MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Remaja yang ditemukan tewas di dalam parit, Jalan Setia, Marendal I, Patumbak ternyata korban aksi tawuran antar geng motor.
Hal itu dikatakan oleh Kanit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan, Iptu Hafizullah, Selasa (23/6/2026).
Dijelaskannya, para pelaku yang berhasil ditangkap merupakan anggota geng motor dari geng motor SL, SKM dan Towaga.
Para pelaku sengaja datang ke lokasi kejadian, Jalan Setia, Marendal I, Patumbak untuk melakukan tawuran dengan geng motor NKB. Saat itu, geng motor SL, SKM dan Togawa datang menggunakan 100 unit sepeda motor dan 2 unit mobil dengan anggota geng sebanyak 200 orang.
“Sementara saat itu korban bersama geng motor NKB datang dengan anggota sekitar 60 orang. Karena kalah jumlah, geng motor NKB melarikan diri. Sementara korban saat itu tertinggal dari teman-temannya, ” ucap Hafiz menambahkan.
Oleh karena itu, ditegaskan Hafiz jika kasus ini masih terus dikembangkan. Oleh karena itu, disebutnya bukan tidak mungkin, akan adanya penambahan tersangka. Begitu juga dengan barang bukti sesuai keterangan dari saksi-saksi, juga dimungkinkan bertambah.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Omrin Siallagan mengatakan berdasar rekaman cctv, terlihat korban terlebih dulu ditabrak.
Setelah terjatuh korbang langsung dianiaya, selanjutnya diseret ke dalam parit dan kembali dianiaya hingga korban tewas di tempat. Berdasarkan hasil autopsi, disebutnya korban mengalami luka cukup serius, di antaranya luka bacok di kepala, luka bacok di punggung dan benda tajam menembus pembuluh darah besar di jantung.
” Sebenarnya ada 1 bukti lagi, rekaman CCTV. Tapi tidak bisa kita tayang di sini karena sadis, ” ungkapnya singkat. (Ain)



























