SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Polres Samosir menggelar kegiatan Peningkatan Pengetahuan Digital Ekonomi di Aula Wira Pinandita Mako Polres Samosir. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman personil terkait instrumen investasi pasar modal guna memperkuat sistem internal.
Kapolres Samosir AKBP Yogie Hardiman bertindak sebagai narasumber utama dan dihadiri oleh Pejabat Utama, Perwira, dan Bintara Polres Samosir, Selasa (1/8/2023).
Sebelumnya, Kapolres memberikan arahan tentang pentingnya Peningkatan Pengetahuan Digital Ekonomi untuk menciptakan penghasilan tambahan melalui investasi yang sehat. Ia menekankan bahwa investasi harus dilakukan secara bijak, mengingat adanya ancaman investasi ilegal yang dapat merugikan masyarakat dan kita.
Lanjut Kapolres, membahas sejumlah kasus investasi bodong yang telah merugikan masyarakat dengan potensi kerugian mencapai angka triliun. Dimana perusahaan ilegal tersebut sering memanfaatkan teknologi serta fitur terkenal untuk menarik nasabah dengan janji perolehan hasil investasi yang tidak realistis.
Sambungnya lagi, para pelaku usaha mengajak masyarakat berinvestasi harus memiliki izin dari otoritas atau instansi yang berwenang. Banyak pelaku usaha yang tidak memiliki izin resmi, sehingga investasi menjadi ilegal dan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat juga perekonomian negara. Seperti yang sudah pernah kami tindak (saat Kapolres Samosir menjadi anggota Bareskrim Polri) yakni kasus Indra Kenz, Salmanan dan lainnya.
Kapolres juga memberikan informasi mengenai jenis-jenis instrumen investasi yang sehat, yang dapat diikuti oleh personil Polres Samosir, seperti deposito, obligasi, valuta asing, saham bank indonesia, dan reksadana, termasuk juga dalam bentuk cryptocurencyes.
Pada sesi tanya jawab menjadi momen interaktif antara narasumber dan peserta, bertanya terkait pelaksanaan investasi, cara menjadi anggota, sistem perubahan saham, maupun kurva perubahan setiap obligasi.
Kapolres menyampaikan, tujuan dari kegiatan ini, yaitu memberikan wawasan digital ekonomi kepada personil agar mereka dapat berinvestasi secara cerdas dan menghindari perilaku perjudian. Berharap personil Polres Samosir akan memiliki pemahaman yang lebih mendalam tentang ekonomi digital untuk menghadapi potensi penyimpangan di Samosir.
Selain itu, mengingatkan kepada personil agar tidak mengganggu pekerjaan dan tugas sehari-hari saat berinvestasi. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian Polres Samosir kepada masyarakat dengan pemahaman yang baik mengenai investasi dan ekonomi digital dan antisipasi agar personil polres samosir mampu menangani atau antisipasi terkait investasi bodong di wilayah hukum Polres Samosir. (JB Rumapea)


























