MEDAN (HARIANSTAR.COM)– Pewarta Foto Indonesia (PFI) Yogyakarta dan sejumlah daerah lainnya menggelar doa bersama untuk keselamatan rombongan jurnalis yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Kratakau Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau.
Sejumlah pengurus dan anggota PFI Yogyakarta menghadiri doa bersama yang dilaksanakan di Namburan Lor Nomor 7, Kemantren Keraton, Kota Yogyakarta, Jumat, (11/8/2026) petang, dengan menyalakan lilin dan membawa poster.
Sebagai informasi, rombongan yang hilang kontak terdiri atas lima pewarta foto, yakni M Bagus Khoirunnas (Antara), Ari Basuki (Merdeka.com), Yudistiro Pranoto/Yudhis (iNews), Firdaus Wajidi/Daus (Anadolu), dan Donal Husni (jurnalis lepas), serta tiga kru speedboat Arupadhatu 1.
Ketua PFI Yogyakarta Andreas Fitri berharap seluruh kru dan penumpang segera ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat.
“Semoga seluruhnya segera ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat,” katanya seperti dikutip dari keterangan tertulis PFI Yogyakarta.
PFI juga menyampaikan dukungan kepada keluarga korban serta mengapresiasi tim gabungan, Basarnas, dan relawan yang terus melakukan pencarian hingga hari keempat dengan menyisir pulau-pulau kecil di sekitar Krakatau.
Selain di Yogyakarta, doa serupa juga digelar oleh PFI di sejumlah daerah, termasuk Malang dan Surabaya.
Anggota PFI Yogyakarta Becky Subekhi menyebut peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya keselamatan dalam peliputan bencana.
Sementara Dwi Oblo menyebut Ari Basuki sebagai jurnalis berpengalaman dan sangat peduli terhadap mitigasi risiko saat meliput di daerah terdampak bencana.
Oblo berharap Tim SAR segera menemukan rombongan tersebut, termasuk kemungkinan mereka terdampar di salah satu pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau sehingga bisa berkumpul dengan anak dan keluarganya. (*)




















