SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Polres Samosir melakukan antisipatif dalam rangka menghadapi potensi kejahatan jalanan di wilayahnya. Kegiatan Patroli Presisi dilaksanakan Sabtu, (19/8/2923) pukul 23.00 WIB, yang tujuan utamanya untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Samosir.
“Sebelumnya dilakukan apel pengecekan personel juga pemberian arahan oleh Ipda Darmono Samosir juga Kasi Propam Polres Samosir didampingi Aipda Saut Siahaan. Patroli Presisi ini melibatkan personel satuan fungsi, Tim Turjawali, serta Bintara Remaja,” tutur Humas Polres Samosir, Vandu Marpaung lewat siaran persnya, Minggu (20/8/2021).
Kasi Propam mengatakan, tujuan patroli ini adalah untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian serta menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kecamatan Pangururan. Selain itu, juga mencegah tindak pidana jalanan seperti begal, geng motor, serta 3C (Curas, Curat, Curanmor) dan berbagai tindak kejahatan lainnya.
Penting bagi personel untuk menjalankan tugas melalui pendekatan humanis, dengan menghindari perilaku arogan, menjaga citra Polri, khususnya Polres Samosir. Jika terjadi hal-hal menonjol atau kejadian penting, diinstruksikan untuk segera melaporkan kepada atasan.
Patroli dilaksanakan juga memperkuat pengawasan di daerah rawan kriminalitas. Mereka berfokus mencegah aksi begal, geng motor, balapan liar, serta pencurian dengan kekerasan yang merugikan masyarakat. Disisi lain, patroli harus mengunjungi tempat-tempat ramai seperti seputaran Kota Pangururan, toko swalayan, Indomaret, jembatan Tano Ponggol, serta objek vital seperti perkantoran, bank dan kantor PLN.
Patroli ini mengikuti rute yang telah ditentukan yakni daerah rawan terjadi pencurian, begal, balap liar, meliputi perjalanan dari Mako Polres Samosir – Kel. Siogung-ogung – Desa Tanjung Bunga – Parbaba – Seputaran Kota Pangururan (Kel.Pasar dan Desa Pardomuan I) – Desa Rianiate hingga kembali ke tempat awal. Selama pelaksanaan tugas, Tim Presisi Polres Samosir tidak menemukan kendaraan dengan knalpot blong, aksi balapan liar, geng motor, atau tindak pidana jalanan lainnya.
Disaat bersamaan ada satu insiden laka tunggal, personel patroli turut membantu evakuasi kendaraan yang terperosok ke dalam parit di Jln F.L Tobing dekat Sekolah Yayasan SMP Budi Mulia Kec. Pangururan Kab. Samosir. Pemilik kendaraan, MM, seorang wiraswasta, mengaku kecelakaan terjadi kurangnya konsentrasi mengemudi saat hendak memutar kendaraanya. Selanjutnya Tim Patroli bersama masyarakat minta tolong kepada perusahaan PT.HK.KSO yang selanjutnya menggunakan Mobil Derek mengangkat mobil laka tunggal tersebut. (JB Rumapea)



























