• Latest
  • Trending
  • All
Rupiah Belakangan Alami Tekanan, Defisit APBN Menjadi Salah Satu Akar Masalahnya

Rupiah Belakangan Alami Tekanan, Defisit APBN Menjadi Salah Satu Akar Masalahnya

9 Januari 2026
Menyambut HUT ke-81 RI, Warga Lingkungan 3 TSM III Gotong Royong

Menyambut HUT ke-81 RI, Warga Lingkungan 3 TSM III Gotong Royong

2 Agustus 2026
Sat Reskrim dan Si Propam Polres Palas Razian Pekat, Amankan 5 Pasangan Bukan Suami Istri dari Penginapan

Sat Reskrim dan Si Propam Polres Palas Razian Pekat, Amankan 5 Pasangan Bukan Suami Istri dari Penginapan

2 Agustus 2026
Di Tengah Pembukaan Rute Baru, Bobby Singgung Mahalnya Avtur Kualanamu

Di Tengah Pembukaan Rute Baru, Bobby Singgung Mahalnya Avtur Kualanamu

2 Agustus 2026
Selesaikan Ketidaksesuaian Data PBB, Warga Apresiasi Respon Cepat Bapenda Kota Medan

Selesaikan Ketidaksesuaian Data PBB, Warga Apresiasi Respon Cepat Bapenda Kota Medan

2 Agustus 2026
Kepala OJK Sumut Berganti, Triyoga Laksito Siap Perluas Akses Keuangan di Daerah

Kepala OJK Sumut Berganti, Triyoga Laksito Siap Perluas Akses Keuangan di Daerah

1 Agustus 2026
BI dan Kemenko Perekonomian Perkuat Digitalisasi Pembayaran Daerah Lewat Rakorwil TP2DD Sumatera

BI dan Kemenko Perekonomian Perkuat Digitalisasi Pembayaran Daerah Lewat Rakorwil TP2DD Sumatera

1 Agustus 2026
Polsek Binjai Gandeng TNI dan Kepala Desa Grebek Sarang Narkoba

Polsek Binjai Gandeng TNI dan Kepala Desa Grebek Sarang Narkoba

1 Agustus 2026
BKPRMI Diharapkan Cetak Mujahid Dakwah Berintegritas

BKPRMI Diharapkan Cetak Mujahid Dakwah Berintegritas

1 Agustus 2026
Resmikan ROKI, Plt. Bupati Langkat Dorong Penguatan Ekonomi Berbasis Kedelai

Resmikan ROKI, Plt. Bupati Langkat Dorong Penguatan Ekonomi Berbasis Kedelai

1 Agustus 2026
Tiorita Perkuat Sinergi Pelestarian Budaya Melayu Bersama Kesultanan Negeri Langkat

Tiorita Perkuat Sinergi Pelestarian Budaya Melayu Bersama Kesultanan Negeri Langkat

1 Agustus 2026
Diduga Dikorupsi, Formabes RI Akan Laporkan Pembangunan Gedung Madrasah Desa Tabuyung ke Polres Madina

Diduga Dikorupsi, Formabes RI Akan Laporkan Pembangunan Gedung Madrasah Desa Tabuyung ke Polres Madina

1 Agustus 2026
Korupsi Medan Fashion Festival 2024: Terungkap Komitmen Fee  Rp644 Juta

Korupsi Medan Fashion Festival 2024: Terungkap Komitmen Fee  Rp644 Juta

1 Agustus 2026
Minggu, Agustus 2, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Rupiah Belakangan Alami Tekanan, Defisit APBN Menjadi Salah Satu Akar Masalahnya

by Abi
9 Januari 2026
in EKONOMI
Rupiah Belakangan Alami Tekanan, Defisit APBN Menjadi Salah Satu Akar Masalahnya
FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin menuturkan Pelemahan Rupiah belakangan ini khususnya dalam 5 tahun terakhir, memang tidak sepenuhnya hanya dikarenakan sentimen eksternal semata.

Jika melihat tren perkembangan USD Index, terlihat di awal tahun 2020 USD Index bergerak dikisaran 96.6, dan saat ini berada dikisaran 98.93. Terlihat USD Index alami penguatan yang berpeluang mendorong mata uang rivalnya, ujarnya Jumat (9/1).

Baca Juga

Di Tengah Pembukaan Rute Baru, Bobby Singgung Mahalnya Avtur Kualanamu

Kepala OJK Sumut Berganti, Triyoga Laksito Siap Perluas Akses Keuangan di Daerah

BI dan Kemenko Perekonomian Perkuat Digitalisasi Pembayaran Daerah Lewat Rakorwil TP2DD Sumatera

Nah kalau kita lihat kinerja mata uang Rupiahnya, maka trennya konsisten alami pelemahan. Di sekitar awal tahun 2020, Rupiah sempat dipedagangkan dikisaran angka 13.600-an per US Dolar, dan saat ini ditransaksikan dikisaran harga 16.700-an per US Dolar.

Belakangan ini, pergerakan USD Index itu tidak selalu diikuti dengan perubahan pola pergerakan Rupiah yang berlawanan arah.

Artinya tidak melulu saat USD Index naik, maka Rupiah lantas melemah dan sebaliknya. Dan belakangan ini, Menter Keuangan Purbaya memaparkan bahwa defisit APBN di tahun 2025 sebesar 2.9%, atau nyaris menyentuh batas 3% terhadap PDB. Fiskal memang bisa menjadi salah satu masalah pemicu pelemahan Rupiah, katanya.

Dengan defisit yang nyaris 3% tersebut pemerintah akan dipaksa kerja keras untuk menurunkannya. Atau setidaknya untuk menjaganya tidak melewati angka 3%. Guna menekan defisit APBN membutuhkan dorongan dana yang bisa dioptimalkan dari penerimaan pajak. Menutupnya dengan menekan pengeluaran atau efisiensi.

“Menjaga defist dan mendorong pertumbuhan ekonomi menjadi tantangan terbesar pemerintah pada tahun fiskal 2026 ini. Meskipun bisa juga diatasi dengan mendorong investasi dan mendorong sektor swasta untuk masuk (investasi) membiayai pembangunan. Namun tekanan ekonomi global begitu hebat di tahun 2026 ini.”paparnya.

Pemerintah bisa saja melakukan penutupan kebocoran agar bisa mendapatkan likuiditas lebih untuk menopang APBN. Salah satu harapannya adalah belanja pembangunan yang bisa dilakukan oleh Danantara, mengingat deviden perusahaan pemerintah mengalami ke Danantara saat ini, ujarnya.

Namun disisi lain kemampuan pemerintah mendapatkan setoran pajak dipertanyakan di tahun yang penuh tekanan ini. Dan mata uang Rupiah dengan sendirinya nanti akan menciptakan titik keseimbangan baru, ucapnya.

Dan surplus pada neraca perdagangan, tidak sepenuhnya menggambarkan bahwa kinerja ekspor terus mengalami pemulihan. Kita perlu mewaspadai bahwa China sebagai salah satu mitra dagang utama kita kinerja ekonominya melambat. Surplus justru ditopang oleh penurunan kinerja impor yang membuat surplus tetap terlihat memukau, ungkapnya.

Sehingga surplus tidak sepenuhnya bisa dijadikan landasan fundamental untuk memperbaiki kinerja mata uang Rupiah.

Sehingga BI akan mendapatkan beban tambahan dalam menjaga mata uang Rupiah. Jadi menurut hemat saya selama tekanan pada fiskal berlanjut, maka Rupiah masih berpeluang utnuk melemah terhadap US Dolar,tutup Gunawan. (Abi)

Post Views: 398
Tags: AkarAlamiAPBNbelakanganDefisitMasalahnyaMenjadiRupiahSalahSatuTekanan
ShareSendShare
Abi

Abi

Baca Juga

Di Tengah Pembukaan Rute Baru, Bobby Singgung Mahalnya Avtur Kualanamu
EKONOMI

Di Tengah Pembukaan Rute Baru, Bobby Singgung Mahalnya Avtur Kualanamu

2 Agustus 2026
Kepala OJK Sumut Berganti, Triyoga Laksito Siap Perluas Akses Keuangan di Daerah
EKONOMI

Kepala OJK Sumut Berganti, Triyoga Laksito Siap Perluas Akses Keuangan di Daerah

1 Agustus 2026
BI dan Kemenko Perekonomian Perkuat Digitalisasi Pembayaran Daerah Lewat Rakorwil TP2DD Sumatera
EKONOMI

BI dan Kemenko Perekonomian Perkuat Digitalisasi Pembayaran Daerah Lewat Rakorwil TP2DD Sumatera

1 Agustus 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Turunkan Harga Pertamax di Wilayah Sumbagut Mulai 1 Agustus 2026
EKONOMI

Pertamina Patra Niaga Regional Turunkan Harga Pertamax di Wilayah Sumbagut Mulai 1 Agustus 2026

1 Agustus 2026
OJK Sumut Perkuat Budaya Menabung Sejak Dini 
EKONOMI

OJK Sumut Perkuat Budaya Menabung Sejak Dini 

31 Juli 2026
Satgas PASTI Hentikan Operasi Snapboost, Masyarakat Diimbau Waspadai Modus Investasi Berkedok Tugas Media Sosial
EKONOMI

Satgas PASTI Hentikan Operasi Snapboost, Masyarakat Diimbau Waspadai Modus Investasi Berkedok Tugas Media Sosial

31 Juli 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In