MEDAN (HARIANSTAR.COM)- PSMS Medan ‘menggila’ di laga keduanya saat menjamu Persiku Kudus di ajang Indonesia Championship 2026/2027 (Liga 2) pada Minggu (20/9/2026) sore.
Bertanding di Stadion Utama Sumatera Utara, anak asuh Eko Purdjianto berhasil menggilas tamunya enam gol tanpa ampun.
Pesat gol tuan rumah dimulai sejak awal babak pertama tepatnya menit keenam melalui pemain asingnya, Phillerson.
Phillerson menyumbang gol pertama PSMS melalui tendangan bebas.
Enam menit kemudian, Phillerson kembali menjadi momok bagi tim tamu usai menyumbangkan gol keduanya.
Memanfaatkan umpan Manahati Lestusen, Phillerson melepaskan tembakan kaki kanan yang akurat di pojok kiri gawang Persiku.
PSMS semakin agresif. Pada menit ke-19, Muhammad Ragil memperbesar keunggulan menjadi 3-0 setelah menerima umpan Manahati.
Ragil dengan tenang melepaskan tembakan ke tiang jauh yang tak mampu dihentikan kiper Rangga.
Dua menit berselang, Javi Siverio ikut mencatatkan namanya di papan skor.
Berawal dari tendangan bebas Phillerson, Javi memenangkan duel udara dan mengarahkan sundulannya ke gawang Persiku. Gol sempat diperiksa VAR, tetapi wasit Asep Yandi tetap mengesahkannya.
Javi kembali mencetak gol pada menit ke-31. Mendapat umpan Irfan Jauhari di dalam kotak penalti, striker asal Spanyol itu melepaskan tembakan kaki kiri untuk menambah pundi golnya sekaligus menutup babak pertama dengan keunggulan 5-0.
Pada babak kedua, PSMS kembali menguasai ritme permainan. Javi menyumbangkan gol ketiganya pada menit 52 dan membawa keunggulan PSMS 6-0.
Gol Javi sekaligus menutup pesta gol PSMS Medan pada laga tersebut.
Tiga poin yang didapatkan PSMS pekan ini menjadi kemenangan perdana di kandang setelah sebelumnya bermain imbang 2-2 saat bertandang ke markas Sumsel United pada laga pembuka.
“Alhamdulillah, home pertama kita menang. Kita memang mau menang di pertandingan ini. Semua pemain saya ingatkan jangan berpuas diri, pertandingan masih panjang,” kata Eko, usai laga.
Eko iuga menegaskan target timnya adalah terus meraih kemenangan pada setiap pertandingan.
“Kita butuh setiap match itu menang. Terima kasih kepada pemain dan seluruh tim. Match depannya kita berikan yang terbaik,” ujarnya.
Mengenai keputusan menarik Javi usai menyumbangkan hatrick, Eko menjelaskan kondisi sang striker harus dijaga karena sebelumnya bermain penuh selama 90 menit.
“Memang dari awal kita tahu Javi bermain 90 menit di pertandingan sebelumnya, jadi dia ada masalah di kaki. Jadi dia kita siapkan untuk pertandingan selanjutnya,” jelas Eko.
Kemenangan besar ini membuat PSMS mendapatkan suntikan kepercayaan diri penting untuk melanjutkan perjuangan menuju target Liga 1 musim 2026/2027 mendatang. (*)




















