• Latest
  • Trending
  • All
Rakerda di Sumut, BKKBN Percepatan Penurunan Stunting Jangka Pendek Hingga Capai 14 Persen

Rakerda di Sumut, BKKBN Percepatan Penurunan Stunting Jangka Pendek Hingga Capai 14 Persen

25 Maret 2024
Satreskrim Polres Binjai Bekuk Dua Pelaku Curat di Toko

Satreskrim Polres Binjai Bekuk Dua Pelaku Curat di Toko

2 Oktober 2026
Pancasila Harus Jadi Pedoman Membangun Langkat

Pancasila Harus Jadi Pedoman Membangun Langkat

2 Oktober 2026
Plt. Bupati Langkat Pastikan Renovasi Rumah Korban Banjir Berjalan Lancar

Plt. Bupati Langkat Pastikan Renovasi Rumah Korban Banjir Berjalan Lancar

2 Oktober 2026
Pulih Pasca Banjir, Kelompok Tani Pertamina EP Rantau Panen Cabai

Pulih Pasca Banjir, Kelompok Tani Pertamina EP Rantau Panen Cabai

2 Oktober 2026
Warga Kandibata Mengadu, Terowongan PLTMH Diduga Tembus Lahan Tanpa Pemberitahuan

Warga Kandibata Mengadu, Terowongan PLTMH Diduga Tembus Lahan Tanpa Pemberitahuan

2 Oktober 2026
Hadapi Persikad Depok, PSMS Medan Bidik Puncak Klasemen 

Hadapi Persikad Depok, PSMS Medan Bidik Puncak Klasemen 

2 Oktober 2026
PLN Pusdiklat UPDL Tuntungan Hadirkan Desa Siaga Bencana di Desa Daulu Karo

PLN Pusdiklat UPDL Tuntungan Hadirkan Desa Siaga Bencana di Desa Daulu Karo

2 Oktober 2026
Kejari Karo Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Kejari Karo Gelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

2 Oktober 2026
Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karo Gelar Upacara di Halaman Kantor Bupati

Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Pemkab Karo Gelar Upacara di Halaman Kantor Bupati

2 Oktober 2026
Sesuai Instruksi Presiden Prabowo, RSU Haji Medan Kedepankan Standar Pelayanan Medis

Sesuai Instruksi Presiden Prabowo, RSU Haji Medan Kedepankan Standar Pelayanan Medis

1 Oktober 2026
Pojok Pajak Bapenda Medan Himpun Penerimaan PBB Rp2,53 Miliar

Pojok Pajak Bapenda Medan Himpun Penerimaan PBB Rp2,53 Miliar

1 Oktober 2026
Presiden Reshufle Kabinet Merah Putih, Ini Nama Namanya

Presiden Reshufle Kabinet Merah Putih, Ini Nama Namanya

1 Oktober 2026
Sabtu, Oktober 3, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Rakerda di Sumut, BKKBN Percepatan Penurunan Stunting Jangka Pendek Hingga Capai 14 Persen

by Zulham
25 Maret 2024
in HEADLINE, KESEHATAN
Rakerda di Sumut, BKKBN Percepatan Penurunan Stunting Jangka Pendek Hingga Capai 14 Persen

Sekretaris Utama BKKBN Pusat Tavip Agus Rayanto (kiri) didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut Munawar Ibrahim (kanan) dan Pj Gubernur Sumut Hassanudin saat temu pers Rakerda Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024 di Hotel Santika Dyandra Medan, Senin 25 Maret 2024. 

FacebookWhatsappTelegram

MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Sekretaris Utama BKKBN Pusat Tavip Agus Rayanto menyebutkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terus berupaya melakukan percepatan penurunan angka stunting dari target yang telah ditetapkan 14 persen secara nasional. Untuk jangka pendek, penurunan stunting fokus terhadap ibu hamil dan anak di bawah usia 2 tahun.

“Angka stunting nasional yang dirilis sementara ini hanya turun 0,1 persen dari 21,6 menjadi 21,5 persen. Padahal yang menjadi target adalah 14 persen.Beberapa provinsi angka stuntingnya masih mengalami kenaikan. Hanya satu provinsi yang di bawah angka 10 persen (7,2 persen) yaitu Bali,” ungkap Tavip di temu pers pada Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024 di Hotel Santika Dyandra Medan, (Senin 25 /3/2024).

Baca Juga

Hadapi Persikad Depok, PSMS Medan Bidik Puncak Klasemen 

Sesuai Instruksi Presiden Prabowo, RSU Haji Medan Kedepankan Standar Pelayanan Medis

Presiden Reshufle Kabinet Merah Putih, Ini Nama Namanya

Lanjut dia untuk Sumut, angkanya turun 2,2 persen. Sebab jumlah penduduk di Sumut terbilang cukup padat. Walaupun prevalensi atau persentasenya tidak tinggi, tetapi jumlah penduduknya banyak yang mempengaruhi jumlah nasional. Untuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten dan Sumut perlu dilakukan intervensi stunting. Kalau beberapa provinsi tersebut angka stunting bisa diturunkan, tentu akan mempengaruhi angka stuntingnya secara nasional, tentunya membutuhkan kerja keras semua stakeholder, kepala daerah, TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) serta jajaran masyarakat.

“Saya pesanan dalam jangka pendek untuk bisa angka stunting turun drastis maka kegiatan harus benar-benar ter-deliver dan fokus terhadap dua hal,” ujar Tavip didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumut Munawar Ibrahim.

Fokus pertama, jelas Tavip, terhadap ibu hamil. Sebab ibu hamil itu akan segera melahirkan anak-anak.

“Harapannya, ibu hamil tersebut dalam kondisi sehat sehingga anak yang dilahirkan sehat juga. Artinya, tidak ada stunting bagi anak-anak yang dilahirkan dari ibu hamil tersebut,” ucapnya.

Fokus kedua terhadap pertumbuhan anak usia 2 tahun. Karena, kalau anak usia 3 sampai 4 tahun butuh waktu panjang dan biayanya besar.

“Sebetulnya untuk menurunkan angka stunting dan kita mengintervensi orang stunting, itu merupakan strategi yang kurang efektif. Strategi yang efektif adalah melakukan pencegahan dan salah satunya terhadap bayi yang belum lahir atau ibu hamil. Namun, jika sudah terlanjur lahir maka khususnya terhadap anak di bawah usia 2 tahun ditangani secara berkelanjutan,” terang Tavip.

Menurutnya, dua hal itulah menjadi kepentingan jangka pendek untuk percepatan penurunan stunting. Walaupun stunting itu ada dua faktor, yaitu faktor spesifik dan sensitif.

Lebih jauh Tavip mengatakan, Rakerda Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024 mengangkat tema ‘Optimalisasi Bonus Demografi dan Peningkatan SDM Menuju Indonesia Emas 2045’.

“Banyak hal yang menjadi dasar kebijakan nasional, bagaimana kemudian reorientasi program tersebut dilakukan. BKKBN sebenarnya mengampu dua indikator utama terkait program penurunan stunting, yaitu kualitas dan kuantitas,” ucapnya.

Dia menambahkan, pemerintah menganggap isu stunting menjadi penting, karena kalau melihat angka kelahiran setiap tahunnya mencapai sekitar 4,6 juta anak.

Setelah dihitung dan diproyeksikan pada tahun 2045, mereka itu akan menjadi anak muda yang mengisi pembangunan.

“Kalau mereka tidak cerdas dan pintar, maka kita tidak memiliki daya saing SDM baik internasional maupun nasional. Karena itu, isu stunting menjadi penting,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Gubernur Sumut Hassanudin yang hadir dalam temu pers tersebut menyatakan optimis bisa mencapai angka penurunan stunting sesuai target yang telah ditetapkan.

“Saat ini kangka stunting Sumut turun 2,2 persen (19,3 persen). Untuk tahun 2024, kita menargetkan turun menjadi 14,5 persen,” ujarnya. (red)

 

Post Views: 268
Tags: BKKBNStunting
ShareSendShare
Zulham

Zulham

Baca Juga

Hadapi Persikad Depok, PSMS Medan Bidik Puncak Klasemen 
HEADLINE

Hadapi Persikad Depok, PSMS Medan Bidik Puncak Klasemen 

2 Oktober 2026
Sesuai Instruksi Presiden Prabowo, RSU Haji Medan Kedepankan Standar Pelayanan Medis
KESEHATAN

Sesuai Instruksi Presiden Prabowo, RSU Haji Medan Kedepankan Standar Pelayanan Medis

1 Oktober 2026
Presiden Reshufle Kabinet Merah Putih, Ini Nama Namanya
HEADLINE

Presiden Reshufle Kabinet Merah Putih, Ini Nama Namanya

1 Oktober 2026
Komjen Suyudi Ario Seto, dari BNN Menuju Kursi Kapolri
HEADLINE

Komjen Suyudi Ario Seto, dari BNN Menuju Kursi Kapolri

1 Oktober 2026
GTA 6 Miliki Peta Dua Kali Lebih Luas dari GTA 5: Lebih Dinamis dan Super Realistis!
HEADLINE

GTA 6 Miliki Peta Dua Kali Lebih Luas dari GTA 5: Lebih Dinamis dan Super Realistis!

1 Oktober 2026
Daftar Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Desak Made Tambah Emas, Indonesia Naik 2 Peringkat
HEADLINE

Daftar Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Desak Made Tambah Emas, Indonesia Naik 2 Peringkat

1 Oktober 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
    • TNI/POLRI
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SUMUT
    • KOTA MEDAN
  • INTERNASIONAL
  • ADVERTORIAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In