LANGKAT (HARIANSTAR.COM) – Empat unit rumah di Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, rata dengan tanah dilalap si jago merah, Sabtu (24/10/2026) subuh.
Kapolsek Salapian AKP Master Purba melalui Kanit Reskrim IPDA Sardika membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar, kebakaran terjadi pada Sabtu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB saat warga masih terlelap tidur,” ujar IPDA Sardika saat dikonfirmasi, Sabtu (24/10/2026) pukul 10.05 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kebakaran pertama kali muncul dari rumah milik Bangku Malem Bangun. Warga melihat kepulan asap tebal dan kobaran api yang sudah membesar.
Salah seorang saksi berteriak minta tolong. Warga kemudian berdatangan dan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya menggunakan ember, air sumur, dan air parit.
“Angin bertiup cukup kencang dan material rumah terbuat dari papan atau semi permanen, sehingga api dengan cepat membesar dan merembet ke rumah lain,” jelas Sardika.
Mendapat laporan warga, personel Polsek Salapian langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk membantu pemadaman dan mengamankan lokasi.
Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 06.30 WIB secara gotong royong oleh warga dan personel Polsek Salapian. Satu unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Selesai dan satu unit dari Pos Bahorok turut membantu pemadaman dan pendinginan sisa kebakaran.
Akibat kejadian tersebut, tiga unit rumah beserta seluruh isinya ludes terbakar. Perabot rumah tangga, pakaian, dokumen kependudukan seperti KK dan KTP, surat tanah, hingga stok gabah dan beras ikut hangus.
Adapun tiga unit rumah yang terbakar habis adalah milik Sedarita Ginting (55) yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Langkat, Siti Ramah, dan Bangku Malem Bangun. Sementara satu unit rumah milik Marlina Br Bangun (58) mengalami rusak ringan.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp400.000.000,” ungkap IPDA Sardika.
Dari keterangan saksi di TKP, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari api lilin yang menyambar gorden di rumah Bangku Malem Bangun. Diketahui, pemilik rumah mengalami kebutaan dan dirawat oleh Nani, sementara sebelumnya aliran listrik PLN padam.
Polsek Salapian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kebakaran.(Rudi)


























