SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menerima secara penuh aset penataan kawasan Sibea-bea KSPN Danau Toba yang diserahkan oleh Kementerian PUPR melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumut. Serah terima aset ini ditandai dengan penandatangan berita acara antara Kepala BPPW Sumut Sayfril Tansier, ST, MT dengan Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, ST di Aula Kantor Bupati Samosir, Kamis (3/8/2023) di Pangururan.
Turut hadir Kasatker Wilayah 3 BPPW Sumut Dwiatma Singgih Raharja, PPK PKP Wilayah 3 BPPW Sumut Enda Simakasura Ketaren, ST, SAB Rudi SM. Siahaan dan Hut Isasar Simbolon, Asisten II Hotraja Sitanggang, Asisten III, Kadis Pariwisata, Kadis Lingkup, BPKPD, PUTR, Camat Harian, Camat Pangururan.
Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumut Syafriel Tansier, ST, MT menuturkan kegiatan penataan kawasan wisata Sibeabea dibangun dengan anggaran sebesar Rp12,49 M.
“Sebelumnya sudah dilakukan serah terima kelola pemanfaatan. Saat ini lakukan serah terima aset, artinya sudah akan menjadi milik Pemkab Samosir,” ujarnya
Sementara Bupati Samosir mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR dalam hal ini BPPW Sumut. Dengan selesainya pekerjaan ini akan semakin menyempurnakan kawasan wisata Sibea-bea. Apalagi setelah penataan ini, view Sibea-bea pada malam hari cukup luar biasa akan menjadi daya tarik wisata malam dan berdampak pada length of stay wisatawan di Samosir.
“Kami juga akan tetap melakukan koordinasi dengan BPPW sebagai bentuk sinergitas, mengingat masih banyaknya program pembangunan yang sedang dan akan berjalan di Kabupaten Samosir,” terang Bupati.
Apalagi menurut Vandiko, dalam waktu dekat akan ada event Aquabike di Danau Toba, dimana salah satunya lokasi race akan dilaksanakan di kawasan Water Front City Pangururan. Untuk itu proses pembangunan Water Front City akan terus dipantau dan didukung dengan koordinasi yang baik sehingga selesai tepat waktu. (JB Rumapea)


























