ISTANBUL (HARIANSTAR.COM) – Pasukan Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan baru ke Iran setelah 2 tentaranya tewas
Washington mengumumkan bahwa mereka melancarkan gelombang serangan udara baru pada hari Sabtu terhadap Iran atas perintah panglima tertinggi, demikian tulis Komando Pusat militer AS (CENTCOM) di platform media sosial Amerika X.
“Hari ini pukul 6 sore ET, pasukan AS mulai melancarkan serangan udara baru terhadap Iran atas arahan Panglima Tertinggi. Serangan-serangan ini dirancang untuk semakin melemahkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz dan dengan cepat menghukum pasukan Korps Garda Revolusi Islam yang melancarkan serangan terhadap anggota militer Amerika di Yordania tadi malam,” demikian pernyataan tersebut dikutip dari Anadolu, Minggu (19/6/2026).
Anggota militer Amerika tewas, dan satu orang hilang setelah serangan rudal balistik dan pesawat tak berawak Iran di Yordania pada hari Jumat, kata CENTCOM pada hari Sabtu.
“Pada 17 Juli, dua anggota militer AS di Yordania tewas dalam pertempuran ketika Komando Pusat AS (CENTCOM) dan pasukan mitra melakukan pertahanan terhadap serangan rudal balistik dan pesawat tak berawak Iran,” kata pernyataan CENTCOM.
Disebutkan bahwa empat anggota militer AS yang “dievakuasi secara medis” ke rumah sakit di Yordania telah dipulangkan, sementara personel lain yang dirawat karena cedera ringan telah kembali bertugas.
“Sebagai bentuk penghormatan kepada keluarga, CENTCOM akan menahan informasi tambahan, termasuk identitas para prajurit yang gugur, hingga 24 jam setelah keluarga terdekat diberitahu,” demikian pernyataan tersebut.
Presiden Donald Trump menyatakan kesedihannya atas kematian para tentara tersebut, dan mengatakan bahwa kematian itu adalah “hal yang sangat menyedihkan.”
“Kami sangat menyesalkan hal ini terjadi. Ini demi pengabdian kepada negara kita,” katanya kepada media NewsNation.
Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengakui berita tersebut dalam sebuah unggahan di X. “Semoga Tuhan menyertai kalian, para pahlawan. Pengorbanan mereka hanya memperkuat tekad kita,” tulisnya.




















