• Latest
  • Trending
  • All
Arab Saudi Tak Rela Wilayahnya Dipakai Buat Serang Iran

Arab Saudi Tak Rela Wilayahnya Dipakai Buat Serang Iran

28 Januari 2026
3 Eks KSOP Belawan Didakwa Korupsi PNBP

3 Eks KSOP Belawan Didakwa Korupsi PNBP

10 September 2026
Pemprov Sumut dan DPRD Sepakati Perubahan APBD 2026, Bobby Nasution Tekankan Eksekusi Cepat

Pemprov Sumut dan DPRD Sepakati Perubahan APBD 2026, Bobby Nasution Tekankan Eksekusi Cepat

10 September 2026
Eksepsi 6 Terdakwa KUR Mikro dan KUPEDES Fiktif Ditolak Hakim

Eksepsi 6 Terdakwa KUR Mikro dan KUPEDES Fiktif Ditolak Hakim

10 September 2026
Respon Cepat, Pertamina EP Pangkalan Susu Beri Bantuan Tanggap Darurat ke Sei Lepan dan Besitang

Respon Cepat, Pertamina EP Pangkalan Susu Beri Bantuan Tanggap Darurat ke Sei Lepan dan Besitang

10 September 2026
Polres Binjai Amankan Empat Pelaku Pungli

Polres Binjai Amankan Empat Pelaku Pungli

10 September 2026
DPRD Sahkan Perubahan APBD Langkat 2026 Sebesar Rp2,87 T

DPRD Sahkan Perubahan APBD Langkat 2026 Sebesar Rp2,87 T

10 September 2026
Wujud Kepedulian Kemanusiaan, PLN Indonesia Power Bantu Korban Banjir Desa Sekoci Kabupaten Langkat

Wujud Kepedulian Kemanusiaan, PLN Indonesia Power Bantu Korban Banjir Desa Sekoci Kabupaten Langkat

10 September 2026
Penjaga Kebun Tembak dan Bacok Terduga Maling Sawit Hingga Tewas

Penjaga Kebun Tembak dan Bacok Terduga Maling Sawit Hingga Tewas

10 September 2026
Satnarkoba Polrestabes Medan Ringkus 2 “Spiderman” Lompati 10 Rumah

Satnarkoba Polrestabes Medan Ringkus 2 “Spiderman” Lompati 10 Rumah

10 September 2026
Polsek Medan Area Tangkap Maling Mesin Pompa Air Milik Anggota TNI

Polsek Medan Area Tangkap Maling Mesin Pompa Air Milik Anggota TNI

10 September 2026
Komplotan Rayap Besi Curi Kabel dari Kapal Kargo, Pelaku Diburu

Komplotan Rayap Besi Curi Kabel dari Kapal Kargo, Pelaku Diburu

10 September 2026
Edukasi Psikologis dan Buka Posko Kesehatan, Pemkab Karo Dampingi Anak-Anak Korban Keracunan MBG di Berastagi

Edukasi Psikologis dan Buka Posko Kesehatan, Pemkab Karo Dampingi Anak-Anak Korban Keracunan MBG di Berastagi

10 September 2026
Jumat, September 11, 2026
  • Login
HarianStar.com
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL
No Result
View All Result
HarianStar.com
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Arab Saudi Tak Rela Wilayahnya Dipakai Buat Serang Iran

by Ratih
28 Januari 2026
in HEADLINE, INTERNASIONAL
Arab Saudi Tak Rela Wilayahnya Dipakai Buat Serang Iran

Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman. [Int]

FacebookWhatsappTelegram

ARABSAUDI (HARIANSTAR.COM) – Sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama negara Islam, Arab Saudi dengan tegas melarang penggunaan wilayah udara dan daratnya untuk menyerang Iran.

Keputusan itu diumumkan setelah sebelumnya Uni Emirat Arab menyatakan hal serupa.

Baca Juga

Pengguna HP Android Lawas Tak Bisa Pakai WhatsApp Lagi, Segera Cek HP Anda!

Produksi Descendants of the Sun Indonesia Tuai Perhatian Media Korea

Berikut Ini Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026!

Kantor berita Saudi, SPA melansir, Arab Saudi tidak akan mengizinkan wilayah udara atau wilayahnya digunakan untuk tindakan militer apapun terhadap Iran.

Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman  juga dilaporkan telah mengadakan pembicaraan dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian semalam.

Menurut SPA, pemimpin Saudi menegaskan dukungan kerajaan untuk “menyelesaikan perselisihan melalui dialog dengan cara yang meningkatkan keamanan dan stabilitas di kawasan”.

Kantor kepresidenan Iran mengatakan Pezeshkian menyatakan apresiasinya atas dukungan negara-negara Muslim terhadap Teheran. Pezeshkian juga mengatakan kepada Pangeran Mohammed bahwa “persatuan dan kohesi” negara-negara Islam dapat menjamin “keamanan, stabilitas, dan perdamaian abadi di kawasan.”

Saudi dan Iran sempat menjadi rival sengit di kawasan. Namun, pada 2022, kedua negara berdamai ditengahi China.

Sejak itu, telah dilakukan pembukaan kembali kantor kedutaan besar masing-masing di Teheran dan Riyadh.

Uni Emirat Arab sebelumnya juga menegaskan kembali komitmennya pada Senin untuk tidak mengizinkan penggunaan wilayah udara, wilayah, atau perairannya dalam “aksi militer bermusuhan” terhadap Iran.

Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri UEA menekankan bahwa pihaknya juga berkomitmen untuk tidak memberikan dukungan logistik apa pun untuk serangan apa pun terhadap Teheran.

Kementerian tersebut mengatakan bahwa UEA percaya bahwa “dialog, deeskalasi, kepatuhan terhadap hukum internasional, dan penghormatan terhadap kedaulatan negara merupakan landasan paling efektif untuk mengatasi krisis saat ini. Mereka menggarisbawahi pendekatan negara Teluk tersebut “dalam menyelesaikan perselisihan melalui cara diplomatik.”

Sikap UEA ini menyangkal laporan sejumlah media Israel melaporkan Yordania, Uni Emirat Arab, dan Inggris akan memberikan dukungan logistik dan intelijen kepada militer AS jika terjadi serangan terhadap Iran.

Kabar ini mencuat menyusul kian dekatnya armada militer AS ke Timur Tengah.

Harian Israel Hayom melaporkan pada Ahad bahwa tokoh-tokoh senior di pemerintahan Donald Trump mendorong apa yang digambarkannya sebagai “serangan kuat” terhadap Iran, dan membingkainya sebagai “langkah strategis yang mendasar”.

Laporan tersebut mengatakan langkah tersebut juga didukung oleh Abu Dhabi dan beberapa negara Eropa, termasuk Inggris.

Menurut Israel Hayom, UEA, Inggris, dan Yordania akan berbagi data intelijen dan operasional untuk mendukung Washington, dan juga dapat berperan dalam mencegat rudal dan drone Iran yang diluncurkan sebagai pembalasan.

Operasi pertahanan tersebut dilaporkan bertujuan untuk melindungi Israel, pangkalan militer AS di Timur Tengah dan infrastruktur energi utama di Teluk.

Pada Ahad, Amerika Serikat mulai mengerahkan setidaknya 12 jet tempur F-15 dan empat pesawat pengisian bahan bakar udara KC-135 Stratotanker dari RAF Lakenheath di Inggris ke Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania.

Di tengah meningkatnya kekhawatiran akan terjadinya perang baru, seorang komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran pada hari Selasa mengeluarkan peringatan kepada negara-negara tetangga Iran.

“Negara-negara tetangga adalah teman kami, tetapi jika tanah, langit, atau perairan mereka digunakan untuk melawan Iran, mereka akan dianggap bermusuhan,” Mohammad Akbarzadeh, wakil politik angkatan laut IRGC, seperti dikutip oleh kantor berita Fars.

Israel melakukan gelombang serangan terhadap Iran pada Juni lalu, menargetkan beberapa pejabat senior militer dan ilmuwan nuklir, serta fasilitas nuklir. AS kemudian bergabung dalam perang 12 hari dengan membombardir tiga situs nuklir di Iran.

Perang ini terjadi menjelang perundingan yang direncanakan antara AS dan Iran mengenai program nuklir Teheran.

Sejak konflik tersebut, Trump telah menegaskan kembali tuntutan agar Iran menghentikan program nuklirnya dan menghentikan pengayaan uranium, namun pembicaraan belum dilanjutkan.

Pada Senin, seorang pejabat AS mengatakan bahwa Washington “terbuka untuk bisnis” bagi Iran.

“Saya pikir mereka mengetahui persyaratannya,” kata pejabat itu kepada wartawan ketika ditanya tentang pembicaraan dengan Iran.

“Mereka mengetahui persyaratannya.”

Ali Vaez, direktur Proyek Iran di International Crisis Group, mengatakan kepada Aljazirah bahwa kemungkinan Iran menyerah pada tuntutan AS “hampir nol”.

Para pemimpin Iran percaya bahwa “kompromi di bawah tekanan tidak akan meringankan konflik, namun malah mengundang lebih banyak konflik”, kata Vaez.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran pada hari Selasa memperingatkan bahwa konsekuensi serangan terhadap Iran dapat berdampak pada kawasan secara keseluruhan.

“Negara-negara di kawasan ini mengetahui sepenuhnya bahwa pelanggaran keamanan apa pun di kawasan ini tidak hanya akan berdampak pada Iran. Hilangnya keamanan dapat menular,” Esmaeil Baghaei mengatakan kepada wartawan.

Post Views: 377
Tags: Amerika SerikatArab SaudiIranKetegangan Iran-ASLarang WilayahnyaSerang Iran
ShareSendShare
Ratih

Ratih

Baca Juga

Pengguna HP Android Lawas Tak Bisa Pakai WhatsApp Lagi, Segera Cek HP Anda!
HEADLINE

Pengguna HP Android Lawas Tak Bisa Pakai WhatsApp Lagi, Segera Cek HP Anda!

10 September 2026
Produksi Descendants of the Sun Indonesia Tuai Perhatian Media Korea
HEADLINE

Produksi Descendants of the Sun Indonesia Tuai Perhatian Media Korea

10 September 2026
Berikut Ini Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026!
HEADLINE

Berikut Ini Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026!

10 September 2026
Bobby Nasution Tekankan Penguatan Ekonomi di Forum Gubernur IMT-GT ke-32
HEADLINE

Bobby Nasution Tekankan Penguatan Ekonomi di Forum Gubernur IMT-GT ke-32

9 September 2026
Catat! 5 Makanan Ini Paling Buruk untuk Jantung, Terakhir Favoritnya Orang Indonesia
HEADLINE

Catat! 5 Makanan Ini Paling Buruk untuk Jantung, Terakhir Favoritnya Orang Indonesia

9 September 2026
Moto3 San Marino 2026: Tekad Veda Ega Pratama di Lintasan Misano 
HEADLINE

Moto3 San Marino 2026: Tekad Veda Ega Pratama di Lintasan Misano 

9 September 2026
Load More
HarianStar.com

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Navigate Site

  • REDAKSI
  • KONTAK
  • PEDOMAN SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • DISCLAIMER
  • TENTANG KAMI
  • INDEKS

Follow Us

No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • LIFESTYLE
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • NUSANTARA
  • SEREMONI
  • INTERNASIONAL

Copyright © 2022 HARIANSTAR*

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In