• Latest
  • Trending
  • All
AS Klaim Negara Teluk Mulai Ofensif Dalam Perang Iran

AS Klaim Negara Teluk Mulai Ofensif Dalam Perang Iran

15 Maret 2026
Iran Buka Selat Hormuz untuk Kapal Internasional Kecuali AS dan Sekutunya

Iran Buka Selat Hormuz untuk Kapal Internasional Kecuali AS dan Sekutunya

15 Maret 2026
Indonesia Tidak Ikut Co-Sponsor Dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

Indonesia Tidak Ikut Co-Sponsor Dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

15 Maret 2026
Libur dan Cuti Bersama, Pelayanan RSUD dr Pirngadi Tetap Optimal

Libur dan Cuti Bersama, Pelayanan RSUD dr Pirngadi Tetap Optimal

15 Maret 2026
Tingkat Permodalan Bermasalah, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gebu Prima

OJK Jatuhkan Sanksi Miliaran Rupiah kepada Dua Emiten, Tegaskan Komitmen Jaga Integritas Pasar Modal

15 Maret 2026
Sambut Idulfitri 1447 H, GKII Rumah Matias Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga Pulo Brayan

Sambut Idulfitri 1447 H, GKII Rumah Matias Salurkan 100 Paket Sembako untuk Warga Pulo Brayan

15 Maret 2026
Dapat Nomor 1, Bobby-Surya Paparkan Program yang Bela Rakyat Kecil

Kinerja Bobby–Surya Diapresiasi, Survei Catat Kepuasan Publik Capai 85 Persen

15 Maret 2026
Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bersama Direktur Infrastruktur, Proyek & Asset Integrity Tinjau Kesiapan Fasilitas Energi dan Berbagi Kebahagiaan dalam Safari Ramadan

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Bersama Direktur Infrastruktur, Proyek & Asset Integrity Tinjau Kesiapan Fasilitas Energi dan Berbagi Kebahagiaan dalam Safari Ramadan

14 Maret 2026
Siapkan Invasi Darat ke Iran, AS Kerahkan Ribuan Marinir ke Timur Tengah

Siapkan Invasi Darat ke Iran, AS Kerahkan Ribuan Marinir ke Timur Tengah

14 Maret 2026
Irdam I/BB Hadiri Pembukaan Bazar Ramadan TNI Terpusat Menyambut Idul Fitri 1447 H Secara Vidcon di Lapangan Benteng Medan

Irdam I/BB Hadiri Pembukaan Bazar Ramadan TNI Terpusat Menyambut Idul Fitri 1447 H Secara Vidcon di Lapangan Benteng Medan

14 Maret 2026
Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Medan Deli dan Bengkok, Stok Bapokting Aman dan Harga Relatif Stabil

Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Medan Deli dan Bengkok, Stok Bapokting Aman dan Harga Relatif Stabil

14 Maret 2026
Forwaka Karo dan Kejari Karo Berbagi Takjil Gratis di Bulan Ramadan

Forwaka Karo dan Kejari Karo Berbagi Takjil Gratis di Bulan Ramadan

14 Maret 2026
Gencarkan Pangan Murah, BULOG Sumut Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran

Gencarkan Pangan Murah, BULOG Sumut Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Lebaran

14 Maret 2026
Minggu, Maret 15, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

AS Klaim Negara Teluk Mulai Ofensif Dalam Perang Iran

by Yunsigar
15 Maret 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
AS Klaim Negara Teluk Mulai Ofensif Dalam Perang Iran

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth berbicara dalam jumpa pers tentang serangan AS ke Iran di Pentagon, Washington pada 2 Maret 2026. (AFP/via gazamedia)

FacebookWhatsappTelegram

WASHINGTON (HARIANSTAR.COM) – Menteri Perang Amerika Serikat, Pete Hegseth, mengatakan bahwa negara-negara Teluk mulai mengambil sikap lebih ofensif di tengah perang antara Amerika Serikat dan Iran.

Dalam konferensi pers pada Jumat, Hegseth menyatakan bahwa konflik tersebut berjalan menguntungkan bagi Washington.

Baca Juga

Iran Buka Selat Hormuz untuk Kapal Internasional Kecuali AS dan Sekutunya

Indonesia Tidak Ikut Co-Sponsor Dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

Siapkan Invasi Darat ke Iran, AS Kerahkan Ribuan Marinir ke Timur Tengah

“Yang semakin melebar bukan konflik, tetapi keunggulan kami. Belum lagi sekutu kami di kawasan Teluk yang kini semakin meningkatkan peran mereka dan mulai bersikap ofensif,” ujar Hegseth dikutip dari gaza media, Minggu (15/3/2026).

Namun, hingga saat ini negara-negara Teluk belum menyatakan secara resmi bahwa mereka bergabung dalam perang Amerika Serikat melawan Iran. Pernyataan Hegseth tersebut pun memicu berbagai reaksi dan tanda tanya.

Pada kesempatan yang sama, Hegseth juga mengatakan bahwa Selat Hormuz masih terbuka untuk pelayaran, meskipun Iran dilaporkan menembaki sejumlah kapal yang melintas.

Negara Teluk Khawatir 

Sebelumnya, negara-negara Teluk diketahui telah melobi Presiden AS Donald Trump agar tidak melancarkan serangan terhadap Iran. Mereka khawatir akan menjadi sasaran balasan dari Teheran.

Serangan Iran dilaporkan telah mengenai beberapa kota di kawasan Teluk, termasuk Doha di Qatar, Dubai di Uni Emirat Arab, serta Manama di Bahrain. Para analis menilai serangan tersebut masih berpotensi meningkat jika Iran memutuskan untuk memperluas operasi militernya.
Sementara itu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa pekan ini mengesahkan resolusi yang disponsori oleh Gulf Cooperation Council yang mengecam serangan Iran terhadap negara-negara di kawasan tersebut.

Penasihat diplomatik Uni Emirat Arab, Anwar Gargash, mengatakan setelah pemungutan suara bahwa isolasi internasional terhadap Iran kini menjadi kenyataan.

Kritik terhadap Amerika Serikat

Meski mengecam serangan Iran, negara-negara Teluk juga dikabarkan kecewa terhadap Amerika Serikat karena dinilai kurang menanggapi kekhawatiran keamanan mereka.

Menurut laporan media regional, Washington belum mampu memenuhi seluruh permintaan negara-negara Teluk untuk memasok kembali sistem pencegat pertahanan udara yang digunakan untuk menghadapi serangan rudal dan drone.

Sejumlah analis juga menilai keberadaan pangkalan militer AS di kawasan Teluk—yang sebagian besar dibangun setelah Perang Teluk 1991—telah membuat negara-negara tersebut menjadi target potensial bagi Iran.

Dampak Ekonomi dan Energi

Situasi semakin memburuk setelah Iran menutup Selat Hormuz, jalur laut strategis yang mengalirkan sekitar 20 persen pasokan minyak mentah dan gas alam dunia.

Akibat serangan tersebut, sejumlah negara seperti Kuwait, Irak, Bahrain, Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi terpaksa mengurangi produksi energi, bahkan dalam beberapa kasus menyatakan kondisi force majeure.

Setidaknya enam kapal komersial dilaporkan diserang di kawasan Teluk dalam sepekan terakhir.

Laporan Financial Times menyebutkan bahwa negara-negara Teluk secara kolektif telah kehilangan sekitar 15,1 miliar dollar AS pendapatan energi sejak dimulainya perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, berdasarkan data perusahaan analisis komoditas Kpler.

Negara-negara seperti Qatar, Bahrain, Uni Emirat Arab, dan Kuwait termasuk yang paling terdampak, sementara Arab Saudi juga dilaporkan mengalami serangan.

Pernyataan Hegseth dinilai berpotensi membuat negara-negara Teluk semakin menjadi sasaran Iran. Teheran sebelumnya telah memperingatkan bahwa mereka akan merespons secara keras negara mana pun yang bergabung dalam perang Amerika Serikat dan Israel.

Meski sejumlah serangan Iran menyasar bangunan komersial di kawasan Teluk, para analis menilai Iran juga menunjukkan kemampuan militer yang cukup canggih untuk menargetkan pangkalan militer AS serta infrastruktur energi di wilayah tersebut.

 

Post Views: 65
Tags: ASklaimNegara TelukOfensifPerang Iran
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Iran Buka Selat Hormuz untuk Kapal Internasional Kecuali AS dan Sekutunya
HEADLINE

Iran Buka Selat Hormuz untuk Kapal Internasional Kecuali AS dan Sekutunya

15 Maret 2026
Indonesia Tidak Ikut Co-Sponsor Dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB
HEADLINE

Indonesia Tidak Ikut Co-Sponsor Dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB

15 Maret 2026
Siapkan Invasi Darat ke Iran, AS Kerahkan Ribuan Marinir ke Timur Tengah
HEADLINE

Siapkan Invasi Darat ke Iran, AS Kerahkan Ribuan Marinir ke Timur Tengah

14 Maret 2026
Presiden, Wapres, dan KMP Tunaikan Zakat Terkumpul Rp3,8 M
HEADLINE

Presiden, Wapres, dan KMP Tunaikan Zakat Terkumpul Rp3,8 M

14 Maret 2026
Israel Tewaskan 687 orang Termasuk 98 Anak Anak di Lebanon
HEADLINE

Israel Tewaskan 687 orang Termasuk 98 Anak Anak di Lebanon

14 Maret 2026
Ilmuwan Temukan Dinosaurus Mirip Unicorn: Begini Penampakannya! 
HEADLINE

Ilmuwan Temukan Dinosaurus Mirip Unicorn: Begini Penampakannya! 

14 Maret 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • LIFESTYLE
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • NASIONAL
    • NUSANTARA
    • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In