(Foto : Ist)
MEDAN (HARIANSTAR.COM) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara H. Ahmad Qosbi, S.Ag, MM meminta kepada seluruh jemaah yang tergabung dalam Kloter 6 untuk saling berpegang tangan erat dan berpegang bahu, saling tolong menolong, saling membimbing, dan saling belajar.
Hal tersebut disampaikannya saat melepas jemaah calon haji asal Kota Medan, Kab. Dairi, dan Kab. Pakpak Bharat yang tergabung dalam Kloter 6 tahun 1444 H di Asrama Haji Medan, Senin (29/5/2023).
“Kloter 6 ini sama semuanya. Tidak ada perbedaan, tidak ada berkelompok-kelompok walau datang dari tempat yang berbeda. Begitu juga dengan kloter yang lain. Semua sama, yakni sama-sama orang Indonesia, orang Sumatera Utara. Maka, penting bagi seluruh jemaah untuk saling memegang tangan dan bahu, saling tolong menolong, saling menjaga,” kata Kakanwil.
Selain petugas kloter, ia juga berharap kepada seluruh jemaah untuk saling membantu jika teman didekatnya membutuhkan.
“Walau petugas kloter mendapatkan tugas untuk membimbing dan mendampingi jemaah, namun jemaah juga bisa membantu sesama jemaah yang membutuhkan. Apalagi di Madinah dan di Mekkah sana. Ada saja pasti tantangan dan halangan, maka dari itu saya pesankan sekali lagi kebersamaan jemaah harus maksimal,” pesannya.
Qosbi juga meminta jemaah untuk memahami dan mematuhi aturan yang berlaku selama di tanah suci.
“Setiba di Bandara King Abdul Azis, Bapak Ibu akan diterima oleh petugas kita dan kemudian mengantarkan ke penginapan. Dari berbagai proses, kami meminta seluruh jemaah untuk memahami dan mematuhi aturan yang berlaku. Tanya kepada ketua kloter, pembimbing, phd, atau karu dan karom terkait peraturannya,” jelas Qosbi.
Ia juga menyampaikan kepada jemaah agar benar-benar serius melakukan ibadah dan mengerjakan amalan-amalan yang dapat meningkatkan diri menjadi pribadi yang lebih baik.
“Adukan kesalahan kita, kekhilafan kita kepada Allah. Minta ampunan. Kami mendoakan agar Bapak Ibu menjadi haji yang mabrur mabrurah,” tutupnya. (GS).



























