SAMOSIR (HARIANSTAR.COM) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menjadi tuan rumah Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-30 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Provsu). Perayaan dipusatkan di Pantai Kampung Ulos Huta Raja-Desa Lumban Suhisuhi Toruan. Perayaan Hari Keluarga Nasional ke-30 mengangkat thema “Menuju Keluarga Bebas Stunting untuk Indonesia Maju”.
Peringatan Harganas dihadiri langsung Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi bersama istri Nawal Lubis, Sekdapropsu, Arief Sudarto S. Trinugroho, pembina wilayah BKKBN Sumut, Gigi Widwiono, Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Munawar, Kepala Daerah Kab/Kota se-Sumut dan Forkopimda Samosir serta jajaran pimpinan OPD se-Kabupaten Samosir. Diperkirakan 1000 orang peserta memadati pantai Kampung Ulos Huta Raja, Minggu (30/7/2023).
Gubsu Edy Rahmayadi mengukuhkan Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) Provsu. Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Samosir Martua Sitanggang juga menerima apresiasi penghargaan Harganas kategori “Praktik Baik Inovatif” tingkat Sumut dari Gubsu.
Bupati menyambut baik dan berterima kasih atas dipilihnya Samosir sebagai tuan rumah. “Perkenankan saya atas nama pribadi dan seluruh masyarakat serta seluruh jajaran Pemkab Samosir mengucapkan selamat datang di Samosir, Negeri Indah Kepingan Surga titik awal peradaban Batak. Selamat menikmati udara sejuk dan panorama indah Samosir sebagai anugerah Tuhan bagi Sumatera Utara,” ucapnya.
Sesuai dengan thema Harganas ke-30, Bupati Samosir menyampaikan bahwa Pemkab Samosir bersama seluruh stakeholder selalu berusaha menurunkan stunting untuk meraih generasi emas. Disampaikan, pada tahun 2021 angka prevalensi stunting di Kabupaten Samosir sebesar 28,4 % mengalami penurunan menjadi 26,3 % pada tahun 2022 dan untuk tahun 2023 ditargetkan menurun sampai 21,14 %. Dengan penurunan tersebut Pemkab Samosir masih terus menempuh langkah dan berbagai kebijakan dalam menurunkan stunting, minimal setara penurunan stunting Provsu.
Gubsu Edy Rahmayadi menekankan, agar seluruh Kabupaten/Kota bekerja keras dalam penuntasan stunting. “Meskipun jumlah stunting ditingkat Provinsi Sumut menurun, namun masih ada beberapa Kabupaten/Kota diatas 30 persen. Acara ini bukan untuk berpesta akan tetapi sebagai evaluasi kinerja pemerintah dalam penekanan angka stunting,” ungkapnya.
Dengan kebersamaan, Edy mengajak seluruh stakeholder untuk bekerja sehingga pada tahun 2024 angka stunting di Sumut dapat dituntaskan.
Diakhir acara, Gubsu didampingi Bupati Samosir melepas Balon berhadiah sebagai tanda kemeriahan perayaan Harganas ke-30. (JB Rumapea)



























