PAKPAKBHARAT (HARIANSTAR.COM)- Percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Pakpak Bharat mendapat apresiasi dari pemerintah pusat.
Hal itu terungkap saat Tim Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera-Aceh melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di Bale Sada Arih, Kantor Bupati Pakpak Bharat, Jumat (17/10/2026).
Tim Satgas dipimpin Koordinator Wilayah Sumut, Brigjen TNI Fadjar Tjahjono, S.I.P., didampingi Kepala Data Satgas PRR, Kolonel Inf. Tamimi Hendra Kesuma.
Kedatangan mereka disambut langsung Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor dan Wakil Bupati H. Mutsyuhito Solin.
Bupati Franc mengatakan, kehadiran Satgas PRR menjadi bukti kuat sinergi pusat dan daerah.
“Ini wujud nyata sinergitas. Respon cepat ini yang membuat masyarakat kami bisa kembali hidup normal. Rumah ibadah, rumah warga, dan ekonomi bisa pulih cepat karena kesigapan bersama,” tegas Franc.
Di sisi lain, Brigjen Fadjar menilai progres pemulihan di Pakpak Bharat cukup baik. Dari 13 indikator pemulihan yang ditetapkan, Pakpak Bharat sudah masuk kategori hijau.
“Progresnya cukup baik. Kami di sini untuk update data sebagai bahan laporan kepada Bapak Presiden. Kami juga mencari solusi jika ada kendala di lapangan,” ujar Fadjar.
Terkait isu jalan penghubung Pagindar (Pakpak Bharat) – Aceh, Fadjar memastikan akan ditindaklanjuti.
“Laporan jalan Pagindar-Aceh akan kami tindaklanjuti bersama Tim Satgas Aceh II yang membawahi Subulussalam dan Aceh Singkil. Mudah-mudahan bisa segera terlaksana,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa anggaran bantuan untuk rumah rusak berat dan hilang yang belum cair bukan hanya terjadi di Pakpak Bharat, melainkan di seluruh wilayah terdampak bencana Sumut-Aceh.
Usai rapat, rombongan langsung turun ke lapangan meninjau lokasi penanganan pascabencana di beberapa kecamatan. (JB)

























