• Latest
  • Trending
  • All
Diduga Lakukan Malapraktek, RS di Medan Dilaporkan ke Polda Sumut

Diduga Lakukan Malapraktek, RS di Medan Dilaporkan ke Polda Sumut

2 Juli 2024
Hilal Belum Terlihat, Awal Puasa Ramadan 2026 Diprediksi Kamis 

Hilal Belum Terlihat, Awal Puasa Ramadan 2026 Diprediksi Kamis 

17 Februari 2026
MIT Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Tangkap 2 Residivis Sindikat Curanmor, Beraksi Puluhan Kali

MIT Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Tangkap 2 Residivis Sindikat Curanmor, Beraksi Puluhan Kali

17 Februari 2026
Pemkab Karo Bersama Cendekiawan Bahas Mitigasi Bencana dan Strategi Pembangunan Daerah

Pemkab Karo Bersama Cendekiawan Bahas Mitigasi Bencana dan Strategi Pembangunan Daerah

17 Februari 2026
Bona Taon Parsadaan Toga Sirait 2026, Momentum Pererat Persaudaraan di Medan

Bona Taon Parsadaan Toga Sirait 2026, Momentum Pererat Persaudaraan di Medan

17 Februari 2026
Polres Tanah Karo Tegaskan Komitmen Berantas Judi, Respons Aduan Warga

Polres Tanah Karo Tegaskan Komitmen Berantas Judi, Respons Aduan Warga

17 Februari 2026
Polres Tanah Karo Amankan Ibadah Imlek 2577 Kongzili di Vihara Budi Luhur Kabanjahe

Polres Tanah Karo Amankan Ibadah Imlek 2577 Kongzili di Vihara Budi Luhur Kabanjahe

17 Februari 2026
Hafiz Indonesia 2026 Segera Tayang, Intip Jadwal dan Siaran Tayangnya! 

Hafiz Indonesia 2026 Segera Tayang, Intip Jadwal dan Siaran Tayangnya! 

17 Februari 2026
Janji Tinggal Janji, Vicky Prasetyo Tak Kunjung Kembalikan Uang Pinjaman Rp700 Juta

Janji Tinggal Janji, Vicky Prasetyo Tak Kunjung Kembalikan Uang Pinjaman Rp700 Juta

17 Februari 2026
Kapankah Awal Puasa Ramadan? Pemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini

Kapankah Awal Puasa Ramadan? Pemerintah Gelar Sidang Isbat Hari Ini

17 Februari 2026
Game Tembak Ikan Diduga Beroperasi Bebas di Sibirubiru, APH Belum Beri Tanggapan

Game Tembak Ikan Diduga Beroperasi Bebas di Sibirubiru, APH Belum Beri Tanggapan

16 Februari 2026
FDM Sumut Soroti Dugaan Penyimpangan Bimtek Kepsek dan Guru di Labuhanbatu

FDM Sumut Soroti Dugaan Penyimpangan Bimtek Kepsek dan Guru di Labuhanbatu

16 Februari 2026
Koramil 02/Kutalimbaru dan LMP Gelar Patroli Pos Kamling, Perkuat Keamanan Wilayah

Koramil 02/Kutalimbaru dan LMP Gelar Patroli Pos Kamling, Perkuat Keamanan Wilayah

16 Februari 2026
Rabu, Februari 18, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HUKRIM

Diduga Lakukan Malapraktek, RS di Medan Dilaporkan ke Polda Sumut

by Yunsigar
2 Juli 2024
in HUKRIM
Diduga Lakukan Malapraktek, RS di Medan Dilaporkan ke Polda Sumut

Tim kuasa hukum korban memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolda Sumut, Selasa (2/7/2024).

FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Pihak rumah sakit MS Medan dilaporkan ke Mapolda Sumut, Selasa (2/7/2024).

Masalahnya, diduga melakukan malapraktek terhadap seorang anak yang masih berusia 2 tahun.

Baca Juga

Satreskrim Polres Tanah Karo Gelar Rekonstruksi Pembunuhan di Club Malam Bravo SGR

Kapolsek Pancur Batu  Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Praktik Perjudian Dadu 

Polrestabes Medan Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi 

Korban mendadak sakit dan meninggal dunia setelah menjalani operasi bibir sumbing di RS tersebut beberapa waktu lalu.

Tim kuasa hukum keluarga korban, Adamsyah mengaku, kedatangannya ke Mapolda Sumut bersama ibu korban, Rika Lidiawati untuk membuat laporan ke Polda Sumut.

“Kita hadir ke Polda Sumut hari ini meminta pertanggungjawaban Rumah Sakit MS, maupun dokter dalam penanganan anak klien kita yang meninggal dunia akibat suntikan anastesi,” kata Adamsyah di Mapolda Sumut, Selasa (2/7/2024) sore.

Ditegaskan Adamsyah, hingga saat ini pihaknya keluarga dari korban belum ada menerima ringkasan kegiatan pelayanan medis yang diberikan oleh dokter terhadap korban.

“Jadi, sejauh ini dari tanggal 28 sampai sekarang resume belum dikeluarkan,” tegasnya.

Diungkapkannya, bidang Humas RS sempat bertemu dengan tim kuasa hukum dan keluarga korban. Namun tidak ada kapastian yang jelas untuk memberikan resume dari pihak rumah sakit ke keluarga korban.

“Humas ini merangkap sebagai pengacara rumah sakit (MS-red). Terakhir komunikasi juga tidak ada lagi. Kita melaporkan Rumah Sakit MS dan juga tenaga medisnya,” ungkap Adamsyah.

Diceritakan Adamsyah, kejadian pilu yang menimpa keluarga kliennya itu terjadi pada 27 Juni 2024 lalu.

Kala itu, korban menjalani operasi sumbing yang kedua kali, karena sebelumnya melakukan operasi bedah di sumbing berhasil. Anehnya untuk bedah yang kedua, itu belum terjadi, namun tiba-tiba korban mendadak alami sakit dan meninggal dunia

“Tanggal 27 Juni sore, mereka masuk dan menginap. Dokter menyarankan di pagi hari sampai menjelang jam 13.00 WIB disarankan untuk berpuasa. Saran dokter, di pukul 1 sudah ada tindakan yang mereka lakukan,” cerita Adamsyah menggambarkan peristiwa itu.

“Namun, sebelum ada tindakan, dokter tersebut secara lisan menyatakan bahwa anak kita (korban-red) ada kelainan di tubuhnya yang katanya penyakit jantung,” sesalnya.

Sementara, lanjutnya, anak kliennya menderita bibir sumbing. Kemudian menjelang masuk ke ruang ICU, pernyataan dokter berubah lagi dan menyatakan ada kelainan paru-paru.

“Jadi setelah adanya pernyataan, maka masuk ke dalam ruangan disuntik di ruangan penyuntikan bius. Di situ terjadi kejanggalannya, anak ini mengalami kulitnya membiru dan langsung dibawa ke ruang ICU. Dokter menyatakan ada alergi bius. Itu yang menjadi kejanggalan bagi kita,” paparnya.

Selanjutnya, pada pukul 18.00 WIB korban dinyatakan meninggal dunia. Adamsyah menduga adanya malapraktek di sana. Dia juga mempertanyakan kenapa, proses keterangan dari dokter dari tanggal 27 ada tiga perbedaan pendapat yang dijelaskan.

“Dari mulai penyakit jantung, paru-paru dan alergi. Sementara dari operasi pertama dia itu bibir sumbing kenapa bisa terjadi seperti itu kita tanya. Kedua, kita sudah ketemu dengan pihak manajemen rumah sakit agar dokter ini dipertemukan dengan kita namun kesannya humasnya mengelak pertemuan ini dan selalu mengulur waktu,” imbuhnya lagi. (Red)

Post Views: 148
Tags: DidugaDilaporkanLakukan MalapraktekPolda SumutRS Medan
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Satreskrim Polres Tanah Karo Gelar Rekonstruksi Pembunuhan di Club Malam Bravo SGR
HUKRIM

Satreskrim Polres Tanah Karo Gelar Rekonstruksi Pembunuhan di Club Malam Bravo SGR

13 Februari 2026
Kapolsek Pancur Batu  Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Praktik Perjudian Dadu 
HUKRIM

Kapolsek Pancur Batu  Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Praktik Perjudian Dadu 

13 Februari 2026
Polrestabes Medan Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi 
HUKRIM

Polrestabes Medan Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi 

12 Februari 2026
Keciduk Tanam Ganja di Rumah, Konten Kreator AW Ditangkap Polisi
HEADLINE

Keciduk Tanam Ganja di Rumah, Konten Kreator AW Ditangkap Polisi

12 Februari 2026
Curi Handphone Demi Sabu dan Judol, Seorang Pria Tak Berkutik Dicokok Polisi
HUKRIM

Curi Handphone Demi Sabu dan Judol, Seorang Pria Tak Berkutik Dicokok Polisi

1 Februari 2026
Nekat Curi Sepeda Motor di Asia Mega Mas, Maulana Rais Nginap di Hotel Prodeo
HUKRIM

Nekat Curi Sepeda Motor di Asia Mega Mas, Maulana Rais Nginap di Hotel Prodeo

1 Februari 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In