MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Seakan tanpa dinding pembatas, Kepala Kepolisian Resort Kota Besar (Kapolrestabes) Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menunjukkan kehangatan dan rasa kekeluargaan di tengah-tengah masyarakat.
Dirinya tak sungkan untuk turun langsung meyerap aspirasi dan keluhan masyarakat lewat program ‘Curhat Warga’, Sabtu (12/9/2026) pagi tadi.
Pada kesempatan kali ini, Perwira Polisi dengan 3 Melati di pundaknya itu menyapa langsung warga Kecamatan Medan Helvetia, saat dirinya hadir di Mapolsek Helvetia, Jalan Matahari Raya, Medan Helvetia.
“Mungkin bentuk forumnya tidak besar. Namun, substansinya kami dari Kepolisian, dalam hal ini Polrestabes Medan mendapatkannya. Apa persoalan mendasar di masyarakat disampaikan di sini dengan pola yang unik, tidak begitu formal, penuh keharmonisan dan kekeluargaan serta ada canda dan tawa namun pesannya sampai,” ungkap Calvijn.
Lebih lanjut, Perwira Polisi bergelar Doktor Hukum itu mengatakan kegiatan “Curhat Warga” adalah konsep membangun sinergitas Polri, Masyarakat dan Stakholder lainnya.
Diakuinya, pengungkapan kasus kejahatan merupakan prestasi, namun pencegahan kejahatan dengan dukungan dan pastisipasi aktif masyarakat akan lebih mulia.
Oleh karena itu, disebutnya melalui kegiatan “Curhat Warga” yang cukup rutin dilaksanakan pihaknya, akan terbangun pencegahan kejahatan berbasis komunitas.
“Pengungkapan kasus yang dilakukan Polrestabes Medan beserta jajaran cukup tinggi, meningkat di banding periode tahun lalu selama 300 hari. Pengungkapan kasus narkoba khususnya ada 85% kenaikkannya di banding tahun lalu. Untuk kejahatan lain di antaranya Curat, Curas dan Curanmor, hampir 600 kejahatan berhasil kita ungkap sehingga penekanan angka kejahatan juga naik 20% dibanding tahun lalu,” lanjutnya.
Disinggung soal masih adanya rasa takut warga untuk keluar pada jam-jam tertentu di sejumlah wilayah, diakui Calvijn bahwa rasa aman bagi masyarakat merupakan tanggungjawab pihaknya.
Oleh karena itu, ditegaskannya jika dirinya tidak lelah untuk mengajak seluruh anggotanya bekerja keras dan meningkatkan pelayan sepenuh hati kepada masyarakat, khusunya melalui kegiatan Patroli ke wilayah rawan aksi kejahatan serta kegiatan menyambangi warga.
“Seperti tadi kita dengar dari Camat Medan Helvetia, masih banyak kendala masyarakat untuk mengaktifkan Poskamling. Mulai dari personil, biaya dan lainnya. Oleh karena itu, kita dari Polrestabes Medan akan berupaya memberi bantuan dan dukungan sehingga Poskamling dapat berjalan efektif, seperti kita akan memberi hibah kentongan ke Poskamling,” tambah Calvijn.
Sebelum mengakhiri, Calvijn menjelaskan bahwa informasi yang disampaikan masyarakat merupakan bagian penting dalam mitigasi fare of crime.
Dengan informasi dari masyarakat, disebutnya kejadian dapat ditangani dengan waktu yang tepat yang dikenal dengan istilah “Golden Time“.
Pantauan Wartawan, dialog berjalan lancar dan hangat. Masyarakat terlihat begitu lepas dalam menyampaikan keluhan terhadap aksi kejahatan yang meresahkan.
Terlebih, Kapolrestabes Medan, menyikapi keadaan dengan canda dan tawa sehingga membuat masyarakat semakin terbuka dalam menyampaikan aspirasi dan keluhan mereka.
Usai berdialog dengan sejumlah warga, Kepolrestabes Medan menyerahkan tali asih sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.
Bahkan, Kapolrestabes Medan juga memberikan hadiah 2 buah sepatu kepada seorang Kepala Lingkungan dan Seorang Bhabinkamtibmas.
Saat penyerahan, Kapolrestabes menitip pesan dengan memakai sepatu tersebut, semoga semain cekatan dalam melayani masyarakat.
Sebelum meninggalkan Mapolsek Helvetia, tidak lupa Calvijn memberi arahan kepada seluruh Personil Polsek Helvetia.
Bahkan, di tengah teriknya hari, Calvijn terus mengingatkan dan mengajak untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat. (AIN)




















