SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Sebagai upaya memastikan keamanan dan kelancaran proses Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Polres Samosir melaksanakan Pelatihan Pengendalian Massa di Lapangan Mako Polres Samosir.
Pada konteks kerusuhan yang mungkin terjadi selama tahapan Pemilu 2024, Polres Samosir telah bergerak proaktif dengan mempersiapkan Pleton Pengendalian Massa. Pleton ini sedang menjalani pelatihan intensif, termasuk dalam kegiatan Pleton Dalmas Awal, Tim Negosiator, dan Pleton Dalmas Lanjutan. Tidak hanya itu, personel juga telah ditugaskan sebagai massa untuk langkah antisipatif, Sabtu (12/8/2023) di Pangururan.
Kegiatan ini berlangsung di bawah pengawasan ketat beberapa perwira tinggi diantarannya, Wakapolres Samosir Kompol S. T Panggabean, S. H menjadi Pengawas Pelatihan, sementara Kabag Ops Kompol M. Hasan, S.H, M.H bertindak sebagai Pengawas dan Pengendali. Pelatih Pleton Dalmas dijabat oleh Kasat Samapta AKP Tito Juardi, Kasat Binmas IPTU H Rajagukguk bertanggung jawab atas pelatihan Tim Negosiator. Seluruh personel dan pelaksanaan pelatihan dipantau oleh Kasi Propam IPDA Darmono Samosir.
Sebelum memulai pelatihan, Kasi Propam melakukan pemeriksaan kelengkapan personel sesuai dengan pleton dan tim yang telah ditugaskan.
Kekuatan Dalmas Polres Samosir terdiri dari berbagai pleton dan Tim yakni : 1. Danton Dalmas Awal Bripka H. Silitonga yang beranggotakan 31 personel, dilengkapi peralatan Tali Dalmas.
2. Danton Dalmas Lanjutan Briptu Egidium Silitonga, 31 personel, dilengkapi peralatan Baju Dalmas, Tameng, Tongkat, dan Gas Air Mata. 3. Tim Negosiator yang dipimpin oleh Aiptu HL Situmorang, 12 personel, dilengkapi peralatan Pengeras Suara. 4. Tim Patroli sebanyak 4 personel, Pengamanan Lalu Lintas 14 personel, dan Pengamanan Tertutup oleh 12 personel, Tim Penegakan Hukum 14 personel, serta melibatkan tenaga kesehatan, driver, dokumentasi, dan pengawasan personel.
Acara simulasi pengendalian massa di depan Kantor DPRD, massa dengan menyampaikan aspirasi disimulasikan bertemu Anggota DPRD Kabupaten Samosir. Tim Negosiator dan Dalmas Awal berusaha mencegah akses massa ke gedung DPRD, sambil menjaga dialog yang sopan.
Ketika situasi memanas dan tegang, Dalmas Lanjutan turun tangan untuk membubarkan massa dengan taktik berlindung, siaga, dorongan maju dan massa dapat dibubarkan dengan peragaan bentuk formasi paruh lembing.
Kabag Ops Polres Samosir mengakhiri kegiatan ini dengan menyoroti beberapa poin penting yakni : 1. Pelatihan Pengendalian Massa akan berlangsung setiap hari Sabtu. 2. Persiapan matang ditekankan untuk menghadapi Pemilu 2024 dan pelaksanaan Ops Mantap Brata. 3. Pelatihan ini tidak hanya berfungsi menghadapi massa, tetapi juga sebagai pengganti olahraga. 4. Selain Kesipan Polres Samosir dalam menghadapi massa, Seluruh personel diingatkan untuk terus berdoa demi kelancaran Pemilu 2024. 5. Rencananya, akan ada latihan Sistem Pengamanan Kota dengan simulasi situasi nyata.
Dengan pelatihan serta persiapan yang komprehensif ini, Polres Samosir menunjukkan komitmen kuatnya dalam menjaga ketertiban dan menghadapi situasi yang mungkin timbul selama tahapan Pemilu 2024. (JB Rumapea)



























