• Latest
  • Trending
  • All
Danau Kemiri Pagardewa Jadi Motor Ekonomi Baru, Program CSR PGN Dongkrak Pendapatan Petani Karet Hingga 33 Persen

Danau Kemiri Pagardewa Jadi Motor Ekonomi Baru, Program CSR PGN Dongkrak Pendapatan Petani Karet Hingga 33 Persen

15 Januari 2026
Karier KAI 2026 Dibuka! Cek Formasi, Persyaratan, dan Cara Daftarnya

Karier KAI 2026 Dibuka! Cek Formasi, Persyaratan, dan Cara Daftarnya

4 September 2026
Setelah 20 Tahun Menemani, SpongeBob Kini Tak Tayang Lagi di GTV

Setelah 20 Tahun Menemani, SpongeBob Kini Tak Tayang Lagi di GTV

4 September 2026
Tumbangkan Laos 3-0, Ini Syarat Timnas Indonesia U-20 Lolos ke Piala Asia

Tumbangkan Laos 3-0, Ini Syarat Timnas Indonesia U-20 Lolos ke Piala Asia

4 September 2026
Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

Resmikan Jembatan Bailey di Tapteng, Bobby Nasution Janji Beri Modal Usaha untuk Warga

4 September 2026
Mantan Analis Kredit Bank Sumut KCP Krakatau Divonis 1 Tahun Penjara

Mantan Analis Kredit Bank Sumut KCP Krakatau Divonis 1 Tahun Penjara

4 September 2026
Identitas Teridentifikasi, Pemkab Karo Pulangkan Anak Asal Serdang Bedagai

Identitas Teridentifikasi, Pemkab Karo Pulangkan Anak Asal Serdang Bedagai

4 September 2026
Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

3 September 2026
Rico Waas Dorong KPRI Pemko Medan Jadi Koperasi yang Profesional, Modern dan Berkelanjutan

Rico Waas Dorong KPRI Pemko Medan Jadi Koperasi yang Profesional, Modern dan Berkelanjutan

3 September 2026
Sidang Penggelapan Rp6,3 Milyar, Saksi Ragukan Terdakwa Sejak Pertama Bertemu

Sidang Penggelapan Rp6,3 Milyar, Saksi Ragukan Terdakwa Sejak Pertama Bertemu

3 September 2026
Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

3 September 2026
Wagub Surya Dorong Garuda Buka Kembali Rute Kualanamu–Nias

Wagub Surya Dorong Garuda Buka Kembali Rute Kualanamu–Nias

3 September 2026
Polwan dan Bhayangkari Beri Trauma Healing, Ceria Anak Pengungsi Sinabung

Polwan dan Bhayangkari Beri Trauma Healing, Ceria Anak Pengungsi Sinabung

3 September 2026
Jumat, September 4, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home EKONOMI

Danau Kemiri Pagardewa Jadi Motor Ekonomi Baru, Program CSR PGN Dongkrak Pendapatan Petani Karet Hingga 33 Persen

by Admin
15 Januari 2026
in EKONOMI
Danau Kemiri Pagardewa Jadi Motor Ekonomi Baru, Program CSR PGN Dongkrak Pendapatan Petani Karet Hingga 33 Persen
FacebookWhatsappTelegram

MUATA ENIM (HARIANSTAR.COM) — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina melaksanakan serah terima sarana wisata edukatif kreatif berupa playground dan landmark wisata Danau Kemiri kepada Pemerintah Desa Pagardewa, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, pada Senin (12/1).

Fasilitas tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PGN melalui Program Inovasi Sosial Penguatan Desa Ekonomi Kreatif, Aman, dan Setara (Pendekar Dewa).

Baca Juga

Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

Evaluasi Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah, Realisasi Hingga Agustus Capai Rp2 M 

Program ini bertujuan memperkuat ketahanan lingkungan, mendorong pemerataan akses dan inklusivitas bagi kelompok rentan, serta mengembangkan nilai tambah ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Melalui Pendekar Dewa, PGN berupaya mewujudkan masyarakat Pagardewa yang berdaya, berkarya, dan inovatif.

Desa Pagardewa memiliki ketergantungan tinggi pada sektor perkebunan karet, dengan sekitar 70 persen masyarakat menggantungkan penghidupan pada komoditas tersebut. Namun, fluktuasi harga karet, keterbatasan akses air bersih, serta tingginya risiko kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau kerap menekan produktivitas dan kestabilan pendapatan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan.

Direktur Manajemen Risiko PGN, Eri Surya Kelana, menjelaskan bahwa Program Pendekar Dewa dirancang dan dijalankan secara bertahap untuk memastikan dampak yang berkelanjutan. Fase pertama pada 2021–2022 difokuskan pada pembangunan fondasi dan pemetaan kebutuhan masyarakat. Fase kedua pada 2023–2024 diarahkan pada pengembangan sistem dan penguatan kemandirian, sementara fase ketiga di tahun 2025 menitikberatkan pada penguatan keberlanjutan melalui estafet pengelolaan kepada para pemangku kepentingan lokal.

“Program ini tidak hanya berorientasi pada bantuan jangka pendek, tetapi membangun sistem yang mampu meningkatkan ketahanan lingkungan dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Eri, Selasa (13/1).

Pendekar Dewa dijalankan melalui tiga pilar utama, yakni Aman, Setara, dan Ekonomi Kreatif. Pilar Aman berfokus pada peningkatan kepastian usaha dan pendapatan petani karet melalui Program Stasiun Lateks yang memangkas rantai penjualan dan menstabilkan harga, Sebakul Dewa sebagai sentra bibit unggul karet, serta SITEGAS melalui pengembangan budidaya madu dan UMKM keluarga petani.

Melalui pilar ini, pendapatan petani karet pada 2025 tercatat mencapai Rp57,6 juta per tahun atau meningkat 33,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, optimalisasi lahan replanting mencapai nilai Rp120 juta, serta sebanyak 28 anggota keluarga petani—khususnya kaum perempuan—kini memiliki sumber penghasilan mandiri, dengan total nilai penjualan UMKM mencapai Rp11,38 juta.

Sementara itu, Pilar Setara menjawab keterbatasan akses air bersih dan sanitasi yang sebelumnya mengharuskan sebagian warga berjalan hingga satu kilometer untuk mendapatkan air. PGN membangun lima fasilitas MCK bertenaga PLTS serta membentuk kelompok Pendekar Talang sebagai pengelola air. Program ini memberikan akses air bersih bagi 28 kepala keluarga sekaligus mendukung upaya mitigasi kebakaran hutan dan lahan.

*Pusat Wisata dan Ketahanan Lingkungan*

Adapun Pilar Ekonomi Kreatif diwujudkan melalui pengembangan kawasan Danau Kemiri sebagai pusat wisata edukatif dan ekonomi kreatif desa. Kawasan ini dilengkapi lima fasilitas publik, meliputi aula, booth UMKM, playground, taman lalu lintas, dan amphitheater. Selain berfungsi sebagai ruang publik, Danau Kemiri juga menjadi sumber air dengan kapasitas 22.500 meter kubik untuk mendukung ketahanan lingkungan.

Danau Kemiri kini dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Rumpun Kemiri. Sepanjang 2025, kawasan ini mencatat total kunjungan sebanyak 6.554 orang dan menghasilkan pendapatan wisata sebesar Rp92,48 juta, atau meningkat 191 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Eri menambahkan, keberadaan Danau Kemiri beserta sarana pendukungnya memiliki fungsi strategis yang melampaui aspek estetika dan rekreasi. Kawasan ini dirancang sebagai ruang publik terpadu yang mendukung wisata edukatif, interaksi sosial, serta menjadi sumber air alternatif dalam mitigasi kebakaran hutan dan lahan saat musim kemarau.

“Danau Kemiri tidak hanya dikembangkan sebagai kawasan wisata, tetapi juga sebagai solusi berbasis kebutuhan masyarakat yang mendukung penguatan ketahanan lingkungan desa,” ujarnya.

Ia berharap seluruh fasilitas dan program yang telah diserahterimakan dapat dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat agar memberikan manfaat jangka panjang dan berkelanjutan.

Staf Ahli Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kabupaten Muara Enim, Juli Jumatan Nuri, mengapresiasi pelaksanaan Program Pendekar Dewa yang dinilai komprehensif dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.

“Program PGN dirancang dan dijalankan dari hulu hingga hilir, mulai dari pemetaan permasalahan, pemenuhan kebutuhan dasar, hingga penguatan kemandirian dan keberlanjutan pengelolaan oleh warga. Pendekatan ini mencerminkan komitmen PGN dalam menghadirkan program pemberdayaan yang tidak bersifat sesaat, melainkan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan,” tutupnya. (RED)

Post Views: 255
Tags: CSR PGNDanau Kemiri PagardewaMotor EkonomiPendapatanpetani karetProgram
ShareSendShare
Admin

Admin

Baca Juga

Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi
EKONOMI

Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

3 September 2026
Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi
EKONOMI

Rico Waas Minta TPID Bergerak Lebih Dini Kendalikan Inflasi dan Deflasi

3 September 2026
Evaluasi Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah, Realisasi Hingga Agustus Capai Rp2 M 
EKONOMI

Evaluasi Tim Penagihan Tunggakan Pajak Daerah, Realisasi Hingga Agustus Capai Rp2 M 

3 September 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Bantuan Pasca Erupsi Gunung Sinabung
EKONOMI

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Salurkan Bantuan Pasca Erupsi Gunung Sinabung

3 September 2026
Dongkrak Ekonomi UMKM Medan, Gallery Mustika Deli Raup Omzet Rp509 Juta
EKONOMI

Dongkrak Ekonomi UMKM Medan, Gallery Mustika Deli Raup Omzet Rp509 Juta

2 September 2026
Rico Waas Ingin Pembiayaan PNM Jadi Mesin Penggerak Usaha, Bukan Sekadar Kucuran Modal
EKONOMI

Rico Waas Ingin Pembiayaan PNM Jadi Mesin Penggerak Usaha, Bukan Sekadar Kucuran Modal

2 September 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In