• Latest
  • Trending
  • All
9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

20 Mei 2026
Medan DigiFest 2026 Perkuat Digitalisasi untuk Kota Medan yang Maju dan Inklusif

Medan DigiFest 2026 Perkuat Digitalisasi untuk Kota Medan yang Maju dan Inklusif

23 Agustus 2026
Perbaikan Jalan Terusan Bandar Setia-Tembung Diharapkan Meningkatkan Perekonomian

Perbaikan Jalan Terusan Bandar Setia-Tembung Diharapkan Meningkatkan Perekonomian

23 Agustus 2026
PQN 2026, BI Sumut Perkuat QRIS dan Literasi Keuangan Digital Masyarakat

PQN 2026, BI Sumut Perkuat QRIS dan Literasi Keuangan Digital Masyarakat

23 Agustus 2026
Polrestabes Medan Ringkus Muda Mudi Pengedar Ekstasi

Polrestabes Medan Ringkus Muda Mudi Pengedar Ekstasi

23 Agustus 2026
Polres Pelabuhan Belawan Amankan Pengedar Sabu Bulucina

Polres Pelabuhan Belawan Amankan Pengedar Sabu Bulucina

23 Agustus 2026
DPC Partai Demokrat Kota Medan Gelar Jalan Santai dan Lomba Rakyat

DPC Partai Demokrat Kota Medan Gelar Jalan Santai dan Lomba Rakyat

23 Agustus 2026
Dua Pria Asal Aceh Kembali Diamankan Tim Libas Anti Begal Polres Binjai

Dua Pria Asal Aceh Kembali Diamankan Tim Libas Anti Begal Polres Binjai

23 Agustus 2026
Tingkatkan Produksi, Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Tingkatkan Produksi, Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

23 Agustus 2026
Daging Ayam Akan Sumbang Inflasi Besar Pada Bulan Agustus, Tren Kenaikannya Belum Terputus

Daging Ayam Akan Sumbang Inflasi Besar Pada Bulan Agustus, Tren Kenaikannya Belum Terputus

23 Agustus 2026
Israel Kembali Serang Gaza, Tewaskan Warga Palestina

Israel Kembali Serang Gaza, Tewaskan Warga Palestina

23 Agustus 2026
Turki Keluarkan Red Notice Kepada Netanyahu

Turki Keluarkan Red Notice Kepada Netanyahu

23 Agustus 2026
KPPU dan UHN Dorong Pemahaman Hukum Persaingan Usaha melalui Kuliah Umum

KPPU dan UHN Dorong Pemahaman Hukum Persaingan Usaha melalui Kuliah Umum

23 Agustus 2026
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

by Yunsigar
20 Mei 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
9 WNI dan Ratusan Aktivis Kemanusiaan GSF Diperlakukan Tidak Manusiawi oleh Otoritas Israel

Ratusan aktivis Global Sumud Flotilla diperlakukan tak manusiawi oleh rezim Zionis Israel. (Foto: GSF/via gaza media

FacebookWhatsappTelegram

ASHDOD (HARIANSTAR.COM) – Penangkapan ratusan aktivis kemanusiaan internasional yang tergabung dalam misi pelayaran Global Sumud Flotilla (GSF) menuju Jalur Gaza menuai sorotan tajam.

Para aktivis, termasuk sembilan Warga Negara Indonesia (WNI), dilaporkan mendapat perlakuan tidak manusiawi setelah dicegat otoritas Israel di perairan internasional laut mediterania menuju Gaza.

Baca Juga

Tingkatkan Produksi, Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

Israel Kembali Serang Gaza, Tewaskan Warga Palestina

Turki Keluarkan Red Notice Kepada Netanyahu

Dikutip dari gaza media, Rabu (20/5/2026), informasi yang dihimpun dari sejumlah relawan dan jaringan solidaritas internasional menyebutkan, para peserta misi kemanusiaan tersebut diperlakukan layaknya pelaku teroris, kriminal berbahaya padahal mereka menjalankan misi tanpa kekerasan (non-violence) dan membawa bantuan kemanusiaan untuk warga Gaza.

Beberapa aktivis dilaporkan diikat tangannya, dipaksa berlutut hingga menundukkan kepala di bawah pengawasan aparat bersenjata. Perlakuan tersebut memicu kecaman dari berbagai pihak karena dianggap merendahkan martabat manusia dan bertentangan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia internasional.

Misi Global Sumud Flotilla sendiri merupakan pelayaran solidaritas internasional yang bertujuan menembus blokade Gaza dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina. Para peserta berasal dari berbagai negara dengan latar belakang aktivis kemanusiaan, tenaga medis, jurnalis, hingga relawan sipil.

Sembilan WNI diketahui turut berada dalam rombongan pelayaran tersebut. Hingga kini, kondisi para relawan Indonesia masih terus dipantau oleh jaringan kemanusiaan dan berbagai organisasi solidaritas Palestina di Tanah Air.

Menurut laporan terakhir, ratusan aktivis saat ini berada di wilayah Ashdod, Israel, setelah kapal mereka dicegat dan diarahkan oleh otoritas Israel. Belum ada kejelasan mengenai proses hukum maupun kemungkinan deportasi terhadap para peserta misi kemanusiaan tersebut.

Penahanan terhadap para aktivis ini kembali memunculkan kritik internasional terhadap kebijakan blokade Israel atas Jalur Gaza yang telah berlangsung bertahun-tahun. Banyak pihak menilai blokade tersebut telah memperparah krisis kemanusiaan di wilayah Palestina, terutama setelah meningkatnya serangan dan pembatasan bantuan kemanusiaan.

Sejumlah organisasi kemanusiaan internasional menegaskan bahwa pelayaran Global Sumud Flotilla dilakukan secara damai dan tidak membawa senjata. Bantuan yang dibawa dalam misi tersebut disebut berisi kebutuhan dasar dan dukungan kemanusiaan bagi warga Gaza yang selama ini hidup di tengah keterbatasan akibat blokade dan konflik berkepanjangan.

Kecaman juga datang dari berbagai elemen masyarakat sipil yang mendesak komunitas internasional segera turun tangan memastikan keselamatan para aktivis, termasuk para relawan asal Indonesia. Mereka meminta agar seluruh peserta misi dibebaskan dan diperlakukan sesuai standar hukum internasional serta prinsip kemanusiaan universal.

Situasi di Gaza sendiri hingga kini masih menjadi perhatian dunia internasional akibat memburuknya kondisi kemanusiaan, terbatasnya akses bantuan, serta tingginya jumlah korban sipil dalam konflik yang terus berlangsung.

 

Post Views: 360
Tags: 9 WNIDiperlakukanGSFOtoritas IsraelRatusan Aktivis KemanusiaanTidak Manusiawi
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Tingkatkan Produksi, Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah
HEADLINE

Tingkatkan Produksi, Iran Pamerkan Pabrik Rudal Balistik Bawah Tanah

23 Agustus 2026
Israel Kembali Serang Gaza, Tewaskan Warga Palestina
HEADLINE

Israel Kembali Serang Gaza, Tewaskan Warga Palestina

23 Agustus 2026
Turki Keluarkan Red Notice Kepada Netanyahu
HEADLINE

Turki Keluarkan Red Notice Kepada Netanyahu

23 Agustus 2026
BMKG Ingatkan El Nino Ekstrem Picu Karhutla, Hujan Baru Turun Oktober
HEADLINE

BMKG Ingatkan El Nino Ekstrem Picu Karhutla, Hujan Baru Turun Oktober

22 Agustus 2026
Prabowo ke Kalimantan Pimpin Langsung Penanganan Karhutla
HEADLINE

Prabowo ke Kalimantan Pimpin Langsung Penanganan Karhutla

22 Agustus 2026
Usai Pertemuan Pembatasan Target, Israel Tewaskan 10 Warga Palestina di Gaza City
HEADLINE

Usai Pertemuan Pembatasan Target, Israel Tewaskan 10 Warga Palestina di Gaza City

22 Agustus 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In