlaku sebagai hasil akhir’ demikian isi pasal tersebut.

Kendati situasi sedikit berbeda, seperti diketahui pemain PSMS Medan sudah berada di lapangan pertandingan untuk bertanding, sementara itu, pemain PSPS baru masuk ke lapangan pertandingan pada pukul 16.02 WIB. Apalagi, tidak ada alasan force majeure yang membenarkan pertandingan tersebut ditunda atau dibatalkan.

Yang menjadi semakin aneh, setelah sebelumnya menolak bertanding hingga lebih dari 30 menit, PSPS akhirnya keluar dari ruang ganti menuju lapangan stadion untuk menggelar pertandingan. Padahal pertandingan tidak seharusnya ditunda karena alasan protes soal wasit yang memimpin pertandingan.

Tim PSPS harusnya bisa menempuh jalur pelaporan kepada PSSI maupun PT Liga Indonesia Baru (LIB) memprotes penugasan wasit Ridwan Pahala, sambil tetap bertanding sesuai jadwal.

Kondisi tersebut pun tak ayal berpengaruh pada psikis pemain, khususnya tuan rumah PSMS Medan. Kapten PSMS Medan, Rachmad Hidayat menyebut, aksi PSPS tersebut berpengaruh kepada dirinya dan punggawa PSMS lainnya.

“Pertandingan sulit hari ini, terlalu banyak drama. Terus sudah (saat) main pun terlalu banyak drama, banyak stop. Susah anak-anak main banyak stop, seperti ketakutan kalah mereka (PSPS),” sindir Rachmad Hidayat saat itu itu seusai pertandingan.(red)

 

 

Post Views: 245
Tags: Liga 2psmsPSPS
ShareSendShare
Zulham

Zulham

Baca Juga

PSMS Medan Bawa Pulang 1 Poin dari Jakabaring: Sia-siakan Keunggulan 2 Gol
HEADLINE

PSMS Medan Bawa Pulang 1 Poin dari Jakabaring: Sia-siakan Keunggulan 2 Gol

13 September 2026
Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Cetak Sejarah Baru 
HEADLINE

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026, Indonesia Cetak Sejarah Baru 

11 September 2026
Berikut Ini Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026!
HEADLINE

Berikut Ini Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026!

10 September 2026
Moto3 San Marino 2026: Tekad Veda Ega Pratama di Lintasan Misano 
HEADLINE

Moto3 San Marino 2026: Tekad Veda Ega Pratama di Lintasan Misano 

9 September 2026
Carlos Tevez Gelar Pertandingan Perpisahan di La Bombonera, Intip Jadwalnya!
HEADLINE

Carlos Tevez Gelar Pertandingan Perpisahan di La Bombonera, Intip Jadwalnya!

8 September 2026
Lolos Piala Asia 2026, Nova Arianto Ungkap Kunci Kemenangan Timnas U-20 dari Australia
HEADLINE

Lolos Piala Asia 2026, Nova Arianto Ungkap Kunci Kemenangan Timnas U-20 dari Australia

7 September 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In