Kabid Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Disnaker Palas bersama Ketua Yayasan, Kepala Ponpes Al-Jumhuriyah, serta peserta pelatihan foto bersama usai acara penutupan. (Foto : hs1)
PALAS (HARIANSTAR.COM) – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Padang Lawas (Disnaker Palas) menutup Pelatihan Berbasis Kompetensi Editing Video di Balai Latihan Kerja (BLK) Ponpes Al-Jumhuriyah, Desa Ujungbatu, Kecamatan Sosa, Palas, Sabtu (26/8/2023).
Acara itu dihadiri Ketua Yayasan Ponpes Al-Jumhuriyah Ustadz H. Ahmad Sanusi Daulay, S.Ag., Kepala BLK Komunitas Ponpes Al-Jumhuriyah, Abdul Rasyid Daulay, Instruktur Pelatihan, Haniam Maria Hasibuan, dan Tenaga Kepelatihan, Romaito Daulay, serta 16 peserta pelatihan.
Kadisnaker yang diwakili Kabid Pelatihan Kerja dan Produktivitas Tenaga Kerja Muhammad Idrisman Mendefa, menyampaikan terimakasih kepada Keluarga Besar Yayasan Ponpes Al-Jumhuriyah terutama kepada Ketua Yayasan Ponpes Al-Jumhuriyah, Kepala BLK Komunitas Ponpes Al-Jumhuriyah, Instruktur, dan Tenaga Kepelatihan atas suksesnnya penyelenggaraan kegiatan pelatihan editing video di BLK Komunitas Ponpes Al-Jumhuriyah. Juga terimakasih kepada seluruh peserta pelatihan yang sudah mengikuti pelatihan dengan baik dan sungguh-sungguh dari awal sampai akhir.
Sebagai motivasi bagi para peserta yang telah mengikuti pelatihan, Idris Mendefa juga mengucapkan selamat atas kelulusannya dalam menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan pelatihan video editing. Dengan usainya kalian mengikuti pelatihan ini, dengan kemampuan editing yang kalian punya, kalian sudah boleh disebut sebagai seorang editor. Seorang yang dapat berprofesi yang menjalankan tugas mengedit video.
“Semoga ilmu dan keterampilannya mendapat keberkahan dari Allah SWT. Dan nanti, bisa membuka usaha mandiri, ataupun diterima bekerja di berbagai usaha masyarakat, dan berbagai perusahaan ataupun individu tokoh-tokoh publik yang membutuhkan jasa keterampilan video editing,” ujarnya.
Menurutnya, kata kunci dari editing video adalah penataan dan perbaikan. Artinya, bahwa pekerjaan editing video sesungguhnya adalah mengumpulkan klip video atau gambar bergerak, baik dengan audio ataupun tidak, lalu memilih mana yang layak untuk ditampilkan, memilah mana yang sesuai dengan makna yang dimaksud. Seterusnya mengolah, menata, menggabungkan, dan memperbaiki, serta membangun beberapa klip video itu sesuai tujuan menjadi satu kesatuan cerita yang utuh sehingga menghasilkan satu produk visual yang bisa ditampilkan atau dipublikasikan yang menarik untuk disaksikan dan enak untuk dinikmati.
“Sebagaimana kata Allah dalam Al-Qur’an surah Al-Ra’du: 11, “Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sebelum mereka mengubah keadaan diri mereka”. Itu artinya, Allah memberikan peluang dan kesempatan kepada kita untuk memperbaiki, menata, atau mengedit diri, sehingga dengan upaya menjalankan agenda perubahan itu, kita akan mendapatkan petunjuk dan pertolongan dari Allah, yang akan mempermudah perjalanan kehidupan kita dengan beragam dinamika dan problematika yang ada di dalamnya, sampai kelak kita menggapai apa-apa yang kita impikan selama ini,” ungkapnya.
Namun, lanjutnya dengan pelatihan ini, selain kalian berlatih agar memiliki pengetahuan dan keterampilan mengedit video, kalian juga sesungguhnya sedang dididik, dibimbing, dibina, dan dilatih bagaimana caranya mengedit kehidupan.
“Iya, hidup ini perlu editing. Sebagaimana mengedit klip video agar menghasilkan video yang menarik, hidup ini juga perlu diedit, ditata, dikelola sedemikian rupa agar tampak indah dan menarik sesuai tujuan, impian, ataupun cita-cita,” katanya.
Sementara, Ketua Yayasan Ponpes Al-Jumhuriyah Ustadz H. Ahmad Sanusi Daulay, S.Ag menyampaikan, terimakasih kepada pemerintah yang sudah memberikan bantuan berupa sarana prasarana BLK Komunitas dan bantuan penyelenggaraan kegiatan pelatihan.
Terimakasih kepada Pemda Kabupaten Padang Lawas, khususnya Disnaker Padang Lawas yang sudah turut memperhatikan BLK Komunitas Ponpes Al-Jumhuriyah.
“Kepada seluruh peserta, walaupun sudah selesai mengikuti kegiatan pelatihan, agar tetap berlatih dengan mempraktekkan seluruh teori dan keterampilan dasar yang diperoleh selama pelatihan. Sehingga kemampuannya semakin bertambah dan berkembang,” pesannya.
Sebelumnya Kepala BLK Komunitas Al-Jumhuriyah Abdul Rasyid Daulay, dalam laporannya, menyebutkan bahwa kegiatan pelatihan video editing tahun 2023 sudah selesai dilaksanakan. Pelatihan diikuti oleh 16 peserta dari berbagai desa yang ada di kecamatan Sosa, Sosa Julu, dan Hutaraja Tinggi. Pelatihan diselenggarakan sebanyak 240 Jam pelajaran, selama 30 hari. (HS-1)



























