JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – Komitmen ParagonCorp dalam membangun sumber daya manusia yang bertumbuh sekaligus menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat memperoleh pengakuan di tingkat regional. Dalam ajang The Economic Times Human Capital Awards (ETHCA) Southeast Asia 2026 yang diselenggarakan pada 24 Juli 2026 di One Farrer Hotel, Singapura, ParagonCorp berhasil meraih dua penghargaan, yaitu Gold
Award pada kategori Excellence in ESG & CSR Initiatives melalui program Paragonian
Bergerak, serta Bronze Award pada kategori Excellence in Creating a Culture of
Continuous Learning and Upskilling melalui Human-Centric Continuum Growth
Ecosystem.
Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas praktik pengelolaan sumber daya manusia
yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi, tetapi juga menghubungkan
proses pembelajaran dengan kontribusi nyata bagi masyarakat. Tahun ini, ETHCA
Southeast Asia diikuti oleh ratusan organisasi dari Indonesia, Singapura, Malaysia,
Thailand, dan Filipina.
Seluruh peserta melalui proses seleksi dua tahap yang meliputi evaluasi dokumen serta penilaian oleh Grand Jury yang terdiri atas para Chief Human Resources Officer (CHRO) dan pemimpin bisnis independen dari kawasan Asia Tenggara.
Membangun Manusia Melalui Budaya Belajar
Bagi ParagonCorp, pembelajaran bukan sekadar aktivitas mengikuti pelatihan, melainkan bagian yang menyatu dalam cara setiap Paragonian bekerja, berkolaborasi, dan
bertumbuh.
Keyakinan tersebut diwujudkan melalui Human-Centric Continuum Growth
Ecosystem, sebuah ekosistem pembelajaran yang mengintegrasikan pengembangan
individu, pengalaman kerja, mentoring, kepemimpinan, serta pemanfaatan teknologi ke dalam proses kerja sehari-hari.
Melalui pendekatan ini, setiap Paragonian didorong untuk dream bigger, grow bigger,
and contribute bigger. Filosofi tersebut mencerminkan komitmen ParagonCorp dalam
membangun lingkungan kerja yang memungkinkan setiap individu terus
mengembangkan kapasitas dirinya sekaligus memberikan kontribusi yang semakin besar
bagi organisasi maupun masyarakat.
ParagonCorp percaya bahwa pembelajaran paling bermakna terjadi ketika seseorang
memperoleh kesempatan mempraktikkan pengetahuan dalam situasi nyata.
Karena itu,perusahaan menghadirkan berbagai pengalaman belajar melalui proyek lintas fungsi,kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, pendampingan para pemimpin,hingga pemanfaatan teknologi untuk mempercepat pengembangan kompetensi.
Pendekatan ini tidak hanya memperkuat keterampilan teknis, tetapi juga mengembangkan kepemimpinan, kemampuan berkolaborasi, berpikir kritis, dan
beradaptasi terhadap perubahan.
Dari Budaya Belajar Menjadi Aksi Nyata
Tidak hanya berhenti pada budaya belajar, di dalam budaya yang di bangun oleh
ParagonCorp untuk mewujudkan kebermanfaatan juga diwujudkan melalui kontribusi langsung karyawannya pada program Paragonian Bergerak, sebuah gerakan yang mengajak seluruh Paragonian untuk menggunakan satu hari kerjanya untuk melakukan kegiatan kebermanfaatan, mengajak Paragonian untuk mengalami secara langsung makna memberi melalui aksi nyata di tengah masyarakat.
Program ini berangkat dari filosofi ParagonCorp sejak didirikan pada tahun 1985, yaitu menghadirkan kebermanfaatan dan bertumbuh secara berkelanjutan. Melalui
Paragonian Bergerak, nilai tersebut diterjemahkan menjadi pengalaman yang dapat dirasakan oleh seluruh Paragonian, tanpa memandang fungsi maupun jenjang jabatan.
Program yang berlangsung pada Agustus hingga Desember 2025 ini melibatkan lebih
dari 14.000 Paragonian di 45 lokasi operasional, meliputi kantor pusat, pabrik, serta 43 kantor cabang yang tersebar dari Aceh hingga Ternate.
Seluruh Paragonian, termasuk karyawan frontline, operasional, hingga tenaga alih daya, memiliki kesempatan yang
sama untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial sesuai kebutuhan masyarakat
di wilayah masing-masing.
Sebanyak 151 inisiatif dijalankan melalui Paragonian Bergerak pada tahun 2025. Berbagai program tersebut mencakup edukasi pencegahan stunting, pendampingan UMKM,
pemetaan potensi siswa dari keluarga prasejahtera, rehabilitasi ekosistem pesisir melalui penanaman mangrove, hingga dukungan kesehatan mental bagi anak-anak panti asuhan.
Setiap program dirancang bersama mitra lokal melalui proses seleksi yang
komprehensif guna memastikan kebutuhan masyarakat tervalidasi, target dampak
terukur, tata kelola berjalan baik, serta manfaat program dapat berkelanjutan.
Berbeda dengan pendekatan CSR yang umumnya berpusat pada perusahaan,
Paragonian Bergerak menempatkan karyawan sebagai penggerak utama perubahan.
Pengalaman memimpin proyek sosial, membangun kolaborasi lintas fungsi, mengelola sumber daya, dan mengambil keputusan dalam situasi nyata menjadi bagian dari proses pembelajaran yang memperkuat kepemimpinan, karakter, serta rasa memiliki terhadap tujuan perusahaan.
Dua Penghargaan, Satu Komitmen
Bagi ParagonCorp, kedua penghargaan ini merupakan cerminan dari satu pendekatan
yang saling terhubung. Human-Centric Continuum Growth Ecosystem membangun
kapasitas manusia melalui pembelajaran berkelanjutan, sementara Paragonian Bergerak menjadi ruang bagi setiap Paragonian untuk mengimplementasikan pembelajaran tersebut melalui kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Di Paragon, kami percaya bahwa kebermanfaatan dan pembelajaran merupakan dua hal yang saling menguatkan. Kami ingin setiap Paragonian tidak hanya terus berkembang melalui pengalaman, kolaborasi, dan pendampingan, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menghadirkan dampak positif bagi masyarakat. Ketika seseorang merasakan bahwa pekerjaannya terhubung dengan tujuan yang lebih besar, ia tidak hanya bertumbuh sebagai individu, tetapi juga sebagai pemimpin yang mampu membawa perubahan.
Pengakuan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat
budaya belajar dan budaya kebermanfaatan sebagai bagian dari perjalanan Paragon
untuk bertumbuh bersama masyarakat,” ujar Astri Wahyuni, Director Corporate Affairs
ParagonCorp.
Pengakuan melalui The Economic Times Human Capital Awards (ETHCA) Southeast Asia 2026 semakin memperkuat keyakinan ParagonCorp bahwa pertumbuhan organisasi
dibangun melalui pengembangan manusia yang berkelanjutan. Ke depan, ParagonCorp
akan terus memperkuat budaya belajar.(abi)




















