• Latest
  • Trending
  • All
Menag: NU Pesantren Besar dan Pilar Moderasi Bangsa

Menag: NU Pesantren Besar dan Pilar Moderasi Bangsa

31 Januari 2026
Sampaikan Perda Persampahan, Fauzi Ajak Masyarakat Selalu Jaga Kebersihan

Sampaikan Perda Persampahan, Fauzi Ajak Masyarakat Selalu Jaga Kebersihan

13 September 2026
Sosper IX Muslim Harahap: Warga Marelan dan Labuhan Minta Aktivasi IKD Lebih Proaktif

Sosper IX Muslim Harahap: Warga Marelan dan Labuhan Minta Aktivasi IKD Lebih Proaktif

13 September 2026
Jembatan Penghubung Diantara Dua Dusun di Langkat Akan Dibangun Tahun Ini

Jembatan Penghubung Diantara Dua Dusun di Langkat Akan Dibangun Tahun Ini

13 September 2026
Dr Misnan Aljawi: Jika Orang Baik Tak Berpolitik, Maka Orang Jahat yang Akan Berkuasa

Dr Misnan Aljawi: Jika Orang Baik Tak Berpolitik, Maka Orang Jahat yang Akan Berkuasa

13 September 2026
Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel

Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 13 Pemuda Terkait Geng Motor dan Tawuran Sita 4 Sajam dan Ketapel

13 September 2026
Kos Jadi Tempat Transit Ganja, Sabu, dan PG Disita Polrestabes Medan

Kos Jadi Tempat Transit Ganja, Sabu, dan PG Disita Polrestabes Medan

13 September 2026
Residivis Spesialis Curanmor Tersungkur “Dipelor” Polsek Medan Kota, Ini Jejak Kejahatannya

Residivis Spesialis Curanmor Tersungkur “Dipelor” Polsek Medan Kota, Ini Jejak Kejahatannya

13 September 2026
Polresta Deli Serdang Amankan 2 Pengedar, Sita 82,62 Gram Sabu hingga Ganja

Polresta Deli Serdang Amankan 2 Pengedar, Sita 82,62 Gram Sabu hingga Ganja

13 September 2026
Penetapan Tersangka Dhody Thahir Dinilai Sebagai Kriminalisasi Produk Advokat

Penetapan Tersangka Dhody Thahir Dinilai Sebagai Kriminalisasi Produk Advokat

12 September 2026
Tiorita Tegaskan Penataan Perangkat Daerah Harus Sesuai Kebutuhan

Tiorita Tegaskan Penataan Perangkat Daerah Harus Sesuai Kebutuhan

12 September 2026
Gubsu Pastikan Jalur Langkat-Karo Diperbaiki Oktober 2026

Gubsu Pastikan Jalur Langkat-Karo Diperbaiki Oktober 2026

12 September 2026

12 September 2026
Minggu, September 13, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Menag: NU Pesantren Besar dan Pilar Moderasi Bangsa

by Yunsigar
31 Januari 2026
in HEADLINE, NASIONAL
Menag: NU Pesantren Besar dan Pilar Moderasi Bangsa

Menag Nasaruddin Umar saat memberikan Khutbah Syuriah pada peringatan Hari Lahir (Harlah) 100 Tahun Masehi Nahdhatul Ulama (NU) di Istora GBK Jakarta. (Foto : Kemenag)

FacebookWhatsappTelegram

JAKARTA (HARIANSTAR.COM) – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan Nahdlatul Ulama (NU) merupakan “pesantren besar” yang memiliki kekuatan keilmuan, tradisi, dan moderasi yang sangat kokoh dalam menjaga kehidupan beragama dan kebangsaan di Indonesia.

Hal itu disampaikan Menag saat memberikan Khutbah Syuriah pada peringatan Hari Lahir (Harlah) 100 Tahun Masehi Nahdhatul Ulama (NU) degan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia” yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Sabtu (31/1/2026).

Baca Juga

Tanpa Sekat, Kapolrestabes Medan Dengarkan ‘Curhat Warga’ di Mapolsek Helvetia

Gubernur Bobby Minta Publik Hentikan Komentar Negatif Terhadap Korban MBG di Karo

PFI Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

“Seratus tahun perjalanan PBNU bukan waktu yang pendek. Di sinilah PBNU menunjukkan kematangannya sebagai sebuah organisasi. Saya ingin mengatakan bahwa sesungguhnya Nahdlatul Ulama itu adalah pesantren besar,” ujar Menag dikutip dari laman Kemenag.

Menurut Menag, tradisi pesantren yang menjadi ruh NU sarat dengan dinamika keilmuan, termasuk dialog dan perdebatan antar mazhab, seperti Mazhab Abu Hanifah, Malik, Syafi’i, dan Ahmad bin Hambali. Dinamika tersebut menjadi bukti kuatnya budaya akademik di lingkungan NU.

“Kadang-kadang diskusinya sangat panas. Tetapi justru di situlah kita melihat betapa kuatnya dinamika akademik dan keilmuan di lingkungan pesantren,” jelasnya.

Menag juga menekankan bahwa NU ibarat keluarga besar yang penuh dinamika, namun tetap menjaga keharmonisan.

“Di dalam NU penuh dinamika, tetapi tetap menjadi keluarga sakinah. Bahkan orang luar pun bisa menjadi orang dalam di lingkungan Nahdlatul Ulama,” ungkapnya.

Menghadapi tantangan masa depan, Menag mengingatkan bahwa perubahan datang lebih cepat dibandingkan kemampuan manusia untuk mempersiapkan diri. Kondisi ini berpotensi melahirkan berbagai guncangan, mulai dari guncangan teologis, kultural, politik, ekonomi, hingga ilmiah.

Karena itu, Menag mendorong NU untuk menyiapkan figur-figur manajer yang mengedepankan kerja kolektif.

“Ke depan, NU sudah waktunya lebih menekankan figur-figur manajer yang mengedepankan super team atau the power of we,” katanya.

Ia menambahkan, kepemimpinan ideal adalah kombinasi antara pemimpin (leader) dan pengelola (manager), sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

“Nabi Muhammad SAW bukan hanya menonjol sebagai leader, tetapi juga sebagai manager. Inilah teladan bagi kita semua,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Menag juga menegaskan komitmen NU dalam mengusung moderasi umat. Menurutnya, NU tidak akan pernah menyamakan sesuatu yang berbeda dan tidak akan pernah membedakan sesuatu yang sama.

“Inilah prinsip moderasi Nahdlatul Ulama. Biarkan yang sama tetap sama, dan biarkan yang berbeda tetap berbeda,” tegasnya.

Menag menilai prinsip tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga kerukunan dan kedamaian di tengah keberagaman Indonesia.

Menutup sambutannya, Menag Nasaruddin Umar menyampaikan ucapan selamat atas perjalanan panjang NU selama satu abad.

“Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia, saya mengucapkan selamat kepada segenap warga Nahdlatul Ulama atas perjalanan panjang sejarahnya 100 tahun,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf mengungkapkan peran NU dalam organisasi dunia. membuat dia yakin dengan usaha NU untuk mewujudkan perdamaian dunia dan terlibat dalam isu-isu kemanusiaan.

“NU memiliki posisi kuat pada peta masyarakat, karena itu kita didorong untuk berperan lebih aktif, lebih berani melakukan kontak-kontak dengan pihak mana pun untuk kontribusi mengupayakan masalah global dan kemanusiaan dari perspektif nilai agama,” ujar Gus Yahya.

Dari capaian hingga persiapan menyambut 1 abad berdirinya NU, Gus Yahya juga mengungkapkan kesediaan untuk terus mendukung segala bentuk tindakan pemerintah yang mengupayakan pada kebaikan dan perdamaian. Dia meyakini upaya negara untuk selalu memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

“NU mendukung semua upaya-upaya dan agenda pemerintah untuk menghadirkan kemaslahatan bagi rakyat,” tuturnya.

Tampak hadir, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Ketua DPD RI Sultan Najamuddin, Menko PMK Pratikno, serta Ibu Shinta Nuriyah Abdurrahman Wahid.

 

Post Views: 435
Tags: MenagModerasi BangsaNUPesantren BesarPilar
ShareSendShare
Yunsigar

Yunsigar

Baca Juga

Tanpa Sekat, Kapolrestabes Medan Dengarkan ‘Curhat Warga’ di Mapolsek Helvetia
HEADLINE

Tanpa Sekat, Kapolrestabes Medan Dengarkan ‘Curhat Warga’ di Mapolsek Helvetia

12 September 2026
Gubernur Bobby Minta Publik Hentikan Komentar Negatif Terhadap Korban MBG di Karo
HEADLINE

Gubernur Bobby Minta Publik Hentikan Komentar Negatif Terhadap Korban MBG di Karo

12 September 2026
PFI Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau
HEADLINE

PFI Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

12 September 2026
YouTube Down, Pengguna Kompak Mengeluh dan Banjiri Media Sosial X
HEADLINE

YouTube Down, Pengguna Kompak Mengeluh dan Banjiri Media Sosial X

12 September 2026
Apple Rilis iOS 27, Simak Jadwal dan Daftar iPhone yang Kebagian!
HEADLINE

Apple Rilis iOS 27, Simak Jadwal dan Daftar iPhone yang Kebagian!

12 September 2026
Korupsi Bersama PT Inalum Rp141 Milyar, Eks Direktur Pelaksana dan Kepala Sales Dipidana 7 Tahun Penjara
HEADLINE

Korupsi Bersama PT Inalum Rp141 Milyar, Eks Direktur Pelaksana dan Kepala Sales Dipidana 7 Tahun Penjara

11 September 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In